Advertisements

Kapan saatnya menangis….!


Pernah membayangkan dan  mengingat kapan saat menangis sedih sekali ? dan  super galau, tangisan yang buat mata perih dan kering,  bukan nangis bombay ya karena nonton filem mengharukan, ya menangis sedih

yang menyayat hati karena momentnya akumulasi kesedihan yang dipicu sesuatu hal?. Merasa mengasihani diri sendiri jadi sangat goblok sekali… pasti tiap manusia pernah mengalami ini, mari kita lihat saat saya merasa terpuruk dan terzholimi saya bisa jadi lebay.com namun hanya derai airmata dan terisak sesekali tak ada suara sama sekali, ini lah beberapa momentum yang ter record dengan indah di memory saya :

  • Tahun 2007 saat libur lebaran, waktu itu saya sangat ingat bos yang merekrut saya pak YS ini memang rada galak, saya waktu itu penempatan Manado dan mau pulang kampung saat libur lebaran, dan cutiku yang cuma 3 hari ditolak katanya saya masih probation, saya awalnya tabah menjalani waktu itu karena saya memang kebal jarang nangis dan bukan cewek alay, tapi karena salah satu ibu dikantor langsung mengusap usap rambutku dan bilang “kasihan katu’siti , keapa kang cuti ngana nda di approve, bos nya tega kang.” ini logat Manado, artinya “kasihan ya, siti, kenapa cuti kamu tak di approve ya, tega nian bos kamu” dan semua orang datang ke saya dan bilang cup cup kasihan yaa….ekh entah kenapa tiba tiba saya terasa terpukul, terdzolimi tersakiti, dan kasihan pada diri sendiri, yang lain pada pulang kampung saya akan disini sementara yang lain ber lebaran, ekh tiba tiba terisak dan berderai air mata tanpa suara. Kesedihan yang tertahan hahhahahha malu sih kenapa ini airmata tiba tiba berderai begitu saja padahal saya dikenal tak pernah cengeng. Saya kalau di kasihani dan diulang ulang gitu tiba tiba sedih padahal awalbya saya biasa saja.
  • Suatu hari saat ada acara PMR di sebuah tempat terbuka, waktu itu jaman SMU, dan entah kenapa waktu itu saya sangat  sedih sekali, diatas gunung tempat kami camping saya dan saya ingat ada sahabatku berambut panjang yang baik hati, entah waktu itu kenapa saya tiba tiba suaranya bergetar dan terisak dan saya langsung berlinang air mata. Saya lupa kasusnya apa, tapi saya sangat ingat moment itu air mata penuh kesedihan tak tertahan keluar.Dan sahabatku tanpa berkata apa apa merangkul dan cuma bilang menangis saja sekerasnya sampai sedihmu hilang. Ahayy kayak adegan di sinetron ya…..
  • Suatu hari jumat, baru baru ini, saat suasana kantor habis conference call, saya di pojokkan sama semua bos, dianggap tak sukses, lah kurang effortlah, kelihatan bego di depan beberapa junior saya, dan sebagai manusia saya sebenarnya sakit hati, bosan, capek, letih, jenuh, di tekan terus dengan project yang mesti close sesuai timeline yang kami sudah janjikan diawal tahun, dan kami kan buka mama laurent yang tahu masa depan!! Sore itu saya fine fine saja, tak sedih sama sekali, malah adik juniorku yang ikut meeting tersebut memberi tahu kalau dia dikasih begitu akan sakit hati, saya saking dongkol dan jenuhnya memang sudah tak peduli lagi apa kata mereka. Tapi dari lubuk hati sih saya memang merasa bukan seorang yang sukses menghadle targetku, namanya juga saya sudah usaha kalo gagal ya gagal tapi kadang bos bos tak mau tahu, maunya ada plan b plan c, capek dehhhhhh, keesokan harinya ada review meeting ulang lagi cuman ini lebih internal beberapa senior baru masuk menjajah wilayah kami, sebagai sesama yang sudah senior apalagi ada senior saya yang sudah hampir 10 tahun namun belum promosi dan akan sangat ter dzolimi akan kehadiran orang baru yang nyata nyata junior dia dan mengatur atur kita, manusiawinya sih kami gak suka di atur atur. Mungkin kami sudah jadi pembangkang kali, nah briefing kecil itu mulai dan sang senior baru merasa sedih saya kemarin di pojokkan dari berbagai arah dan baru menjelaskan itu tiba tiba air mata saya berderai walau saya berusaha tahan dan berusaha tegar entah hati ku remuk dan terisak, sampai saya ambil tissue dan izin ke toilet lah. Ternyata hatiku tiba tiba lelah dan fragile sekali hari itu saya coba usap air mata dan bernafas tenang baru kembali ke ruang meeting. Wah saya sih malu juga kayak gitu tapi kok mataku tak berkoordinasi dengan ku hari itu. Tak akan terlupa hari jumat yang indah. Sorenya saya naik ke lantai 19 dan melihat pemandangan kota, mau mengelurkan semua sedihku tapi kok airmatanya gak mau keluar ya….aneh padahal tadi saat briefing kenapa mengalir deras. Jadi ternyata waktu keluar airmata itu juga mistery, tergantung akumulasi kesedihan yang memicu nya.
  • Waktu saya dinyatakan belum beruntung menjadi diplomat, untuk kedua kali dalam dua tahun berturut turut padahal sisa satu saja, dari 2 orang jadi satu…………..wihhhhh sakit hati nya luar biasa waktu itu, namun berkaca kembali setelah kejadian tersebut semua ada hikmahnya, dan tak pernah ada tangis lagi karena hal tersebut sudah rencana indah yang diatas sana. Saya nangis sedih saja waktu itu impian gagal total ternyata tidak juga 🙂 buktinya tak mesti jadi diplomat pun saya kan sekarang malah lebih diplomat dari pada diplomat, kan suami saya mr big tercinta WNA..kalo jadi diplomat gak boleh donk nikah sama WNA…… yeayyyyyyyy !!!
  • Waktu pernikahan kami kelar dan sukses, saya tak bisa nangis waktu itu karena ribet dan capek tapi dalam hati terharu dan lega………..rasanya damai…..tahu sendiri pernikahan antar bangsa itu super ribet proses dari awalnya… semoga langgeng sampai akhir hayat memisahkan ……………
  • Waktu umrah pertama kali melihat Ka’bah …entah kenapa saya juga ikut2an hanyut sama dengan jamaah-jamaah tua yang bersamaku padahal biasanya saya pantang nangis, bahkan ikut pelatihan ESQ saja tentang mati dan kesedihan tak membuatku menangis. Tapi melihat Ka’bah saya begitu haru. Akhirnya saya kesana juga.
  • Pernah saat berantem sama Mr Big karena suatu hal, biasa cultural shock, sembari mengurusi cucian saya terisak ini karena akumulasi kerjaan dikantor + Mr Big ada ada saja suka salah paham karena bahasa. Kalo sudah linangan air mata dia sudah tahu ini parah jadi dia akan diam dan pergi biar nunggu aku reda emosinya baru balik dan ngobrol. Namanya juga rumah tangga ada saja konflik kecil yang mengiringi. 

Ada sih mungkin beberapa momentum yang buat saya berderai air mata waktu kisah perjalanan cinta yang kandas  itupun hanya sebentar tapi itu bukan tangisan yang menyesakkan dada bagiku, pantang saya menangisi seorang pria yang belum berjodoh dan tak pantas untuk ditangisi, masih banyak hal lain yang lebih berarti untuk ditangisi.  Itulah moment tangisan paling sedihku yang sangat ter record di memory ku. Bagaimana dengan kamu?

Advertisements

Tagged: ,

15 thoughts on “Kapan saatnya menangis….!

  1. rianamaku March 15, 2014 at 12:22 pm Reply

    mba siti kalau aku nangis darah ( lebay…)
    sampai badan susut 5 kg gara gara putus cinta, tapi nangisnya cuma malam sampai tersedu sedu.
    denger lagu memori kita mewek duh rasanya sakit buanget saat itu bahkan sampai sekarang mba..

    • siti March 16, 2014 at 1:17 am Reply

      thanks sudah mampir di blog kami, wahhh susut 5 kg gara2 nangis yaa… hahhah kalo aku cowok mah aku cuekin saja biar putus nggak pernah nangis 🙂

  2. Nisa March 15, 2014 at 7:13 pm Reply

    nek aku nangis’e pas delok sinetron mbx sing sering

    • siti March 16, 2014 at 1:17 am Reply

      hahhaha nonton sinetron bisa nangisssssssssss??

      • Nisa March 16, 2014 at 5:33 am

        iyo mbx,,nek neng kene sinetron turky podo melow kabeh,,tapi apik critane mbx

      • siti March 16, 2014 at 11:21 am

        ada toh disana sinetron yaaa he he he

      • Nisa March 16, 2014 at 12:16 pm

        waaah onok mbx,,,,,uapik2 jan,yo iku diluk-diluk nagis,,,diluk-diluk nangis

      • siti March 16, 2014 at 1:25 pm

        hahaha kayak ibuku saja..suka nangis kalo ntn sinetron

    • pursuingmydreams March 16, 2014 at 9:16 am Reply

      Hahahah Nisa 😀 .
      Aku nangis klo nonton film romantis 😳 .

      • siti March 16, 2014 at 11:22 am

        oh saya lupa ternyata pernah saya nangis nonton filem HABIBIE tapi kan itu nangis haru bukan sedihhh nelangsa….

      • Nisa March 16, 2014 at 12:17 pm

        ha,,ha,,ha,,bener mbx,disini banyak sinetron turky,,ceriatanya dikit-dikit sedih,,dikit-dikit sedih,jadi ikut nagis mbx saia

  3. dhira rahman March 16, 2014 at 2:11 am Reply

    Mbak sitiiii…. aku jadi inget.. selama tahun lalu aku seriing banget menangis kaya gini dan belakangan kalau lagi ngaji kadang nangiiiis kaya gini juga.. tp setelahnya enak dan lega!

    • siti March 16, 2014 at 2:27 am Reply

      iya benar lupa, kalo lagi sedih dan galau kalau habs ngaji itu lega sekali…. biasanya kalau tahu detail arti ayat yang dibaca bisa nangis ya…

  4. pursuingmydreams March 16, 2014 at 9:17 am Reply

    Aku nangis waktu dulu mencari cinta belum ketemu juga 😳 .

    • siti March 16, 2014 at 11:23 am Reply

      ohh ya…kalo aku kalo soal cinta jarang nangis kecuali dahhh akumulasi semuanya baru luluh tangisannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: