Advertisements

67 days to go


For some reason finally i will using my language, anyway it will be my own diary anyway here about our story for our big day.

Akhirnya nyaman pakai bahasa Indonesia ( MERDEKAAA!), biar lebih afdol ceritanya. saya tahu pembacanya masih saya sendiri kali sama ada beberapa teman blogger yang mem-follow ( Makasih ya hiks terharu ).

Mau update aja nih persiapannya, biar ada catatannya.

Gedung, sudah ok, dekorasi lagi ribet banget nih pengennya yang unik namun masih juga terkendala di budget. Awalnya cuma dekorasi yang gedung saja namun sembari mikir diselang waktu yang berjalan kan bisa nambah kreasi sendiri dan lihat beberapa acara teman yang puna konsep unik, akhirnya saya jadi semangat untuk mencari tahu di beberapa wedding dekor di kota ini.

dari yang pro sampai yang biasa saya datangi, wah sekarang lagi galau mencari teman yang mau bantu, alternatif lainnya coba konsultasi dengan ahli dekor tempat acara nantinya.

Pusing juga memikirkan semuanya.Minggu depan saya ke Jakarta dan itu PP berangkat subuh dan pulang tengah malam. Hebat banget kan boooo!!!Agendanya adalah mau fitting baju karena dulunya cuma email ukuran badanku, sekalian ambil materi kain Groom nya. Nanti di jahit di Makassar.

Kostum, untuk aku sedang di jahit untuk dia baru materinya aja, sisa mau suruh di ukur disana dan kirim ukurannya dan bawa ke ahlinya *dieksekusi secara adat. Nanti kalau dia sudah disini baru fitting sisa di permak aja. nah untuk kostum yang lain belum, baru mau cari tempat sewa dan untuk kostum keluarga lagi ribet cari kain dan modelnya bagaimana, belum ada yang minta-minta dibelikan seragam pulaaakk *ampun deh adat istiadat nih bikin rempong.Padahal kami ini budget terbatas.

Undangan, konsep di otak sudah ada, temanku lagi rancang, ya sampai sekarang belum jadi-jadi, jadi was-was. maunya simple dan unik juga.

Daftar tamu, lagi disusun dan belum mulai *tambah stress lagi

Catering, sudah menemukan yang OK, masih menurutku mahal tapi tak ada pilihan lain.

Make up, sudah ok

Wedding souvenir, sudah nemu waktu kunjungan ke Yogya kemarin, ya mau gimana lagi, bisanya cuma memanfaatkan waktu dan peluang, maunya hunting di Jatinegara di Jakarta, apa daya tak ada teman atau kerabat yang bisa bantu *sedihnya.

Foto, sudah ok, semua menggunakan link sahabat yang special dibidang masing-masing

Surat-surat, sudah pernah cek ke KUA untuk ini, dan belum kontak RT n RW ku, diupayakan bulan ini beres, semoga semua lancar.

Sebenarnya item-item masih banyak nih, tapi mumet mau menuliskannya, benar kata sahabat baikku saat kami berbincang di sudut photo booth acara kondangan adik teman yang diadakan di hotel mewah dengan konsep yang mewah pula dan pastinnya saya tahu budgetnya bengkak. Si Jemi berkata .” ya wajarlah si E… mengadakan acara wedding dengan konsep seperti ini, ya secara teman-temannya masih ababil, kebanyakan single, masih darah muda dan maunya cetar aja, banyak yang bantuin dan otak masih kreatif abiz, sedang sekarang kita semua pekerja yang sibuk dengan dunia masing-masing mana sempat mau buat kayak ginian, sudah terlalu dewasa untuk konsep ababil kayak gini !” ulasnya panjang sembari menatap jauh ke pelaminan yang lagi ramai dengan tamu.

Saya tertohok mendengarnya dan menatapnya tajam dan berkata. “Jem, kamu benar sekali “!!Rasanya pengen meluk dia atas pernyataan ini *si Jemi ini cewek ya 😀 . Soalnya saya sedang mengalami kegalauan ini ketika semua teman-temanku sibuk dengan dunia mereka ( keluarga istri/suami/anak ) dan kerjaan. Alhasil andalanku hanyalah diri sendiri dan resikonya harus berjuang lebih keras untuk semua ini, tentunya sandaran utama keluarga dan tahu sendiri yang aktif adalah saya dan kakak sisanya mereka tahu beres.eniway bussway, siapa bilang kami sudah terlalu dewasa, darah masih segar deh, masih bisa kok dan pasti bisa!

Menikmati setiap proses pengurusan dari awal hingga “The Big Day” harusnya dinikmati walau sering dilanda kegalauan tapi proses inilah yang membuatnya indah.

Kadang galau juga sih memikirkan semuanya sendiri,karena PR ku masih banyak, urusan surat-surat belum ada PIC nya, urusan akomodasi si dia kalau kesini dan yang jemput di Jakarta siapa? hiks, sahabat semuanya pada sudah tak di Jakarta, pokoknya rada ribet, soalnya saya di Makassar dan status pekerja aktif office hour. Supaya stressnya berkurang saya berbaginya ke blog ini aja ya.Insya Allah all is well.

Advertisements

Tagged: , , , , , , ,

3 thoughts on “67 days to go

  1. pursuingmydreams April 14, 2013 at 10:11 pm Reply

    Semoga lancar ya mbak Siti sampai hari H ;).

    • siti October 7, 2013 at 6:22 am Reply

      alhamdulilah sudah lewat mbak, dan waktu itu lancar ada sih masalah mati lampu sebentar di gedung karena tiba-tiba genset rusak, elleh cobaan tapi yang lain aman hingga acara berakhir dan hingga kini adem-adem saja semoga langgeng sampai maut memisahkan… aamiin .. semoga pernikahan mbak Nella juga langgeng hingga akhir hayat yah…. dan segera dapat momongan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: