Advertisements

Cerita long week end akhir bulan


Saya baru ingat setelah balik outer city jumat lalau kalau senin ini hari libur, jadi tak sempat merencanakan liburan kemana mana, jadinya cuma di dalam kota saja, planning dadakan hari minggu mau ke pantai itupun gara gara Mr Big melihat tetangga berangkat ke pantai sekeluarga, maklum anak mereka lagi libur sekolah jadi rame rame. Nah Mr Big bilang kalo sekarang enak nya ke pantai karena lagi panas-panasnya. 

Ya bagi dia enak bagi saya ihhh panas, sejak ber hijab beberapa tahun lalu saya sudah malas wisata ke pantai, karena malas ribet kalau mau berenang, belum lagi saya tak suka panas terik, ya secara saya kan ras asia, takut sama matahari lol, kalau Mr Big beda malah suka kalau panas terik dan bersantai di alam terbuka. Jadi saya tiba tiba bilang ke Mr Big kita ke pantainya sore saja biar cahaya matahari rada adem, dan tetap kalau kita ke pantai saya cuma akan duduk duduk menemani dia saja berenang, kata Mr Big saya tidak asik deh ditemani ke pantai, dan juga dia tak mau kalau sudah sore hari, dan dia suruh saya telp ponakan saya umur 12 tahun si irfan hobby sekali wisata air, dan  akhirnya kita sepakat besok paginya saja. Kan masih libur. Dia sudah semangat ambil perlengkapan berenangnya, dan sibuk menelpon teman teman lainnya.

Ternyata nasib berkata lain, malamnya ibu nya si Irfan telpon katanya besok anaknya tak bisa ikutan karena mau remedial di rumah ibu guru, soalnya pelajaran anak itu kurang fokus jadi nilainya kacau balau, kebanyakan main, yaaaaa gagal deh wisata ke pantainya, karena Mr Big hanya mau berangkat kalau si Irfan ikutan, katanya nda seru kalau cuma ada saya. Terakhir saya menemani nya pagi pagi sekali ke pantai Akkarena berenang dan saya hanya duduk termangu menunggu 2 jam di pinggir pantai dan nampaknya tidak seru karena dia sendirian. So gara gara Irfan batal ya Mr Big dan aku pun batal dahhhh.Jadi terpaksa saya isi waktu dengan masak kue pisang yang gagal, ceritanya di kulkas ada 1 tandang pisang yang salah beli oleh Mr Big.

Jumat lalu saya minta tolong Mr Big belikan pisang Ambon buat saya minum juice pisang dan susu biar BAB ku lancar, ternyata yang dibeli bukan pisang Ambon, tapi pisang biasa yang sudah sangat matang. Alhasil saya ingat dulu kalau ibu ada stock pisang sisa di campur tepung dan gula dan di goreng. Atau di buat kue yang di rebus. Saya telpon lah ibuku tentang bahan-bahannya yang mesti saya gunakan. Dan ternyata gampang, dengan lincah saya racik semua nya dan saya siapkan panci untuk meng kukus nya.

Setelah di kukus kok tak mengeras ya, tetap lembek sekali, cek per cek, saya lupa masukkan telur nya tadi, pantas saja jadinya lembek sekali, rasanya aneh, Karena sudah terlanjur gagal nih, saya nekat ambil tepung terigu aduk dan masukkan lagi, pengen eksperimen saja siapa tahu jadinya agak keras, baru dikukus kembali. Tampakannya saja sudah hancur, lupa saya foto, mengerikan pokoknya, saya coba dua iris lumayan sih cuma tampilannya buruk sekali, apalagi sempat saya tambahin coklat bubuk biar warnanya coklat……..hasilnya luar biasa kacau deh……………..!!!! Untung ibu saya tak melihat kue pisang buatanku yang acak kadul. Aku coba makan sebanyak mungkin biar gak  mubasir, pas Mr Big tanya mana kue pisang yang dibuat tadi aku bilang ” Tak Layak Makan, resep gagal” jadinya kue nya harus kuhabiskan bersama adikku yang sudah pulang sejak kemarin. Mr Big cuma mentertawakan saya sepanjang sore itu.

Dan hari libur nyepi kami habiskan setengah hari dirumah, dan sorenya kami jalan-jalan dengan naik motor dari mall ke mall, ceritanya mau cuci mata tapi tak mau kena macet dan bosan juga sih libur tiga hari tak kemana mana. Hunting casing HP, lihat lihat pernak pernik rumah tangga, cuma cuci mata saja. Dan malamnya kita makan malam murah meriah di warung Marem, tempat baru favorit Mr Big, untuk makanan Jawa, ada nasi pecel dan nasi rawon yang enak sekali dan harganya murah. Letaknya strategis dan lumayan enak lah, bagi penggemar masakan Jawa yang merantau di Makassar bisa kesini.Letaknya di Jalan Boulevard ke arah Mall Panakukang. Dijamin tak kecewa.

Sekarang harga menjadi fokus utama untuk cari tempat makan, soalnya keseringan bisa bangkrut nih kalo selalu makan di tempat  muahal

 

Menu favorit baru Mr Big, setelah ikan bakar!

Menu favorit baru Mr Big, setelah ikan bakar!

Demikian cerita long week end  kami, gimana dengan kamu ?? kemana aja ?

Advertisements

Tagged: , , ,

17 thoughts on “Cerita long week end akhir bulan

  1. Chrismana"bee" April 1, 2014 at 2:57 am Reply

    Waaaa pantaiii,… saya kayak anak kecil diajak kedufan kalo diajak kepantai 😀
    itu pecel ya mbak kesukaannya mr. big kalo dirumah aku tiap pagi sarapan nasi pecel 😀

    • siti April 1, 2014 at 3:00 am Reply

      iya nasi pecel yang pedas dia sangat suka

  2. rianamaku April 1, 2014 at 2:27 pm Reply

    wah kalau aku tetap kerja mba…

    • siti April 1, 2014 at 3:49 pm Reply

      ria kerja dimana ? pasti kamu bagian accounting deh…. karena tutup buku akhir bulan kan…

      • rianamaku April 1, 2014 at 3:55 pm

        wah terlalu tinggi mba saya karyawan kecil heheh

      • siti April 1, 2014 at 4:00 pm

        soalnya kmrin memang lagi padat2 nya banyak teman yg lembur bagian FA juga…pas libur pas akhir bulan..

      • rianamaku April 1, 2014 at 4:21 pm

        iya juga mba tapi memang kerja saya di lapangan jadi tidak ada tanggal merahnya.

  3. kayka April 1, 2014 at 7:58 pm Reply

    wah jadi ngiler deh liat nasi pecelnya *mauuu*

    salam
    /kayka

    • siti April 2, 2014 at 1:27 am Reply

      iya pedes mbak..enakkkk

  4. Allisa Yustica Krones April 2, 2014 at 1:20 am Reply

    Aku kangen pantai! Di palembang gak ada pantai…pdhl pantai itu tempat favorit aku, dulu kan aku tinggal di manado jadi sering banget ke pantai…

    • siti April 2, 2014 at 1:28 am Reply

      wahhh iya di Manado banyak pantai nya, saya 4.3 tahun bertugas dan saya belajar diving pula disana…

      • Allisa Yustica Krones April 2, 2014 at 1:32 am

        Oh ya? Lama jg tinggal di sana yaa..bisa bahasa manado danh brarti? 😀

        Dulu di manado tinggal di mana?

      • siti April 2, 2014 at 1:38 am

        sadiki sadiki tapi bisa, kita tinggal di malalayang… kantor di sekitar boulevard…

  5. Allisa Yustica Krones April 2, 2014 at 1:39 am Reply

    Ooww…pantas sampe belajar diving kang, tinggal jo di pinggir pante, hehehe…

    • siti April 2, 2014 at 5:19 am Reply

      iya kita kwa suka sekali tinggal di Manado… kita masih suka bapontar kesana kalau ada tugas..

  6. nengsyera April 3, 2014 at 3:01 am Reply

    liat daftar harganya jadi keinget waktu saya masih di makassar..hihihi
    ngeluh serba mahal terus 😦
    dan sekarang stlh balik lagi ke jakarta, dan banding2in harganya kayaknya emang life cost disana jauh lebih mahal.
    makanya ga heran klo ada penempatan luar pulau pasti harus digedein gaji/tunjangannya biar ga nombok..hehehe
    btw kue pisang yg kak siti bikin itu barongko bukan?

    • siti April 3, 2014 at 5:43 am Reply

      iya pulubeca e he he ,,,tapi gagal total…say… iya mahal makanan disni dibanding pulau jawa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: