Advertisements

Kedai Malindo


Sebenarnya pengen posting beberapa minggu ini tapi apa daya, beberapa calon postingan  tersisa di draft, lagi galau beberapa hari ini, mulai dari ngurusin anak ekh misua dan berbagai akibat yang di timbulkannya dan urusan kerjaan juga yang akhir tahun jadi dipaksa lari kencang sekencang cheetah, jadi rasanya posting berat banget belum kalau malam jam 10 lewat Mr Big dah ngomel suruh istirahat, ya secara dia sangat disiplin jam istirahat beda dengan saya yang dari dulu suka begadang dan biasanya ide nulis dimalam hari paling encer.

Lokasi nya di Jalan Landak 24-26 Makassar

Lokasi nya di Jalan Landak 24-26 Makassar

Beberapa hari lalu, ultah sahabat baik saya jenk ina, nah kebetulan dia undang kita makan malam bersama satu sepupuku katanya temanya menu roti-rotian deh atau ala timur tengah. Jadi karena jadwal kami memang sama sama kuli di perusahaan jadi bisanya cuma setelah kerja aja. Jadilah tadi sehabis kerja, Mr Big nyusul kekantor ku dan kita bareng-bareng ke “Kedai Malindo”. Rencana awal sehabis maghrib tapi sepupuku kelamaan ini datangnya jadinya kita Bete deh nunggu.

Jadi pengen saja nulis review walau gak ahli sekali dalam hal ini dan motretnya juga seadanya, karena keburu lapar dan resto nya ramai sekali. Jadi ini salah satu resto yang menyediakan menu roti canai dan sejenisnya namun di campur sama berbagai makanan lain termasuk nasi goreng, mie kering dll, aneh saja sih kalau resto nya gak fokus pada menu tertentu. Tapi disini terkenal dengan roti tissue nya.

Namanya Kedai Malindo, entah kenapa ya, namanya rada aneh, ownernya ternyata Chinese, Mr Big sempat kaget kok bisa bukan turunan Arab/India atau negara bernuanasa timteng lainnya. Saya cuma jawab, ya mereka bisa melihat peluang karena di Makassar sendiri sangat jarang resto khusus menyajikan makanan sejenis ini dan kelihatan kok resto yang menempati tiga kapling ruko ini dengan meja sekitar 20-an penuh loh.

Menu paling banyak di temui di atas meja para customers adalah roti tissue yang tingginya bisa sampai 50 cm. Tadi kami pesan  Roti Tissue Keju Milo, yang menghias meja kami dan tak sanggup kami habisi. Lalu ada martabak isi tuna, ada roti canai telur mata sapi, ada roti kobra, dan minumnya ya Teh Halia Nai ( semacam teh tarik ) yang ada campuran jahe nya. Kalau minuman khas Bugis Makassar itu mirip “Sarabba” cuma kan kalau teh tarik ada susu kentalnya ya.Ada yang pakai es batu atau yang panas.

Yang khas di tiap meja bakalan dikasih teko yang ternyata untuk cuci tangan, untuk harga lumayan terjangkau lah. Cuma memang kalau rasa nya ya biasa saja, cuma karena cuma ini saja pilihan resto bernuansa roti-rotian ini disini jadinya banyak peminat nya. Namanya aja yang di buat unik. Setidaknya kalau ada yang kangen makanana prata-prataan atau kari-kari-an ini bisa jadi alternatif pilihan.

Kami cuma ber empat tapi pesan 8 menu, namanya coba-coba apalagi teman yang bayarin, ekh kalap deh, yang pesan yang berultah loh dan hasilnya kami bungkus 5 karena sudah tak sanggup, Mr Big aja nyerah suka dijadikan korban terakhir buat ngabisin makanan.

Dan kami pun pulang dengan perut kekenyangan. Nih ada beberapa foto yang sempat ku ambil, sampai bela-belain ambil brosur dan kartu  nama segala, mau cek harga hahaha ! Siapa tahu ada yang ngidam menu ini bisa langsung ke sana tapi maaf tak melayani pesan antar ya !

Roti Tissue nya panjang amat ya!Nih yang ultah dan yang traktir juga :-)

Roti Tissue nya panjang amat ya!Nih yang ultah dan yang traktir juga 🙂

Dan ini dia penampakan roti Tissue nya lebih tinggi dari kami ber-4!

Dan ini dia penampakan roti Tissue nya lebih tinggi dari kami ber-4!

 

Roti kobra, isinya daging sama ayam dan kari tapi telurnya kurang cantik deh tampilannya

Roti kobra, isinya daging sama ayam dan kari tapi telurnya kurang cantik deh tampilannya

 

Ini lupa namanya !

Ini lupa namanya !

Martabak isi tuna, ada daging sapi, ayam dan tuna, tapi karena kekenyangan saya gak makan lagi :( Kata Mr Big kurang enak !

Martabak isi tuna, ada daging sapi, ayam dan tuna, tapi karena kekenyangan saya gak makan lagi 😦 Kata Mr Big kurang enak !

 

Advertisements

Tagged: , , , , , ,

8 thoughts on “Kedai Malindo

  1. pursuingmydreams December 18, 2013 at 8:17 pm Reply

    Wah restonya rame sekali 😀 . Menu makanannya keliatan enak-enak deh. Kalau ga habis boleh bungkus ga sih? hihi.

    • siti December 18, 2013 at 10:12 pm Reply

      boleh donk, kami bungkus tadi sisa 5 makanan yang gak habis…

      • pursuingmydreams December 19, 2013 at 9:02 am

        Wah asyik ya, sama mbak disini klo makan di resto bisa dibungkus juga. Soalnya sayang kan ya klo dibuang sdh bayar 😀 .

      • siti December 20, 2013 at 1:05 am

        oh ya.. Gimana winter nya semakin dingin gak disana?

  2. cerita4musim December 18, 2013 at 10:59 pm Reply

    Makassar emang surga makanan paling juara :-))

    • siti December 19, 2013 at 1:24 am Reply

      iya sih Mbak, kalo disini ya tempatnya seafood paling banyak… kalo saya mah bukan expert kuliner… dan tak punya jam terbang juga jadi belum bisa compare terlalu banyak

  3. nyonyasepatu December 19, 2013 at 3:16 am Reply

    ahh di makasar mah semuanya enak hahaha

    • siti December 19, 2013 at 7:09 am Reply

      masa sih… ada tmnku juga senang banget makanann disini padahal dia tinggal di yogya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: