Advertisements

SKLD WNA & STM WNI


Yukkk mari kita bahas urusan birokrasi lagi ya, jangan bosan-bosan ya secara sejak menikah campur dengan WNA, hidup ku penuh dengan urusan birokrasi seperti istilah kerennya, sebelum nikah urus surat, sesudah nikah juga sama urus surat ntar punya little big juga bakalan urus surat ๐Ÿ™‚ย 

Tadi iseng sms pak Intel dari POLDA Makassar yang urusin SKLD Mr Big kebetulan saya memang lagi dinas ke arah daerah bandara yang berdekatan dengan kantor POLDA biar sekalian saja. Maklum sudah sejak Agustus kami submit suratnya dan dijanjikan cuma 1 bulan namun sampai November ini belum ada kabar.

Sms dari pak Intel ini dijawab katanya kartu sudah ada, asikkk dan saya bisa ambil deh. Nah langsung deh jam makan siang saya capcus kesana dan mengambilnya langsung kebetulan sudah kenal sama bapak itu secara tiap bulan tiga kali saya sms beliau nanya nih kartu sudah jadi apa belum dan jawaban sebelumnya selalu “belum/mesin kartu rusak di Jakarta”

Nah sekarang kita bahas kartu apa kah SKLD itu, SKLD= Surat Keterangan Lapor Diri, wajib untuk warga negara asing yang berdomisili di INDONESIA kalau di Inggriskan “CERTIFICATE OF POLICE REGISTRATION” kartu ini di keluarkan oleh MABES POLRI Jakarta bagian Badan Intelijen Keamanan. Namun pengurusannya bisa dilakukan di POLDA tiap propinsi. Kalau di wilayah saya ya POLDA SULSEL adanya di Makassar.

SKLD ini berlaku satu tahun sejak berlakunya KIMS ( Kartu izin menetap sementara ) bagi WNA seperti KITAS ย yang sekarang di pegang Mr Big. KITAS = Kartu Izin Tinggal Sementara ) atau Temporary Stay Permit Card! KITAS ini berlaku satu tahun juga dan bisa di perpanjang .

Jadi setiap WNA yang masuk di Indonesia dan sudah resmi mendapatkan KIMS berupa KITAS bisa sponsor Istri atau sponsor perusahaan wajib membuat SKLD, untuk kasus saya karena KITAS Mr Big sponsor istri jadi saya yang tercatat di SKLD nya sebagai sponsor. Nanti tahun depan jika KITAS nya berhasil di perpanjang saya harus melapor lagi bersama WNA. Untuk saya sebagai pelapor ada namanya SURAT TANDA MELAPOR = STM, STM ini yang mendapatkan adalah sang WNI yang jadi sponsor.

STM ini sebenarnya wajib untuk semua WNI yang menerima tamu WNA dirumahnya, atau pemilik hotel yang menerima tamu WNA, bedanya kalau perhotelan mereka akan membuat STM per waktu tertentu misalnya per minggu atau per bulan, secara mereka punya tamu tiap hari beda-beda dan pasti ada WNA.Jadi jika ada yang terima teman bule di rumahnya segera buat STM di polsek terdekat, untuk STM ini bisa di buat di kantor POLSEK, POLRES atau di POLDA. Dan sebenarnya gratis, namun bisa di beri se-ikhlasnya, biasa di negeri ini tetap yang namanya GRATIS, masih tak mungkin. Kalau saya kebetulan saya buatnya se-paket dengan SKLD dan SKLD nya kan sudah bayar resmi sesuai tarif di papan seharga Rp100,000,- untuk WNA pemegang KITAS dan Rp 200,000 untuk pemegang KITAP ( Kartu Izin Tinggal Permanen) , KITAP berlakunya 5 tahun.

Fungsi dari SKLD untuk WNA ini adalah untuk pelaporan keberadaan WNA tersebut dan berdomisili sementara di wilayah RI, dan jika terjadi apa-apa maka pihak kedutaan WNA tersebut bisa melacak keberadaan warganya dengan menge-cek di MABES POLRI. Jadi data base semua WNA yang sedang berada di wilayah NKRI ini terdeteksi. Sedang Untuk STM nya sebagai pelaporan juga ke Kepolisian tentang keberadaan tamu WNA yang mungkin hanya menginap sementara di Indonesia, ini juga demi keamanan sang WNA atau si penerima tamu WNA. Jadi aturan ini murni sebenarnya demi keamanan bersama.

Nah untuk yang butuh informasi untuk syarat dan berkas untuk SKLD sbb :

  1. Surat permohonan sponsor ( sponsor istri/suami atau perusahaan )
  2. FC Paspor & Visa
  3. FC KITAS/KITAP
  4. FC Buku POA ( ini diterima saat mendapat KITAS )
  5. IMTA ( Untuk sponsor perusahaan )
  6. RPTKA ( untuk sponsor perushaan )
  7. Pas Foto latar merah 4×6 = 4 lembar, 3×4 = 1 lembar
  8. Rumus sidik jari, di buat di POLDA seharusnya gratis namun karena WNA nya bule jadi dipaksa bayar 35 ribu. Itupun saya paksa ulang minta kwitansi dan diberi kwitansi tanpa cap, setelah saya lapor ke pihak INTELKAM dia bilang minta kembali uangnya, karena itu termasuk PUNGLI!Tapi saya malas berdebat dengan bagian sidik jari soal nya mereka berjamaah tadi minta uangnya dan sudah capek ngurus seharian.
  9. Mengisi Questionnaire ย ( untuk perpanjangan )
  10. Kartu SKLD lama ย ( untuk perpanjangan )
  11. Biaya resmi Rp 100,000 untuk pemegang KITAS dan Rp 200,000 untuk pemegang KITAP *jangan bayar lebih ya!

Setelah semua lengkap akan diberikan surat SKLD sementara yang berlaku 30 hari dan bisa digunakan untuk pembuatan SIM WNA dan juga ย SKTT ( Surat Keterangan Tinggal Sementara ) di catatan sipil. Sedang STM nya juga berlaku 1 tahun dalam bentuk kertas biasa saja untuk saya simpan sebagai sponsor. SKLD WNA bentuknya seperti kartu ATM yang mesti dibawa kemanapun sebagai identitas resmi selain KITAS nya.

Untuk syarat pembuatan STM sbb :

  1. FC KTP Pemohon/sponsor
  2. FC Paspor & visa yang dilengkapi cap/stempel kedatangan di TPI ย ( Tempat Pemeriksaan Imigrasi ) baik di bandara atau pelabuhan
  3. Bayar seharusnya GRATIS! Dan saya gratis kok karena ngurusnya sekalian dengan SKLD.

Untuk STM langsung jadi kok di tempat karena cuma berupa surat saja. Disimpan baik-baik untuk diperpanjang tahun depan.

Karena fotonya di laptop ku dan laptop gak dibawa pulang malam ini, foto contoh SKLD menyusul ya besok.

Sekarang semua surat-surat Mr Big dari Izin tinggal dan konversi ke ITAS lalu dapat KITAS dan SKLD nya akhirnya baru dapat siang ini, prosesnya panjang dan lama.Sekarang lagi gali ilmu untuk urusin IMTA ( Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing ) bagi calon rekruter Mr Big jika kami berhasil kerjasama dengan Teman yang pengusaha biar Mr Big mau terjun di dunia kerja jadi karyawan di perusahaan orang lain.Namun tetap dengan sponsor istri. Tanpa harus ganti sponsor karena itu sudah memungkinkan, biar tahun depan setelah perpanjag KITAS 1 kami bisa konversi ke KITAP yang penting usia pernikahan sudah dua tahun.

Untuk proses konversi/alih status visa kunjungan ke visa ITAS nanti saya posting ya biar ada guidance dan summary buat saya dan teman-teman pelaku kapur lainnya yang mau hidup di Indonesia.

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , , , ,

61 thoughts on “SKLD WNA & STM WNI

  1. cerita4musim November 26, 2013 at 7:24 pm Reply

    semoga lanรงar terus ya mbak urusan2nya ๐Ÿ™‚
    btw mr big asli dari states mana mbak? **kepo aja ๐Ÿ™‚

    • siti November 27, 2013 at 1:53 am Reply

      dari Minnesota mbak, daerah utara dan paling dingin..makanya dia suka di sini…

      • cerita4musim November 27, 2013 at 11:20 am

        iya ya tp cakep area sana, udah perbatasan ama canada kl ga salah?

      • siti November 27, 2013 at 11:24 am

        iya sih banyak danaunya ..ya langsung berbatasan dengan canada..jadi dingin…banget..

  2. nyonyasepatu November 27, 2013 at 8:43 am Reply

    Siti, semoga lancar yaaa tapi aku bingung deh jadinya hehe, kamu banyak banget ngurus ini itu yaaa, koq aku gak sih hiks, apa aku gak ngerti atau gimana iniiiiiiiiiii? atau ini karena kamu jadi sponsor kitas suami yaaa?

    • siti November 27, 2013 at 11:22 am Reply

      karena si Matt kan yang sponsor perusahaan dia, jadi SKLD sama KITAS, IMTA dan RPTKA nya kan yang buatkan perusahaan dia dan yang pasti via agen dan yang pasti sebenarnya prosesnya lama tuh…..

  3. kayka November 27, 2013 at 8:51 pm Reply

    wah lengkap sekali infonya ti, trims sudah berbagi. suatu hari kalo diperlukan tinggal baca2 disini ๐Ÿ™‚

    salam
    /kayka

    • siti November 28, 2013 at 1:21 am Reply

      iya mbak, biar ingat dan mudah dibuka kalau ada yang butuh, karena secara kita manusia gampang lupa kalau ada proses kayak ginian..ntar isi blog ini bakalan banyak prosesi birokrasi aja dari pada resep!!

  4. Ika Koentjoro November 28, 2013 at 3:54 am Reply

    Waduh ribet banget ya. Mudah-mudahan lancar mbak ^^

    • siti November 28, 2013 at 7:50 am Reply

      semua selalu lancar kok mbak, memang segala sesuatunya perlu diketahui aturannya baru apply!so far sih selalu lancar … dan memang ber proses ๐Ÿ™‚

  5. Rahel December 6, 2013 at 2:09 am Reply

    thank you so much… sangat bermanfaat buat diriku yang tengah bersibuk ria mengurus dokumen2 itu ๐Ÿ™‚

    • siti December 6, 2013 at 2:29 am Reply

      ya selamat mengurus ya say… jika butuh contoh surat permohonan ada pada diriku sy bisa kirim via emai, minta alamat emailnya..

  6. Avant Garde January 3, 2014 at 2:55 am Reply

    salam kenal mbak… aku gugling skld nyasar dimari
    aku kan ikutan couchsurfing.org
    tadi malam ada 2 backpacker dari ukraina, jam 7 sampe rumah
    rencana mereka mau 2 malam di rumahku
    pas lagi makan di luar, tiba2 ada orang ngakunya intel polres sini
    terus katanya besok suruh ke polres bikin skld
    polisi sama si ukraina ini akhirnya berdebat seru
    si ukrauina sampe sebel sama polisi terus pengen cabut secepatnya dr kota ini…

    nah, sebenarnya skld tuh wajib dibikin jika mereka stay minimal berapa lama?
    kalo kurang dari 24 jam gak perlu bikin skld kan yah….

    • siti January 3, 2014 at 5:35 am Reply

      oh jadi menurut yang saya tangkap pembejaran dari pak polisi yang aku tempati urus ini, kalau tamu cuma masuk sekedar berkunjung dan turis yang wajib lapor sebenarnya penerima tamunya saja yang buat STM ke polsek terdekat dari rumah yang penerima tamu bahwa ada wna dengan nama ini tinggal di rumah bapak sampai hari apa… itu saja sih, tak perlu buat SKLD, SKLD ini hanya bagi yang tinggal menetap di Indonesia… intel yang datang ke t4 bapak mungkin suruh buat STM ( Surat tanda Melapor buat penerima tamu WNA nya… )

  7. siti January 3, 2014 at 5:38 am Reply

    menurut info intel yang urusin POA di wilayahku kalau cuma 2 hari tak perlu SKLD yang perlu SKLD itu kalau mempunyai KITAS baik sponsor istri atau perusahaan itu wajib buat… UU Imigrasi terbaru sekarang tak perlu lagi buat SKLD atau STM cuma di UU kepolisian itu belum ada perubahan makanya oknum polisi masih merujuk ke UU mereka.

  8. Avant Garde January 3, 2014 at 9:24 am Reply

    makasih infonya mbak, btw kalo si bule tinggal kurang dari 24 jam apa saya wajib bikin stm juga?
    gara2 ketemu si inteh tuh bule jadi parno dan akhirnya gak jadi nginap, langsung chaoo ke kota lain

    • siti January 3, 2014 at 9:54 am Reply

      tak perlu kok kalo tak nginap..

    • siti January 3, 2014 at 9:55 am Reply

      Mas nya di kota mana ya kalo boleh tahu? soalnya org POA di polda tadi infokan kalo tak lebih dari 24 jam take perlu buat STM

      • Avant Garde January 3, 2014 at 1:50 pm

        oh…gitu yah… sip…infonya sangat berguna ๐Ÿ™‚
        aku di bangko, jambi mbak… kayaknya si intel emang lagi kurang kerjaan dah -_-

      • siti January 3, 2014 at 2:43 pm

        iya itu lagi cari objekan aja kali Mas…

      • Avant Garde January 3, 2014 at 4:14 pm

        mungkin mbak ๐Ÿ™‚

  9. Juliet January 8, 2014 at 9:53 am Reply

    Hi..mau info mulai tahun 2014 ini sudah tidak perlu bikin SKLD. Saya mau tanya mbak sudah urus alih status dari ITAS ke ITAP? Kebetulan saya baru mau mulai alih status dari ITAS ke ITAP sponsor istri…dan suami bekerja dengan IMTA kantor..mulai deh cari gara-gara orang imigrasi..dari yang harus sudah tinggal 3 tahun lah…kok tidak melapor ada perubahan kegiatan suami (waktu apply kitas belum bekerja)..kemudian tidak boleh bekerja di perusahaan swasta…hanya boleh wiraswasta alias buka toko or perusahaan sendiri…padahal di UU no.6 tahun 2011 pasal 61 boleh bekerja/usaha. Apakah mbak ada pengalaman?
    Juliet

    • siti January 8, 2014 at 10:09 am Reply

      iya menurut info terbaru memang tak perlu SKLD lagi tapi tetap saja di CAPIL dan kepolisian minta makanya saya tetap buat, pekerjaan disitu kosong sih, suami saya gak kerja di perusahaan ya ngajar private saja, jadi kan intinya bisa kerja di lembaga non formal alias swasta tanpa bos, sekarang masih KITAS 1 mbak, belum ada pengalaman itu, kemarin sempat mau uruskan IMTA cuma tak jadi karena gak jadi kerja di lembaga kami milih private saja, tak terkait sama siapapun. Dari sisi hukum aman, aku juga baru mau tanya petugas imigrasinya nih kalau mau update gimana? apakah nati ketika perpanjang KITAS 1 nya atau ketika dapat kerja atau bagaimana.. ini masih belum ada pengalaman

  10. Fanda March 19, 2014 at 2:04 am Reply

    Mba Siti,

    Nyoba2 googling ehh dpt postinganny mba Siti, senengnyaa
    Mba, temen aku TKA, sponsornya perusahaan, barusan telpon kayaknya panik, baru nyadar kalo KITAS, IMTA, sama SKLDny udah Expired, kelalaian dari perusahaannya sih mba, trus sekarang dia malah minta tolong ke saya krn staffnya yang harusnya ngurus itu masih belum pengalaman katanya (makanya bisa expired).
    Gimana ya mba, apa yang harus di urus duluan yaa, mau ngurus SKLD ehh ternyata harus pake KITAS juga

    • siti March 19, 2014 at 4:14 am Reply

      salam kenal mbak Fanda, pertama yang harus di urus duluan ya.. KITAS nya,na kalau itu KITAS Perusahaan ya mesti perusahaan yang uruskan KITAS nya, nnti setelah KITAS jadi ya perusahaan juga yang uruska SKJ ( Surat Keterangan Jalan pengganti SKLD ) ..semuanya di urus perusahaan..kecuali KITAS sponsor istri ya mesti sang sponsor yang urusin ke KANIM di lokasi setempat …dan karena expired wah gawat dia bisa kena overstay kalau gak salah per hari 150 ribu…..

  11. Fanda March 19, 2014 at 4:51 am Reply

    wuihhh ada dendanya ternyata, mana expirednya udah Februari kemaren lagi ๐Ÿ˜ฆ
    Kalo perusahaan yang harus ngurus, berarti saya ga bisa bantu yaa, harus internal perusahaanya donk tapi abis ini saya kabarin orangnya aja.
    Thanks for the fast response ya mba, really appreciate it

    Abis ini bongkar2 blog mba Siti ahhh ๐Ÿ˜€

    • siti March 19, 2014 at 4:55 am Reply

      iya wna kalo over stay kena denda loh kalikan per hari saja sudah berapa… iya mesti kantor yang urusin kan karena itu visa kerja ( kitas kerja ) biasanya setiap perusahaan itu ada agen yang ngurusin berkas2 nya…

      seharusnya kalau masih bekerja di perusahaan tersebut dari 1 bulan sebelum habis kitas nya pasti bagian admin or HR nya dah ngurusin perpanjangannnya..

    • siti March 19, 2014 at 4:57 am Reply

      silahkan di bongkar2, banyakan birokrasi pernak pernik pernikahan lintas negara nih memang blognya jadi bagi yang mau melakukan kapur ya wess silahakan di baca he he dan di khatamkan..!!

  12. thesa August 20, 2014 at 5:09 am Reply

    mkasih untuk informasinta mba, sangat membantu buat referensi.
    mba bisa minta nama lengkapnya?
    soalnya mau tulis direferensi
    mkasih sebelumnya

    • siti August 20, 2014 at 1:01 pm Reply

      untuk referensi apa ya thes? skripsi?

  13. trishia August 25, 2014 at 10:46 am Reply

    hai Siti, Salam kenal. postingan info nya sangat berguna sekali. aku baru hari ini selasai ngurus Kitas. sudah jadi kitas nya. bingung nih stlh ini langkah apalagi, apa aku perlu lapor ke polisi utk STM nya? syarat apa aja yang aku butuhkan utk STM ini. kami juga ada rencana utk buat SIM, apa bisa sekalian dengan STM ini? dan aku baru tau jg klo ternyata kitas sponsor istri tdk boleh kerja ya. wah gak fair bgt utk wanita, padahal suami itu hrsnya bekerja utk mengayomi keluarga. mdh2an pemerintah sadar akan hal ini. Pdhl ini tmsk dalam HAM.

    • siti August 25, 2014 at 12:30 pm Reply

      hi tri, untuk info lebih lanjut bisa cek postingan saya “setelah kitas apalagi” dan untuk pembuatan SIM silahkan search di blogku juga judulnya SIM untuk WNA…semua komplit..

      ya memang hukum INdonesia rada rempong.com
      kitas istri hanya bisa kerja di bidang non formal maksudnya pekerjaan yang tak ada pemberi kerja, berarti kerjaan full independent jadi customer langsung bayar ke dia, misalnya pelukis, fotografer, chef warung sendiri bukan warung perusahaan.. atau usaha kecil kecilan yg langsung milik si bule gak ada manajemen dll .

      Saya dah rasa beratnya 1 tahun pertama derita hunting job… kini suami buka usaha kecil kecil…, kalau mau kerja formal sebenarnya bisa tapi perusaaan yang hire suami harus mau uruskan work permit nya bayar IMTA ( izin menmpekerjakan tenaga asing ) 12 juta/ tahun …ini ngurusnya ke depnaker sampai pusat… ribet pokoknya…

  14. Widya January 4, 2015 at 11:09 am Reply

    Sore Mba Siti, maaf ganggu…
    saya Widya telah berhasil membuat kitap sponsor istri karena kita berdomisili di Tangerang, tapi KTP saya Jakarta Barat maka saya membuat Kitap di Kanin Tangerang. Tetapi setelah itu selesai bingung, untuk buat STM dan KTP WNA karena status KK dan KTP saya di berbeda dengan domisili yaitu Jakarta Barat.
    Yang menjadi pertanyaan, apakah saya harus pergi ke dukcapil Tangerang atau Jakarta Barat.
    Mohon bantuan sharingnya.

    Terima kasih, Salam Widya

    • siti January 5, 2015 at 3:32 am Reply

      masaalah STM bisa di polsek mana saja tak mesti harus di domisili kita…
      nah untuk dukcapil.. nampaknya mesti harus di jakarta barat… tapi karena mbak domisili di Tangerang sebenarnya bisa minta surat keterangan domisili dari kantor lurah setempat untuk dibawah ke dukcapil Tangerang…

  15. lyvia March 5, 2015 at 9:39 am Reply

    kalau POA atau blue book tidak diberikan setelah kitas jadi bagaimana ya?apakah POA itu sudah tidak ada lagi?
    dan SKLD sudah tidak diperlukan lagi ya sekarang?

    • siti March 6, 2015 at 1:58 am Reply

      Memang sudah tidak berlaku lagi sejak feb 2013..saya sudah tulis di blog kok, SKLD juga tak perlu lagi

  16. lyvia March 6, 2015 at 7:11 am Reply

    iyaa sorry baru liat blog yg bagian POA hehehe..
    berarti tinggal lapor STM di polsek setempat dan SKTT di Capil kan ya?

    thank you mba ngebantu bangettt blog ini

    • siti March 9, 2015 at 3:25 pm Reply

      sama sama… mbak ..

  17. Lia April 10, 2015 at 6:35 am Reply

    Assalaamu’alaikum Mbak Siti…

    Saya lagi cari2 info soal nikah campur. InshaAllah (bila kami jadi menikah), nanti saya yang akan ikut calon suami untuk tinggal di negaranya (Arlington, Virginia,US). Tapi rencananya nikahnya di Yogyakarta,Indonesia.
    Boleh saya tahu Fb-nya Mb. Siti? Karena saya pengen bisa tanya langsung soalnya waktunya mepet. Trims atas perhatiannya.

    Wassalaam.

    • siti April 10, 2015 at 7:49 am Reply

      walaikumussalam, silahkan siti c salim itu id saya di FB

  18. ristan May 9, 2015 at 1:34 pm Reply

    Hai mbak,

    Kali ini mampir ke bagian ini nih. Suami sudah di Jakarta beberapa hari, paspor lagi di Kanim untuk proses KITAS. Kalo setelah itu baru bikin STM, ga apa-apa ya mbak? Mungkin ga kalo nanti malah kena denda karena suami sudah tinggal lebih dari 1×24 jam di rumah saya?

    Jadi bikin bimbang. Mohon pencerahannya mbak ๐Ÿ™‚

  19. rangga May 20, 2015 at 5:56 am Reply

    hi, mba

    Untuk pembuatan STM dan SKTT, apa bisa diwakilkan ? Atau harus yang bersangkutan yang mengurus sendiri ?

    thanks sebelumnya

    • siti May 20, 2015 at 6:50 am Reply

      STM yang lalukan istri WNI nya, SKTT juga demikian… kalau pengurusan diwakilkan saya rasa buat surat kuasa saja..

  20. gendat May 20, 2015 at 5:57 am Reply

    Hi, Mba

    untuk pengurusan STM & SKTT apa bisa diwakilkan ? atau yang bersangkutan yang harus datang sendiri ?

    kebetulan kakak saya dan suaminya (WNA) kerja jadi agak susah untuk mengatur haru mengurus kedua hal ini.

    thanks sebelumnya

    • siti May 20, 2015 at 6:51 am Reply

      pengalaman saya selama ini urus by sponsor wni, tapi mungkin surat kuasa bisa…

  21. Jesica May 26, 2015 at 12:42 am Reply

    selamat pagi, mohon informasi. suami saya orang asing, kitas nya sdh expired dan sdh di serahkan ke “seseorang” yg biasa urus dokumen keluarga kami.
    dari bln Jan/2015 kami serahkan tp sampai saat ini (26/05) blum selesai dgn berbagai alasan.
    sementara suami hrs pulkam tgl 29/05.
    tp orang yg urus menjanjikan bsok pasti mendapatkan exit permit yg beliau urus.
    namun sy jg dengar bahwa skrang exit permit sdh ngak bisa/sulit.
    Mohon penjelasan mengenai exit permit.
    Terima kasih.

    • siti May 26, 2015 at 6:26 am Reply

      mulai sekarang sebaiknya ibu urus semua sendiri, mudah kok, minta bukti penerimaan masuk berkas ke KANIM ada kok bentuknya selembar yang menjelaskan berkas WNA atas nama ini sedang di proses karena kan pasport selama proses pegurusan ditahan kanim. Jadi mbak minta saja sama pengurus surat [enerimaan berkasnya untuk mbak bawa ke kantor imigrasi buat cek sudah sampai dimana prosesnya. Exit permit pengurusanya juga tak bisa sehari biasanya apply hari ini besok atau lusa baru bisa diambil.

  22. Masri September 30, 2015 at 10:32 am Reply

    Mbak, mau nanya. STM itu berlakunya 1 tahun kan ya? Di daerah domisili saya di salah satu kabupaten provinsi Kalimantan Selatan, STM diharuskan dibuat 1 atau 2 bulan sekali. Apa setiap daerah memang berbeda2 ya? Terima kasih Mbak..

    • siti September 30, 2015 at 3:24 pm Reply

      karena izin tinggal suami saya KITAS yang berlaku 1 tahun makanya STM nya ikutan 1 tahun juga.. saya rasa yang 1 bulan itu kemungkinan cuma pemegang visa kunjungan ya wna nya? makanya singkat STM nya…

      • Muhamamd masri October 3, 2015 at 12:10 am

        Hmmmmm..
        WNA-nya ini TKA mbak. Jadi dia pakai visa kerja. Kata konsultan sih karena Kalimantan Selatan termasuk daerah yang berbahaya jadi harus rutin lapor. Tapi kok saya kurang percaya gitu ๐Ÿ™‚

      • siti October 4, 2015 at 3:27 pm

        oh kemungkinan beda lagi tuh STM visa kerja … tapi seharusnya sih sama ya

  23. Joana January 6, 2016 at 3:07 am Reply

    Mbak tolong tanya kalo WNA nya datang pakai Visa On arrival dan tinggal di kost apa pemilik kost nya perlu buat STM?

    • siti January 6, 2016 at 5:30 am Reply

      pakai visa on arrival ya saya rasa tak perlu… kan belum KITAS kan

      • Joana January 7, 2016 at 8:40 pm

        Mau tinggal di sini selamanya mbak tp sementara masih pakai voa
        Berapa lama dari kedatangan pemilik kost harus buat STM mbak?
        Apa ada sanksi kalo terlambat buat STM?

      • siti January 7, 2016 at 9:34 pm

        wah gawat harus lapor tuh, kawatir saja kalau tiba tiba ada rasia dan ada wna tanpa STM ya bisa bermasalah. selama ini sih kami kami disini tak pernah ada masalaha…

  24. Joana January 6, 2016 at 3:09 am Reply

    Mbak tolong tanya tunangan saya WNA datang pake Visa On Arrival apa perlu buat SKLD?
    Kalo tinggal nya di kost apa pemilik kost nya yg buat STM ato saya?

    • siti January 6, 2016 at 5:31 am Reply

      SKLD sudah tak ada… tak usah………. kalau cuma visit sebentar kan?

  25. Joana January 6, 2016 at 3:12 am Reply

    Mbak tolong tanya tunangan saya WNA datang pake Visa On Arrival (VOA) apa perlu buat SKLD?
    Sekarang tinggal di kost apa pemilik kost nya ato saya yg buat STM?

    • siti January 6, 2016 at 5:31 am Reply

      berapa lama mau tinggal di indonesia? kalau lama. yang punya kost buat STM saja biar aman

      • Joana January 7, 2016 at 8:41 pm

        Mau tinggal di sini selamanya mbak tp sementara masih pakai voa
        Berapa lama dari kedatangan pemilik kost harus buat STM mbak?
        Apa ada sanksi kalo terlambat buat STM?

  26. Joana January 8, 2016 at 12:34 am Reply

    Paling lambat Berapa lama dari kedatangan pemilik kost harus buat STM mbak?
    Apa ada sanksi kalo terlambat buat STM?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

Winny Marlina

Whatever you or dream can do, begin it!

%d bloggers like this: