Advertisements

Reuni Singkat di Manado


Jadi tanggal 8 December kemarin sampai tanggal 10 Desember ada acara workshop di Manado, kami tetap saja gak bisa jalan-jalan lepas, karena acara nya di lakukan di resort yang pasti cukup jauh dari keramaian kota Manado yang terkenal dengan 5B nya itu ( Bubur, Boulevard, Bunaken, Bibir dan satunya kok saya lupa yaaaa ). Ntar review resortnya kucoba ulas terpisah ya… 

Berangkatnya jam 12.45 dari Makassar, waktu tempuh sih 1 jam 20 menit tapi karena secara kami rombongan se divisi Sulawesi, ada rekan dari Kendari juga bergabung, kami hampir 20 orang lah, yang perempuan cuma aku dan satu senior ekh ketambahan satu tim outsource yang bantuin selama acara. Sampai mendarat kembali di Bandara Sam Ratulangi Manado tuh sorean, dan langsung deh dibawa mobil jemputan resort dan kantor ke resort yang letaknya 30 menit dari pusat kota.Dan tak bisa say hai ke teman-teman kantor yang dulu hiks.

Cuma sempat balik ke kantor Manado bawa draft berkas itupun cuma ketemu pak Satpam “Om Udhin” yang berbody Binaraga ala -ala ade rai versi imutnya. Dan yang lain pada libur kan hari minggu. Ada lagi yang unik, dulu ada satu tim sales ku cowok yang banting setir malah jadi driver deh sekarang.Namanya Om Janny dan dia tuh tim paling loyal deh kalau masalah itu, saya ingat tahun 2010 ada gempa hebat dan muncul isu sunami di Manado, maka semua penduduk pada berlarian ke atas bukit, saya yang nge-kost dekat-dekat pantai waktu itu ingat sekali langsung cabut ke kost bawa barang 2 koper naikin di mobil dan bareng teman kantor yang sekost saya tancap gas mau ke Tomohon, kota kabupaten terdekat yang memang lokasinya menanjak.

Semua penduduk panik deh keatas dan akibatnya macet parahhhhhhhhhh, kami mulai pengungsian dari jam 5 sehabis kantor dan saya ingat saya hanya sampai di kawasan Ciputra yang berjarak 20 km dari pusat kota dan memarkir mobil di halaman Marketing Gallery karena jalanan macet total dan kami pun singgah di bawah pohon dan makan snack layaknya pengungsi, dan om Janny menelpon kami yang perantau ini dan menanyakan keberadaan kami dan beliau datang naik motor bawa martabak untuk kami makan. Saya sangat terharu sekali ada orang yang pedulikan kami padahal yang lain pada lari menyelamatkan diri masing-masing.

Jam 8 malam waktu datanglah mobil milik pemkot yang membunyikan sirine bahwa kota aman kok, dan penduduk diwajibkan pulang ke rumah masing-masing. Saya masih sempat termenung dibawah pohon sembari melihat penduduk lain berduyung-duyung pulang sampai sang sekurity perumahan mewah itu memaksa saya ambil mobil dan pulang ke kost kami. Hahahahha kenangan itu tak akan terlupakan, dan itu hanya salah satu contoh kebaikan om Janny yang pernah terukir selama saya  tugas 4 tahun 3 bulan di kota Tinutuan itu.

Oh ya dan Om Janny pula lah yang stand by di resort untuk antar jemput kami selama meeting, om Janny memang TOP BGT deh ! Terus meeting hari pertama kami sangat serius sampai malam lagi, sampai lanjutkan tugas hitung-hitung angka target di kamar masing-masing saking telatnya kelar deh. Hari kedua yang rencana meeting lagi malah berubah, si boss tiba-tiba bilang di email saja tuh hasilnya nanti kita rekap di Makassar, dan pagi itu rekan-rekan ku yang pada cowok semua itu  malah berenang semua sampai jam 10 pagi.

Jam 11 kami check out dari hotel dan ada tiga mobil, saya dan 3 orang teman memutuskan mau NGOTOT ke kantor kami di wilayah boulevard, saya mau ketemu tim support ku dulu, tim sales ku dulu, dan beberapa rekan yang asal Makassar yang bertugas di Manado. Walau mepet dan singkat saya pun berhasil mencapai kantor sempat sungkeman sama bos penguasa Manado dan rekan-rekan lainnya. Dan heran semua malah pada nanyain Mr Big nya mana? little Big kapan adanya .. hahhaa pertanyaan episode selanjutnya setelah menikah.

Kantor masih sama seperti dulu, mejaku masih ada dan sudah di tempati orang lain. Semua rekan-rekan seangkatan dulu sudah tak ada yang tugas di sini, ya begitulah kalau kerja di perusahaan, karyawannya di mutasi dan rotasi, datang dan pergi. Yang abadi ya outsourcingnya saja.

Disekitaran kantor yang memang kawasan paling happening di Manado dulu malah sekarang tambah ramai, belakang kantor kami dulu cuma Mc donalds yang ada sekarang KFC juga buka dengan gedung yang lebih megah. Kawasan Boulevard semakin macet saja. Mall Manado Town Square alias MANTOS sudah jadi dua, MANTOS 1 & MANTOS 2. Resto waralaba asing sudah merajalela. Secara Manado salah satu kota komsumtif untuk acara makan-makan deh.

Saya ingat ada satu tim saya dulu yang kalau ulang tahun dirayakan nya 2x, padahal cuma outsourcing loh, dan itu pakai acara traktiran di resto seafood yang pastinya tak murah. Saya aja paling kalo ultah karena tradisi kantor jadi ikut-ikutan itupun saya iritan dengan pesan pizza aja beberapa dan makan di kantor. Bisa terbayang kan kalo traktir semuanya hahahha 50 orang karyawan + outsourcing bisa bangkrut deh. Kalau di Manado mulai dari anak bayi sampai oma-opa pasti rayain ultah, semakin kaya semakin heboh perayaannya deh. Jadi itu ukuran prestise juga, semakin ramai perayaannya ya semakin bangga deh yang ber-ultah dan keluarganya. Intinya acara makan-makan, perayaan, having fun itu di Manado adalah nomor satu………..!!!

Makanya saking sukanya have fun ya, POLDA SULUT saat ini mencanangkan untuk penduduknya dengan “Gerakan Berenti Jo Bagate” artinya gerakan anti mabuk. Gak pecaya lihat saja fotonya….

Narsis di Bandara!!

Narsis di Bandara!!

Beneran kan ada Gerakan Berenti Jo Bagate!!

Beneran kan ada Gerakan Berenti Jo Bagate!!

 

Sana teman paling Cantik nan Paling semampai di kantor sana!

Sama teman paling Cantik nan Paling semampai di kantor sana!

Nih tim warna warni, keren ya baju2 kami!!Tema nya beda-beda tapi se-TIM!!Nih tim warna warni, keren ya baju2 kami!!Tema nya beda-beda tapi se-TIM!!

.

Yang fotoin kurang pro nih, mataku tertutup hiks, dengan rekan2 di Manado !!!

Yang fotoin kurang pro nih, mataku tertutup hiks, dengan rekan2 di Manado !!!

Dengan X team Ku dulue Titien & desty!!!

Dengan X team Ku dulue Titien & desty!!!

Advertisements

Tagged: , , , , ,

2 thoughts on “Reuni Singkat di Manado

  1. nyonyasepatu December 12, 2013 at 9:41 pm Reply

    segitu niatnya ampe gak boleh mabok ya 🙂

    • siti December 13, 2013 at 12:13 am Reply

      iya karena memang disana, tradisi minum jadi kayak biasa dan ber-akar maklum budaya hedon nya tinggi dan ini yang memicu banyak kriminalitas… makanya POLDA nya buat gerakan itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: