Advertisements

Budaya merokok di depan umum


Saya paling sering terdzolimi oleh asap rokok orang orang disekitar saya, kalau di Makassar apalagi dikantor kan ada ruangan yang khusus untuk hobby merokok, kadang mereka keluar ruangan atau ke lobby atau ke pintu yang ada balcon nya. Nah itu masih membuat kita nyaman, kadang pun masih ada yang kurang ajar saat sudah selesai jam kantor misalnya malam hari dan menganggap sudah aman dari banyaknya karyawan lain seenaknya saja merokok, saya biasa cemberut dan memberi larangan. Kalau saya benar-benar disiplin kalau ada orang merokok di ruangan saya akan pilih menghindar, saya tidak mau jadi korban perokok pasif.

Nah ketika berkunjung ke instansi pemerintah nih, kadang ada juga perusahaan kantor swasta yang kurang mendisiplinkan karyawannya untuk tidak merokok di depan umum, saya pernah ke kantor PDAM bagian komplaint di lantai 2, ada loh salah satu karyawan menerima komplaint pelanggan sambil merokok di depan sang pelanggan dan itu ruangan sempit dimana karyawan lain duduk berjejer dan tak ada satupun menegor sang bapak, padahal ini ruangan ber AC, saya tanya ibu yang menangani masalah saya soal itu, dan sang ibu dengan santainya bilang ” dia memang perokok berat tak bisa pisah dari rokok”  dan sang ibu sibuk kerja lagi, saya jadi gemmes lihat orang orang ini apakah mereka tak peduli dengan kesehatan mereka ? asap itu bisa membunuh orang lain di sekitar perokok aktif tersebut malah lebih berbahaya… saya bikin apakah mereka semua ini sadar akan bahaya perokok pasif ?. Ini bukan sekali dua kali, saya ke kantor instansi pemerintah, tengoklah beberapa bagian semua meja ada asbak nya padahal itu ruangan ber AC. Beberapa lelaki mengepulkan asap rokoknya sambil asik bergurai dengan temannya. Benar – benar pemandangan yang sangat menyedihkan.

Kemarin saat saya  bertandang ke kantor gabungan dinas – dinas, sempat ketemuan sama salah satu kepala dinasnya, dari luar ruangan tampak biasa, penjaga tak jelas kemana, kami masuk beberapa orang dan mengobrol dengan santai, sang kepala dinas umur 57 tahun seharusnya sudah pensiun namun karena ada istilah penambahan masa pensiun atas request pak Bupati maka beliau masih menjabat, ruangannya ber AC, kamar mandi di renovasi menjadi layaknya kamar mandi hotel, beliau tunjukkan sendiri, sepatunya ber merk, harganya berkisar 7 jutaan, HP merk nokia jadul karena beliau takut di sadap namun tabletnya berjejer, ada samsung, ipad, iphone, dan tasnya Luis Viton asli ya….dan yang paling saya benci dalam ruangan se adem itu dia merokok di depan kami semua, dan dari  tadi dia bicara sok intelek masalah banyak hal, masa lalu cemerlang, kecerdasaan dia dan segala macamnya. Nah yang bobrok adalah penghargaan kesehatan orang lain baik diri sendiri itu yang kurang dari sang bapak ini. Saya sudah kode dengan agak menjauh namun dia malah hisap batang baru. Ya Ampun ini bapak benar-benar  tak menghargai kami semua, mentang mentang beliau kadin disitu.Dia menghabiskan 3 batang rokok baru pembicaraan saya selalu, jadinya kehilangan respect deh sama orang yang tak menghormati orang disekitarnya, sepintar apapun omongannya.

Baru beberapa saat saya berlalu dari kantor dinas tersebut, masuk ruangan bupati, ada asistennya yang duduk manis melihat jadwal audiens di papan pengumuan, ekh tiba tiba ada asisten lagi yang datang sambil isap rokok, tampilan jenggot kelihatan alim dan penuh kesolehan tapi bobroknya minta ampun, udah tahu itu ruangan ber AC dan ada beberapa tamu duduk disitu malah dia masuk sambil merokok.Pakai sendal jepit lagi, ini kantor instansi pemerintah,dan tak ada yang menegur loh, padahal disitu tertulis dilarang merokok. Saya cuma geleng-geleng kepala dan segera berlalu dari ruangan itu.Dongkol saya lihat orang berpendidikan seperti itu tapi tak ada etiket.

Satu lagi pengalaman buruk dengan asap rokok, waktu meeting sama kepala dinas pendidikan di salah satu kabupaten yang saya lewati, ini kepala dinas dan bidang pendidikan, menerima kami dengan tergesa-gesa dan menyuruh saya masuk sambil dengan tak sopannya tetap menghisap rokoknya dalam ruangan ber -AC padahal saya sudah berusaha memberi kode menjauh, namun dia tetap merokok, ihhh bagaimana ini bapak jadi kepala ya, kalau etika nya seperti ini, dan ujung-ujungnya ketika omongkan proyek tahu sendiri ujungnya dimana “uang operasional” selain tak menghargai kesehatan baik diri sendiri ternyata bobrok juga masalah moral, korupsi masih mengakar dimana mana. Benar kata salah satu pemerahati pendidikan Indonesia “Gene Netto” idolaku, bagaimana bisa merubah bangsa ini secara cepat kearah yang lebih baik jika para pendidik alias yang jadi contoh itu tak bisa memberi keteladanan kepada generasi muda. Contohnya ya ini si bapak, dari hal kecil saja tak beri keteladanan bagaimana aspek lainnya.

Kalau di ruangan bos ku dikantor memang ada exhaust hole nya,  jadi seenaknya mereka merokok namun saya tak pernah masuk jika masih ada yang ber asap disana, dan kalau mau ajak saya masuk saya minta matikan rokoknya dulu. Setidaknya kalau tak peduli dengan diri sendiri ya peduli lah dan hargailah kesehatan orang lain. Itu yang banyak tak di pahami orang lain.

Makanya Mr Big bawaanya selalu mau berantem kemana mana, di setiap instansi atau ruangan atau mall ada saja pelanggar yang merokok dan tak ada yang menegur, jadinya ujung -ujungnya Mr Big mau berantem saja dengan orang yang merokok. Pernah suatu hari kita ke mall dan dia tunjuk seseorang yang merokok, saya bingung ini maksudanya apa, ternyata dia bilang “Tidak Rokok!!” yaa pasti sang abang yang rokok kurang ngerti soalnya kurang kata diantaranya, seharusny dia bilang “Jangan Merokok or Tidak boleh merokok, !! terus Mr  Big karena di cuekin dia marah dia bilang “Bodoh”!!! si Abangnya marah, hampir deh berantem jadi segera saya tarik Mr Big berlalu pergi. Nanti terjadi keonaran nih gara gara rokok.

Kalau saya sih kadang menghindar saja dan tak mau cari keributan tapi dia selalu mau disiplin di tegakkan dan kalau ada kata kata NO SMOKING berarti tak ada seorang pun yang boleh merokok di area tersebut, siapapun…… namun yang terjadi disini tulisan itu hanyalah tulisan saja, kadang tanpa makna sama sekali.ya berharap segera terjadi larangan merokok di seluruh area public deh, kena denda kek harusnya kalau tertangkap merokok!!! Kena TBC baru tahu rasa tuh orang orang yang suka nge rokok………….arghhhhh !!!

 

Advertisements

Tagged: , , , ,

9 thoughts on “Budaya merokok di depan umum

  1. rianamaku March 28, 2014 at 3:14 pm Reply

    aku juga paling benci sama orang yang suka merokok di tempat umum, apalagi di restoran and saat aku menikmatin makanan eh sebelah aku ngrokok kaya kereta bikin nafsu makan aku hilang jadi BT.

    • siti March 28, 2014 at 3:16 pm Reply

      iya benar paling banyak di resto tuh org2 suka kayak kereta api saja ngepul asapnya…

      • rianamaku March 28, 2014 at 3:18 pm

        coba mau negor gimana tapi kok akunya juga tidak nyaman….
        kan mba hemmmm..

      • siti March 28, 2014 at 3:25 pm

        iya benar… mksdku ya kalo aparat public ya beri contohlah atau setidaknya hargai deh kami, rokok sendirian saja di halaman kan bisaaa toh

      • rianamaku March 28, 2014 at 3:26 pm

        susah mba udah mendarah daging paling kalau tidak merokok 1 jam paling mati eheheh

  2. pursuingmydreams March 28, 2014 at 3:17 pm Reply

    Parah banget ya mbak masah druang ber ac merokok, tambah pengap deh 😦 .
    Susah klo tidak ada kesadaran diri sendiri, peraturan tinggal peraturan, orang yg ditegor dan salah lebih galak 😆 males negor2, paling kita aja yg mghibdar mbak 😉 .

    • siti March 28, 2014 at 3:19 pm Reply

      iya ..capek deh sama mereka *yang suka merokok di ruangan ber AC dan public place

  3. kayka March 29, 2014 at 9:42 pm Reply

    waduh ngrokok diruangan ber-ac keterlaluan banget tuh sit, jadi muter2 disana tuh bau rokoknya.

    susah memang kalo peraturan cuma peraturan kalo gak ada kontrol dan sanksinya.

    salam
    /kayka

    • siti March 30, 2014 at 2:22 am Reply

      di semua kabupaten kemarin yang saya kunjungi banyak sekali orang merokok di dalam ruangan ber AC, dan ini kantor pemerintah loh mbak… miris lihatnya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: