Advertisements

Summary layanan jasa yang mengecewakan


Pengen curcol saja terkait berbagai layanan jasa apapun yang selalu kurang memuaskan bahkan sangat jauh dibawah standar yang pernah saya alami, berawal dari tragedy hampir kemalingan kemarin, yang berbuntut pada saya sibuk mencari tukang buat pagar besi buat nutupin tempat jemuran belakang rumah, dan sebenarnya kalau saya runut disini kekecawaan saya begitu banyak dari berbagai lini, semoga suatu masa nanti standar layanan jasa di negeri ini akan semakin membaik, baik itu jasa bisnis perorangan atau korporasi pemerintahan atau swasta. Coba saya summary berbagai hal yang saya temukan yang sangat diluar standarisasi layanan yang menurut saya seharusnya lebih baik :

  • Layanan jasa pembuat teralis/pagar besi, nah sejak 10 tahun lalu saya sebenarnya langganan sama satu tempat yang namanya Prima Teknik yang dipimpin oleh Pak Haji macho yang kebetulan teman kuliah kakak saya, nah sejak itu saya pun dengan nyaman memesan lagi beberapa jasa setelahnya, termasuk pintu besi pengaman. Dan beberapa kali saya rekomendasikan ke tetangga, tante dan akhirnya semua pesan ke dia, jadi kan lumayan saya telah memberikan jalan tambahan omset, nah sejak kejadian hampir kemalingan kemarin, paginya saya langsung ke tempat pak Haji, dan langsung minta YBS ke rumah untuk ukur, karena saya sudah percaya apalagi sudah langganan puluhan tahun, ekhh ternyata mentang-mentang sudah sibuk dan banyak orderan, mungkin dianggapnya orderan saya cuma sedikit karena bukan orderan besar atau project, nilainya pun cuma 3 jutaan jadinya di cuekin. Dijanji datang habis jumat, ditungguin sampai maghrib tak ada kabar, di sms 5 x baru dibalas, alasan di rumah duka keluargnya, malam nya saya telpon tak diangkat, malah yang balas istrinya katanya suaminya lagi keluar, kok HP nya tak dibawa, sebagai seorang pengusaha yang mestinya memegang teguh janji komitmet pada klien tapi ternyata saya sangat kecewa, keesokan harinya seharian ditungguin tak ada kabar dan hari minggu kemarin saya sms lagi menanyakan dan akhirnya saya sms bahwa saatnya saya mencari tempat lain deh. Lalu saya pun hunting keliling mencari tempat las/pembuatan pagar besi, door to door, terus minta referensi keluarga, saatu per satu saya telpon, baru ada beberapa yang ditelpon saja sudah sombong dan tak ada kepastian service level berapa hari saya langsung SKIP saja. Kebanyakan menurut tante saya  yang sering sekali ter zolimi oleh tukang teralis, kadang harga kemahalan karena ternyata besi yang digunakan tipis dan tak sesuai request, dan waktu yang selalu molor, jadinya saya kemarin hunting langsung cari workshop dan bertanya, akhirnya kemarin saya dapat tempat dan tanya-tanya. Lalu sesuai janji pemilik jasa tersebut sore sudah datang YBS mengukur dan sekarang dalam tahap nego harga semoga langganan baruku ini bisa lebih baik dari sebelumnnya, saya paling benci sama pemberi layanan service yang suka ingkar janji dan suka bodoh-bodohin clien nya. Bukankah kalau mereka baik layanannya, amanah, harga terjangkau dan kualitasnya maksimal maka dijamin saya akan loyal dan mungkin bisa kasih referensi ke yang lain buat  menggunakan jasanya. Susah memang berurusan dengan urusan terkait jasa-jasa-an………….
  • Kantor PDAM, uhhhh kalo ingat nama ini saya langsung sakit hati, letih deh berurusan dengan salah satu BUMD yang paling ribet dan tak pernah ada ujungnya. Jadi ceritanya berawal ketika rumah diseblah ( yang sekarang di tempati les rumahan ) itu masih di kontrakan ke teman kantor, dan dia sering komplain terkait masalah air, karena cuma menggunakan air PDAM dari tempat saya jadi ceritanya berbagi nih, karena ribet makanya kami putuskan pasang juga layanan air PDAM, jadi saya pun mendaftrakan sendiri semuanya, bayar 1,5 juta rupiah. Dijanji SOP nya beberapa bulan karena menunggu stok meteran datang. Saya ingat sekali bulan Februari saya bayar lunas dan menunggu sampai bulan Agustus pun belum ada. Tak ada telpon  dari mereka atau informasi apakah saya ini masih menunggu atau bagaimana, dan saya pun inisiatif kesana, merongrong petugas untuk infokan kapan meteran saya dipasang. Akhirnya setelah berulang kali konfirmasi baru lah dipasangkan meterannya setelah penghuni rumah tersebut habis kontrakan dan pindah, alhasil rumah itu kosong. Jadi meterannya masih 0, dan masalah kemudian bergulir lagi. Tukang pencatat air yang sering datang tiap bulan dengan santai memberikan angka karangan diasumsi pemakaian normal air sebulan. Abodemen seharushya yang dibayarkan sekitar Rp 15000-20000,an, nah kok tiba-tiba di tagihan ketika saya bayar menjadi Rp 75,000. Di bulan pertama saya sudah mulai ngomel. Saya tak mau bayar karena buktinya bahwa meteran itu masih 0, dan saya tak keberatan bayar minimum pemakaian. Ternyata itu tak bisa, air mesti dipakai *siapa suruh pasang katanya. Masa saya mesti buang-buang air agar meterannya bergerak. Rumah kosong kok. Jadi selama 3 bulan saya selalu bayar lebih. Alasan petugas PDAM kan nantinya akan terpakai kok, kan kalo dipakai pasti meteran nya akan bergerak jadi nanti akan bayar abodemen saja. Saya bilang sampai kapan saya akan bisa mencapai meteran angka yang dibuat-buat sang pencatat karena alasan tak boleh 0 meter mesti bergerak tiap bulan. Sedang itu rumah kosong dan tak ada yang pakai. Rugi donk saya terus-terusan bayar lebih sampai tahunan sedang rumah masih kosong. Saking emosinya saya suatu hari dengan kantor PDAM saya pernah laporkan ke pimpinannya yang kebetulan saya kenal lewat dunia corporate dan saya dengar sendiri bapak itu menelpon pihak vendor PDAM yang ternyata petugas pencatatnya pihak ketiga telah berjanji pada saya untuk membayarkan kelebihan bayar akibat catatan asal-asalan mereka yang selama 3 bulan tak ditepati. Dan saat itu juga pak petugas mengiyakan di hadapan salah satu pejabat PDAM untuk menyelesaikan segera. Ternyata itu hanya ucapan saja, sampai hari ini tak ada penyelesaian. Karena saya juga tak enak komplain berulang dan tak ada pemecahan karena dianggap bahwa itu cuma puluhan ribu. Akhirnya saya diberi solusi lagi sama PDAM untuk memutuskan sementara dari pada meteran 0 sampai ada orang baru yang menempati rumah tersebut. Dan saya setuju, tapi yang membuat rempong tiap tiga bulan saya mesti melaporkan ke kantor PDAM bahwa perpanjangan non aktifkan masih berjalan. Dan kekesalan luar biasa terjadi lagi ternyata secara paksa ada petugas entah suruhan PDAM mebongkar paksa meteran PDAM di depan teras rumah yang saat itu posisi pagar terkunci, mereka naik lewat pagar dan membongkar dan membawa meteran. Alasannya setelah saya laporkan ke PDAM bahwa meteran disimpan di gudang. Nanti kalau mau diaktifkan bisa sisa datang ke PDAM. Padahal untuk meteran tersebut saya sudah bayar Rp1,5 juta. Namun karena saya sudah capek hati komplain dan tak pernah ada solusi jadinya saya hanya menarik nafas saja. Hingga saat ini saya sudah tak melapor lagi, tak ada gunanya juga, meteran sudah tak ada, rumah itu sekarang di tempati les rumahan dan adikku juga tinggal disitu dan airnya pakai air sumur bor saja. Lelah rasanya berurusan dengan kantor PDAM. Percuma sih mereka punya call centre, kalau telpon call centre mereka malah curhat balik. Ya sudahlah dari pada saya kebanyakan makan hati mending makan daging aja hehehe. Demikian kisahku soal PDAM seandainya ada perusahaan kompetitor PDAM saya orang pertama yang pindah dan menggunakan jasanya. Sayang PDAM itu monopoli jadi ya sebagai rakyat terima nasib saja lah untuk saat ini. Semoga di suatu masa akan ada perubahan…….!
  • Kantor PLN, kalau ini saya pernah punya cerita ketika saya masih dinas di Manado, dirumah saya dulu kami pakai PLN postpaid, pakai dulu baru bayar, jadi tukang catat selalu datang mencatat, suatu hari ternyata entah sengaja apa tidak tiba-tiba tagihan saya naik tinggi sampai jutaan. Dan akhirnya karena telat di infokan komplainya mesti bayar dulu. Nanti disolusikan tiap bulan bayar abodemen saja hingga 1 tahun kemudian sehingga meteran yang sebenarnya tercapai pada angka yang telah dibayarkan. Nah sebenarnhya solusi ini malah mencekik leher sang pelanggan, kalau dananya tak ada gimana? tak semua orang bisa membayar lebih kalau mereka ada prioritas dana ke alokasi lainnya. Dan seenak-nya saja mereka suka mensolusikan “Bayar sajalah dulu” di PDAM juga begitu selalu mau cepat kelar dengan kata “Bayar saja lah dulu, kan tak rugi pembayarannya sudah masuk duluan nanti sisa bayar abodemen ” huhhhh saya sangat benci jawaban seperti ini. Terus sekarang karena saya kesal dengan kejadian-kejadian seperti ini pertengahan tahun lalu saya pindahkan metode pembayaran saya ke prepaid, alias pembelian token pra bayar. Lebih mudah, tak ada lagi petugas pencatat yang minta dibukakan pagar untuk memotret, tak ada lagi tagihan yang mesti saya bayar, saya sisa inject voucher dari HP saya untuk dapat pin token pakai E wallet nya Telkomsel ( T-cash ) jadinya mudah. Kalau pergi-pergi gak pusing mikirin lampu. Dan rasanya lebih damai.Bahkan saya lebih hemat penggunaan listrik karena selalu aware untuk efisien dalam penggunaan. Dengan Listrik Pintar saya berasa lebih tentram walau kata orang lain ribet tapi kalau tahu ilmunya tak ribet kok. Kan bisa beli voucher di Alfamart terdekat, toko-toko, ATM dan banyak payment channel lainnya.
  • Drama dengan TV satelit juga pernah saya ceritakan disini,   kemarin juga semalamam saya ribet mencari voucher karena alasan di 3 alfamart yang saya kunjungi sistemnya gangguan, padahal bisa via atm ternyata dan kantor pos juga lebih simple lagi. Tadi pagi setelah sempat lama di Alfamart membeli voucher akhirya saya berakhir di kantor pos dan berhasil setelah seharian berkutat mencari dan menelpon call centre, ternyata ini rada ribet dibanding beli token PLN deh. Karena kebetulan masih mesti beli di Alfamart atau kantor pos atau ATM bersama. 
  • Kantor Lurah, kalau ini mah saya sudah langganan, urusan PBB lah, urusan surat keterangan, dan selalu berujung uang tanda tangan minimal 50 ribu. Kalau urusan yang agak berat uang pelicinnnya mesti tebal.
  • Kantor Camat, kalau ini biasanya saya berurusan dengan bagian pembuatan KTP, waktu ganti status KTP dari Single jadi Kawin saja dia minta uang selayaknya buat baru, ya terpaksa deh dikasih. Layanan juga lama.
  • Kantor Imigrasi, ini sih sudah langganan, so far karena sudah pelajari ilmunya sebelum kesana jadinya so far lancar lancar saja, urusan Mr Big baru mulai lagi pertengahan tahun ini, perpanjang KITAS nya, dan April mendatang saya mau perpanjang passportku. Tapi pernah saya menunggu 3 jam untuk sebuah surat tapi akhirnya dapat juga.
  • Kantor CAPIL, wah ini juga rempong, kalau kepala bagiannya susah ditemukan di tempat, mesti cari nomor HP nya dan kontak orangnya. Soalnya orang-orangnya suka mobile. Dan banyak oknum disana yang belum mengerti lebih dalam tentang aturan kependudukan terkait Mixed Couple. Jadinya harus cari tahu ke yang lebih expert. Harus berjuang sendiri dari kominitas.
  • Kantor SAMSAT, ini ramai sekali tiap hari, walau sudah dibedakan antara line pria dan wanita masih juga masyarakat kadang tak disiplin demi mau cepat-cepat. Padahal saya lihat kantornya sudah di design supaya pelayanan cepat dan lancar tapi begitu deh. walau ada garis antrian yang apik tetap saja antrian kacau. Saya sampai dua kali bolak balik kesana karena ternyata ada lembaran ku yang mestinya di submit namun tak diambil. Calo masih banyak berkeliaran dan petugas-petugas masih kurang senyum, kelihatan tak ikhlas deh kerjannya.
  • Layanan Laundry, kalau ini lumayan karena dia jemput ke rumah dan antar gratis, walau hujan, laundry sebelumnya cuek bebek, kalau laundry yang franchise ya memang service OK juga lah dan harga juga OK, namun tak cocok untuk laundry harian bisa bangkrut, jadi untuk dirumah kita pakai laundry jemputan dengan harga terjangkau.
  • Layanan delivery undangan, saya pernah pakai jasa ini juga saat sudah putus asa soal pengantaran undangan pernikahan kami yang sudah mepet waktu itu, sebenarnya saya juga kecewa karena tak semua diantarkan, dan lambat di infokan namun dari pada tak ada sama sekali. Waktu itu saya menggunakan jasa ini  , lumayan membantu lah.
  • Layanan delivery makanan, saya pernah order makanan beberapa kali di dua restoran yang berbeda, biayanya 4000 perak ke rumah saya. Lumayanlah, walau mesti nunggu 30 menit-1 jam, dari pada tak ada yang mau antar. 
  • Layanan toko online, wah ini yang saya surprise, pemikiran saya selama ini bahwa beli di toko online itu ribet, lama dan belum tentu nyaman dipakai, kini semua berubah, saya suka buka website zalora.com dan lazada.co.id keduanya TOP, dan yang paling saya suka adalah Zalora.com ada layanan COD nya, jadi kalau beli sesuatu barang dikirim langsung ke sini ada kurir khusus antar keurmah kita bisa coba dulu barangnya, kalau suka baru bayar, gratis ongkir. Kalo tak cocok dibalikin donk barangnya. Gak usah dibayar. wahhhh asik kan…!! Jadi belanja online tak was was lagi. Dan sering dapat bonus voucher. Pokoknya buka websitenya enak deh belanjanya. Tak perlu rempong lagi ke mall penuh sesak dan capek kena macet.
  • Layanan service swasta, misalnya pelayanan toko, pramuniaga di mall, layanan service after sales elektronik, semuanya masih dibawa standar, kayak tadi pagi saya menelpon ke sales after service number sebuah perusahaan elektronik yang brand china, tapi di buku garansi semua kota ada, saat saya tanya, salam sapa tak standar, judes kata-katanya saya nanya alamat juga dia kayaknya pelit sekali kasih info, menyalahkan saya soalnya saya komplain soal tablet merk tersebut dan malah bukan beri solusi malah menghakimi, dan saat saya di penghujung pembicaraan dia malah memaksa segera ditutup, wihhh aneh ya ada layanan after sales seperti ini. Ini bukan pertama kali, sering saya temukan hal-hal seperti ini. Dari mulai petugas supermarket, suka cheating, harga 1750 duit diambil 2000 dan tak dibalikin kembalianya kalau tak diminta. Atau dikasih permen 2 biji.
  • Layanan penjahit traditional, langganan Mr Big jahit baju nya, kini saya sudah terlalu kecewa, baju kami ada yang di pesan dijahitkan dari ramadhan tahun lalu belum kelar sampai sekarang. Alasan tetangga kebakaran lah, alasan pulang kampung lah, memang sih kami pesan banyak baju, namun kan logikanya 6 bulan itu sudah cukup lama. Terakhir 2 minggu lalu saya kesana, mobilku ada yang coret dari ujung ke ujung karena saya parkir agak jauh. Saya sudah rugi dua kali, sakit hati karena ada yang kurang ajar main coret mobil. dan jahitanya belum kelar, kemarin sabtu saya telpon kata beliau minggu depan telpon dulu siapa tahu sudah selesai karena tetangga kebakaran jadi rumah sekitar buat posko. Alasan nya lebay tak masuk akal. Mr Big pun sangat kecewa dia sudah bilang tak akan kesitu lagi. Cari penjahit lainnya. Sampai saat ini saya belum menemukan penjahit yang amanah dan komitmen soal penyelesain service jahitan. Selalu kecewa karena tak ada yang bisa komitmen. Sama nasib nya dengan tukang teralis besi.
  • Layanan Sopir Taksi, pernah suatu hari kami ( saya & Mr Big ) pulang dari Bali, naik taksi Putra, salah satu taksi di Makassar, dari bandara ke rumah masuk area 2, bayar harga pas, dari awal naik sampai rumah sopir sudah kelihatan menyebalkan, tak ada salam formil, malah awalnya marah karena saya tak mau kalau lewat jalan tol karena menurut saya kena lebih mahal bayar toll dan agak jau dari rumah, sedang pakai jalur biasa lebih dekat lagian macetnya juga tak parah amat kok, karena rada macet sedang sang sopir ini nampaknya tak sabaran mengambil jalur kiri sampai hampir naik ke trotoar demi dapat jalan lowong dan knalpot taksi nya di racing loh, suaranya besar kayak genk mobil di jalanan dan brunggggg!! Bemper depan kena bagian belakang Taksi Bosowa karena mobil di gas terus di jalur padat, akhirnya sopir dan sopir adu mulut, tanpa minta maaf ke penumpang supir ugal-ugalan ini asik berdebat dan meninggalkan kami di pinggir jalan di dalam mobil. Nampaknya keduanya tak ada yang mau ngaku salah. Akhrnya ada pihak lain  naik motor turun tangan memaksa sopir saya untuk bayar 200 ribu ke sopir yang ditabrak dan memaksa memberikan nomor HP untuk proses selanjutya, 30 menit kami dibiarkan di dalam mobil akhirnya saya turun ngomel minta segera kami diantar ke rumah karena masalah mereka tabrak siapa bukan urusan saya, ekh malah si sopir cemberut dan malah memojokkan saja bahwa karena saya ambil jalur ini jadi dia kena musibah. Benar-benar menyebalkan kan. Sejak itu saya tak pernah mau pakai jasa taksi itu lagi. Kapok .com.! Sebenaranya untuk di Makassar layanan service taksi dengan keramah tamahan sopir nya masih jauh dari standar layanan, nanti BLUE BIRD grup masuk ke Makassar baru tahu rasa tuh pemain lokal, tunggu aja September ini Blue Bird akan masuk, semoga para pemain taksi akan berlomba memperbaiki layanan yang selama ini buruk.
  • Tukang Gorden, saya ingat beberapa tahun lalu saya pesan kain tirai jendela /gorden di sebuah toko di pasar grosiran, saat pesan semuanya sungguh menyenangkan dan manis, dijanji berapa lama. Dan waktu itu menjelang ramadahhan, kami mau penyelesainnnya dan dipasang malam lebaran. Saat pembicaraan pemahaman saya termasuk dengan besi dan tali nya termasuk tusuk konde gorden nya. Ternyata saat diantar cuma kain saja, yang antar bilang tak termasuk tali ikat dan besi untuk tempat pemasangan yang warna emas. Saya pun ngomel dan marah-marah, batal deh malam itu di pasang nanti setelah lebaran mau saya datang ke toko nya  dan menyelesaikan masalah ini, akhirnya penjual mau mengalah juga. Tapi setelah bernegosiasi ulang. Capek.com

Jadi bisa dihitungkan berbagai drama yang saya alami, yang pernah membuat saya naik darah, masih banyak sih, mungkin kalau sudah ingat kita sambung ke bagian dua ya…. hihihi 

Beberapa tips biar mendapatkan layanan maksimal atau minimal lebih baik :

  1. Tanya lebih banyak, lebih detail terkait layanan yang ingin di gunakan, tanya harga, detailnya, waktu pengerjaan kapan.
  2. Tanya alur prosesnya bagaimana
  3. Tanya customer lain yang pernah menggunakan jasa tersebut, dari pada terlanjur kecewa
  4. Dari awal infokan bahwa kita sebagai customer maunya begini, jelaskan jangan sampai salah lebih baik comel dari pada menyesal diakhir karena salah eksekusi atau salah order dan lainnya.
  5. Tanya SLA ( Service level agreement ) yang normal berapa hari, paling cepat berapa lama dan paling lama berapa lama.
  6. Catat call centre dengan baik, jangan segan telpon call centre, biasnya info di call centre lebih detail, laporkan jika ada yang kurang memuaskan.
  7. Cari teman orang dalam yang mungkin bekerja di perusahaan jasa tersebut atau kerja di toko itu dijamin semua mulus, contoh saya punya kerabat kerja si SAMSAT, kalau urus perpanjangan STNK sisa bbm dia saya janjian ketemud kantornya saya serahkan copy-an STNK ku, besoknya dia sudah bbm suruh datang ambil dan setor duitnya. Simple dan praktis dan tak ada drama lagi 🙂

So far itu yang saya lakukan demi mendapatkan service exelence namanya usaha ya…tapi tetap saja dapat diluar expectacy kita….namanya juga hidup  yaaaaa !!

Advertisements

Tagged: , , , , ,

8 thoughts on “Summary layanan jasa yang mengecewakan

  1. nyonyasepatu March 3, 2014 at 9:28 am Reply

    Siti, yang pertama soal tukang besi itu, bokap aku sering banget ngalaminnya. Dullu bahkan ada tetangga kita yang bokap pernah bantuin modalnya, ehh begitu rame pesanan ayah aku selalu di lambat2in. bete kan ya 😦 . aku liat sih ini model2 bisnisnya kebanyak orang disini yang begitu rame langsung servicenya jelek banget. Sama kayak restoran, begitu rame langsung rasanya jadi berkurang atau jumlahnya jadi makin dikit. Gimana mau bertahan lama ya kan?

    • siti March 3, 2014 at 9:51 am Reply

      iya ini makan hati saya berurusan dengan tukang las besi nih sudah 3 x ganti tempat…. nih semoga yang terakhir langgeng.. deh…

  2. Messa March 6, 2014 at 1:43 am Reply

    di Balikpapan sini, soal layanan2 masih ilang ilang timbul mbak. kadang bagus kadang nggak. mungkin emang karna belum membudaya saja yang namanya melayani…

    • siti March 6, 2014 at 1:45 am Reply

      iya ini mah baru sehalaman tulisan yang saya ingat masih banyak sehari hari yang terlewatkan, kayak ini tukang teralis baru yang saya sudah deal harga dari kemarin tunggu datang kerumah mengukur belum datang, telpon tak diagkat sms pun tak dibalas…memang tukang besi karakter nya sama semua kali yaa…. uhhh dongkol saya jadinya…

      • Messa March 6, 2014 at 1:48 am

        karna yang perlu kita, jadi yahhh kita terus yang geber kan mbak.. sabar ajalah jadinya 😀

      • siti March 6, 2014 at 1:49 am

        iya betul juga sih… *sigh..

  3. sapienzadivita August 21, 2014 at 8:20 am Reply

    Wah soal taksi, saya pengen curcol. Kalo di Medan itu, malah BlueBird yang berulah. Ditelepon gak diangkat atau setelah nunggu lama dan diangkat, gak ada taksi yang bersedia jemput. Malah lebih qualified taksi lokalan. bedabangetdenganmakasar.com

    • siti August 22, 2014 at 12:29 am Reply

      oh ya malah dulu kalau bluebird di Manado bagus sekali.. di telpon balik segala.. di Makassar belum ada bluebird rencana masuk bulan sept ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: