Advertisements

Cerita tentang Hujan


Karena sudah berhari hari hujan terus sampai  Mr Big komplain  “Hujan terus ,hujan lagi!!” Karena ternyata dia tidak suka hujan.Padahal sebenarnya kalau saya suka sekali hujan mau hujan  deras atau rintik-rintik, mau hujan air apalagi hujan emas haahah ! I LOVE RAIN! Ya tetap sebenarnya saya rada kurang suka  kalau karena hujan terus menerus akhirnya terjadi  bencana banjir. Banjirnya yang tak enak bisa jadi bencana dan bisa memakan korban harta dan benda, semoga hujannya cukup membuat bumi basah. 

Kenapa saya suka hujan ? karena kalau hujan

  • Cuaca sejuk, tak panas, secara Makassar kalau cerah panasnya luar biasa
  • Suka memandangi air yang jatuh ke bumi, entah kenapa, apalagi menengok dari dalam jendela, adem saja rasanya melihat air memantul di tanah dari langit sambil menghayal yang indah indah 🙂
  • Jadi waktu kumpul keluarga, ingat kalau hujan di rumah ortu selalu duduk bareng di teras makan pisang goreng dan minum teh dan bergosip ria dengan ibu, wahhh kangen suasana ini!
  • Kalau nyetir tak perlu pakai AC , irit donk ya !! ekh perlu juga sih kalau terlalu lebat biar kaca depan tak berembun.
  • Di kamar juga akhirnya Mr Big matikan AC dan matikan kipas angin, *Istri Irit.com
  • Tidak gerah
  • Tidak berdebu
  • Romantis gitu, waktunya duduk  manis dan minum coklat hangat dan selonjoran di kursi recliner kesayangan kami dan makan popcorn buatan suami tercinta.

Terus beberapa pengecualian untuk dampak kalau hujan terus menerus jadinya  :

  • Cucian tak kering *laundry di luar dan lama baru kelar
  • Rumah jadi lembab deh …
  • Lantai dingin, malas nginjak lantai, jadinya pakai sendal
  • Malas bergerak
  • Bawaan lapar
  • Takut bocor
  • Kendaraan kotor, jadi absen cuci deh sampai hujan reda 😀
  • Mr Big malas keluar karena dia tak suka pakai mantel maklum dia penggemar berat naik roda dua
  • Kecoa mulai keluar dari persembunyiannya
  • Malas beraktifitas kena air, malas mandi, malas nyuci-nyuci padahal dinginnya tak seberapa ya.

Saya termasuk orang yang tak mau mengeluhkan cuaca *tsahh pembelaan diri, yang diatas bukan keluhan kan cuma pemaparan dampak enak nya hujan dan buruknya bagi saya. Nah saya tuh paling benci kalau karena hujan banyak aktifitas yang terhenti, saya tadi dikantor pada saat hujan deras sekali. Ada  beberapa teman dikantor sudah pamitan keluar gedung malah masuk lagi duduk kembali, katanya hujan deras di luar. Ya ampun kan hujannya pakai air bukan pakai  batu, kok takut amat sihh! Sampai mereka duduk manis kembali dan bilang wahh mau nungguin reda dulu, padahal cuma jalan kaki ke depan buat ke halte bus nunggu angkot.

Padahal coba ya bandingkan dengan di luar negeri, kalau winter dinginya minta ampun, bahkan bisa mati kedinginan kalau diluar, disini kita cuma 25 celcius cuma kena air tak melukai, coba lihat orang-orang pada malas beraktifitas, tiba-tiba di bawah jembatan fly over banyak motor parkir karena pengendaranya tak disiplin bawa mantel, sampai kapan disitu buang waktu kan bisa pulang kan cuma hujan air, sayanglah waktu terbuang ya. Terus misalnya, teman kantor yang harusnya pulang jam 5. Ada yang masuk kembali ke ruangan bilang nanti saja pas reda hujan, padahal cuma melangkah ke parkiran atau halte bis nunggu angkot lewat. Yang banyak alasan yang naik motor tak bawa mantel. Mereka menunggu lah berjam jam tanpa tahu kapan hujan berhenti, sayang sekali waktunya terbuang, takut amat kena air hujan. Kalau saya mah mau hujan keras atau rintik yang penting jalan tak banjir tak akan jadi halangan. Malah saya senang jalan saat hujan, sembari menikmati view dan dengar lagu. Kalau naik motor jug saya mau kok pakai mantel segala. Siapa takut memang rada rempong sih tapi itulah hidup! Jangan salah saya bawa kendaraan roda dua dari SD kelas 6, maklum anak dari kampung biasanya tangguh bawa motor.

Sejak SMU sudah bawa motor ke sekolah donk jadi kehujanan dan pake mantel sudah biasa, dan minum air hujan di jalanan saat berkendara buka mulut and nikmati asinnya air hujan juga sering kok. Hahahhaha coba aja deh asik pokoknya … hidup itu nikmat mau hujan ataupun musim panas, malah saya lebih suka musim hujan loh dari pada musim panas. Ketika yang lain suka komplain atau ngeluh masalah hujan malah saya senang dan bahagia beraktifitas seperti biasa yang penting jangan banjir saja kan saya tak bisa ke kantor he he ..

Saat nulis pun ini hujan semakin deras, saya adem adem saja ngeblog sambil nonton  filem nih. Saat seluruh dunia semakin seru dengan euphoria perayaan natalnya, disini di Makassar kami menikmati suara deruan kerasnya air hujan menghempas atap rumah dan suaranya pun memecah keheningan malam ini.

Wahh romantis ya cuacanya karena hujan *sambil huggy sama mr Big dan makan popcorn nonton film James Bond versi klasik tahun 1964 !

Happy Holiday semuanya 🙂

Foto diambil dari dalam mobil *numpangpromosi

Foto diambil dari dalam mobil *numpangpromosi

Popcorn buatan Mr Big*dont comment soal baskom nya yaak!

Popcorn buatan Mr Big*dont comment soal baskom nya yaak!

Hujan terus tercurah tak henti-henti, adem deh lihatnya :-)

Hujan terus tercurah tak henti-henti, adem deh lihatnya, foto diambil dari ruang tamu rumah tante hehe 🙂

Advertisements

Tagged: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: