Advertisements

Budaya Sok English…..!


Karena kemarin pagi dapat jatah “keramas” alias dapat  meeting dadakan dan yang pasti isinya buka slide dan angka-angka dalam kolom yang ada di font dan bold merah atau biru, jadi lihatnya langsung pening sama nama-nama kami, ini salah satu bagian yang tak pernah lepas dari kerjaan ku selama beberapa tahun terakhir. Kalau boldnya hitam sih saya akan tetap senyum dan lebih tenang nah kalau sorotan angkanya bold merah he he kusut deh otak sepannjang hari tak tentram dan damai. Mikir terus gimana menjawab pertanyaan big bos. Istilah di keramasin dari pimpinan  jika pimpinan ini dapat keramasan dari bagian atas nya lagi, yang paling naas kalo bagian kami yang jatah  mengeramas nya ke bawah cuma sisa ke bagian level outsource hahah, selain target yang naik terus dan saya sih

Sudah bisa di prediksi deh kenaikkanya, kan bukan divisi sales namanya kalo gak berurusan dengan target dan kurva kenaikannya, yang saya mau gambarkan disini bukan targetnya tapi kebiasaan sok english lingkungan sehari hari dikantor, semakin banyak istilah-istilah asing yang selalu digunakan baik itu teman teman saya, bos, big bos, saya melihat di setiap briefing, meeting ( ini juga istilah asing yaaa ) semua istilah keren / asing itu keluar. Mungkin didikan dari atas sih ya, jadinya kalau bos bos bicara selalu di masukkan istilah-istilah yang semakin hari semakin banyak, sampai saya hafal mati dan mulai dibawa otak bawah sadar ikut-ikutan ngomong kayak gimana gitu, beberapa contohnya sbb :

  • Legacy, saya suka awalnya bingung salah satu bos suka bilang ” Tinggalkan produk legacy kita fokus pada M to M” . Kalau buka kamus kan artinya beda sama legacy yang dimaksud bos ku itu, main produk core bisnis sih maksudnya. Misal kalau di perusahaan Telko produk Legacy itu voice dan sms, kita disuruh shifting ke mechine to mechine. Ini aku dah hafal mati ekh luar kepala yang suka ngomong legacy nih.
  • Engage,Engagement,  kalau ini sering banget tiap hari di sebut Bos ku langsung tuh, dikit-dikit suka beri pencerahan ” Ayoo teman-teman engage lah sama mitra dealer kita, biar  bisa grab sales, cari ceruk lainnnya…..” Ini kata engage mah sudah mulai juga ikut2an sang juniorku kalo ngomong sudah sok english. Ini pengaruh didikan atasan nih. Memang nampaknya kami dididik ngomong keren nih biar kelihatan pintar donk ya… kan 2014 tagline nya “the Smart Year ” *tsah benerin kacamata 🙂
  • Sometimes ” ini mah lucu sekali, tadi pagi pada saat sesi “keramas” meeting dadakan berlangsung, salah satu junior ku  memberikan curcol ke bos kendala di lapangan yang di hadapi, terus saking dominasinya ajaran bos-bos ini yang suka insert istilah english ke setiap kalimat yang di berikan ke kami sang Junior pun tiba-tiba meng-insert kata ini “Sometimes ” di kalimat nya, saya sempat senyum-senyum aja dengarnya. Hampir saya menyanyikan lagu ini “sometimes i want …sometimes !! ( Lagunya Briteney Spears ).
  • Generate, ini mah selalu diucapkan dilanjutkan dengan Generate new customer base, generate revenue, generate sales…. ya pokoknya kan kedengaran wah dan intelek padahal kan seharusnya kita sebut mennghasilkan sales ya… kok kecenderungan pakai istilah asing jadinya kedengaran wah ya. Biar kelihatan Smart kali ya.
  • Trigger, ini juga sering di selipin di kalimat-kalimat panjang karena mungkin padanan dalam bahasa Indonesia kurang keren. Saya aja sering kebawa bawa bilang “trigger-nya kurang pak “
  • EOY ( End of Year ), ini juga selalu ada di antara angka-angka, jadi sudah bahasa umum dikami, kalau kulihat sih di slide presentasi lebih mudah dimengerti dengan penyingkatan EOY dibanding AT kan aneh AT=Akhir Tahun. Ntar dikira Abdulah Tahir hahhahahh. 
  • Drive, ini juga sering disebut bos ku nih, “Kan kalian sudah dewasa nih, masa mesti di drive kayak anak SMU ” itu salah satu penggunaan drive, atau  kayak gini ” Ayo drive diri kalian dan shifting ke mindset M to M, tinggalkan cara konvensional, tuh kelihatan keren kan kalo omong kayak gitu.
  • Shifting , di suruh shifting dari manual ke automoatic mindset 😀
  • Given, kalau ini biasanya target itu sifatnya “given” berarti anda tak berhak nego haahahhah!!! terima nasib saja.
  • Konvensional, di suruh meninggalkan gaya konvensional dalam penjualan. 
  • Project, wah ini inti dari segalanya, ya, dari awal tahun sampai akhir tahun yang di tanyakan ” hows ur project”
  • Ongoing, dan jawaban kami selalu “Ongoing” atau
  • In Progress ….ini jawaban selain Ongoing dan sampai bosan juga sih menyampaikan ke big bos, dan kalau ternyata projectnya gagal kita ganti istilah tambahan ” bos projectnya stuck jadi mesti shifting ke replacement project” cieee nih sudah canggih bahasanya semoga kualitas kerja sama canggihnya istilahnya.

Dan masih banyak lagi istilah asing yang ke Inggris-inggrisan yang mendominasi digunakan dikantor, ada budaya kalau lebih banyak menggunakan istilah itu jadinya kelihatan keren dan smart dan saya memperhatikan semakin tinggi jabatan seseorang itu penggunaan istilah tingkat tinggi itu semakin banyak juga. Ada salah satu big bos saya yang saya amati beliau sangat cerdas, saking cerdasnya kalau berdikusi sama beliau saya itu merasa kecil dan tak ada apa – apanya, setiap kata yang terucap dari saya beliau bisa jawab dan sanggah kembali dan semua uneg-uneg saya misal saya memberi alasan ini, maka YBS akan beri jawab itu dan tak ada habisnya, dan semuanya menggunakan selipan bahasa asing, umumnya semua istilah diatas selalu mewarnai kalimat-kalimatnya, hasilnya saya malah fokus mengartikan kalimat indahnya itu, saking indahnya kalimat teruntai dengan selipan bahasa Inggris yang perlu dicerna lebih lama, jadi saya kelihatan kurang smart deh.Padahal iya 🙂 

Balik lagi ke masalah penggunaan bahasa asing dalam selipan kalimat Bahasa Indonesia, sebenarnya saya amati di perbankan pun demikian, misal kan istilah EoY juga di banking, ada rates, ada loan, ada NPL ada bad debt ada NOA ( Number of Account ). Kemungkinan yang kurang penggunaan istilah asingnya cuma di pemerintahan kali ya. Mungkin tergantung lease line bisnis sebuah instansi atau perusahaan.

Dan ini sudah umum di Indonesia, entah di luar negeri yang bukan pengguna bahasa Inggris, apakah juga cenderung ke Inggris-Inggrisan ya, apakah menggunakan istilah kata bahasa Inggris membuat kelihatan lebih cerdas? ayoo yang tinggal di luar negeri yang basic nya non english di comment ya…. .

.

Advertisements

Tagged: , , , , ,

10 thoughts on “Budaya Sok English…..!

  1. titintitan March 5, 2014 at 4:24 am Reply

    wuaaa…

    banyak juga yak istilah asingnya 😀

    • siti March 5, 2014 at 8:28 am Reply

      ahhah iya say, tiap hari ada saja istilah baru saya dapat he he

  2. Messa March 6, 2014 at 1:28 am Reply

    huahahhaa jadi teringat sama si Vicky yang 29 my age itu mbak hahahaa 😀

    • siti March 6, 2014 at 1:42 am Reply

      oh iya cuma kayaknya bos2 ku gak separah itu kok cuma dalam sepenggal kalimat ada satu kata yang di selipin kalo vicky mah itu sepenggal kalimat english nya dbalik balik dan dibuat semau diaaa…. #ngakak.com nih ingat vicky

      • Messa March 6, 2014 at 1:44 am

        😀

  3. Messa March 6, 2014 at 1:29 am Reply

    btw, baru tau kalau istilah keramas itu artinya meeting dadakan 😀

    • siti March 6, 2014 at 1:43 am Reply

      hahhaha keramas itu kayak di pijetin kepalanya di paksa mikir buat target bisa achieve kalo gak mesti dipaksa achieve…. namanya juga kerja dibayar buat kerjaaa……kami nyebutnya “keramas” time

      • Messa March 6, 2014 at 1:44 am

        ooooo hahahhaaa 😀

  4. naif12 December 12, 2016 at 11:33 pm Reply

    sok inggris… haha… kenangan masa2 awal kuliah… ane bener” sengaja nyampur indo inggris pas twtw/wawancara senior
    dan sampe sekarang masih sesekali di caption ig…

    • siti December 13, 2016 at 3:38 pm Reply

      iya ada masa dimana pengen sok di masa masih alay… ada masa saya muak mendengar orang bahasa inggris sepanjang hari hahah capek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: