Advertisements

Not Reliable


NOT RELIABLE

Dua kata diatas adalah kata ngedumel yang keluar dari bibir mr big sehari hari, maklum banyak benar hal yang membuat dia super stress dengan kondisi ini sehingga selalu mengucapkanya dan mengatakan bahwa orang sini kebanyakan not reliable termasuk saya kadang-kadang yaa… ( *membela diri ). Beberapa kondisi yang selalu membuat mr big mengucapkan dua kata diatas :

 

  • Janjian main futsal jam 8 pagi dengan teman barunya dari teman dari yang teman yang baru dikenalnya, Mr Big datang jam 7.45 bahkan pernah jam 7.30 sudah sampai di lapangan dan kalian tahu jam berapa pemain lainnya datang ? jam 8 ??? TIDAK !! Jam 9 pagi pemirsaaahhhhhh, Mr Big luar biasa dongkol, sampai di marah marah sama temannya dan temannya cuma bilang nah lain kali kalau janjian sama orang Indonesia molor aja 1/2 jam atau sekalian 1 jam. Ya ampun, Mr Big sangat tak bisa menerima ini. Katanya what a not reliable person arghhhhhhhhhh!!
  •  Janjian nonton sepakbola sore di kabupaten luar Makassar, ceritanya karena saya khawatir akan keselamatan dia jadi demi suami saya rela mau ikuti jadi GPS nya biar dia tak nyasar. Jam 12 kami bela belain pulang dari pulau Gusung Tallang gara gara dia mau bergaul dan nonton sepak bola di stadium kota Takalar, 36 km dari Makassar. Jam 12 teng saya sudah mandi dan siap siap. Acara nya informasinya kemarin jam 2 siang.Namun saya bersikeras tanya pls sms dulu temannya jam berapa mereka berangkat kesana, nanti mereka berangkat baru saya izinkan mr big berangkat karena sore nya juga saya sudah janjian sama tukang jahit kami yang sudah hampir 6 bulan bajuku belum kelar kelar. Ternyata setelah sms kawannya itu si kawan menjawab via sms yang membuat saya shock ” maybe i will leave my house at 1 or 2 pm ” YA ampunnnnnnnnn coba cek kata penghubung atau nya itu loh, kan itu beda 1 jam, ya mbok ya bilang aja at 1 or 1.15 pm saya masih bisa toleransi. Dan dari sms ini saja saya sudah yakin rombongan kawan kawannya itu akan berangkat jam 4 dan bakalan mereka pulang malam. Dan saya terduduk sampai tidur siang di sofa kesayangan karena menunggu sms mereka berangkat baru saya mau berangkat, dan tahu jam berapa mereka berangkat? ” Sms nya masuk jam 3 bahwa baru mereka berangkat ke Takalar” saya dan Mr Big dari tadi sudah terlanjur kecewa, dia bilang kenapa semua orang disni *kebanyakan ya karena saya tak begitu, tak pernah menghargai yang namanya janji, waktu, mereka tak pernah menghargai akan pentingnya ketepatan waktu. Kami pun batal sore itu nonton bola, malahan kami ke tukang jahit saja dengan penuh kekecewaaan. Makanya dia anggap orang orang yang tak on time ini “not reliable”
  • Ke tukang las langganan ku bertahun tahun, gara gara hampir kemalingan beberapa minggu lalu jadi mau pasang teralis besi di atas atap jemuran, dan sang langganan juragan las bilang okay, beres, jam 2 sore nanti saya ke rumah dan ukur ya, saya ingat hari itu jumat pagi karena kejadian hampir kemalingan itu malam jumat, saya buru habis masuk kantor balik lagi ke dekat rumah nyari rumah pak haji demi buat pintu pengaman besi, dan jam 2 Mr Big dah sms kalau pak haji belum datang, saya sms beliau, dia tak balas, saya sms lagi pada jam 3 sore, dia akhirnya balas jam 5 sore bahwa dia masih di acara kedukaan keluarganya. Malam nya saya telpon, tak diangkat, saya sms lagi malamnya, istrinya yang balas bahwa ini siapa? pak haji lagi keluar dan HP taro dirumah, saya titip pesan kalau minta sampaikan ke pak haji terkait janji mau datang ukur pintu yang mau dibuat teralis nya, sang istri bilang okay nanti disampaikan. Arghhhhh, keesokan harinya, tak ada kabar, saya sms lagi, tak dibalas, saya telpon tak diangkat, kekesokan hari minggu pun demikian sama, karena Mr Big sudah bisa prediksi bahwa sang juragan tak akan pernah datang, dan saya pun sms kalau tidak usah datang, saya akan cari tukang teralis lainnnya yang mau terima orderan. Padahal langganan sudah bertahun tahun dan saya pun mencoret dari daftar saya sebagai pelanggannya. Mentang mentang saya cuma order tak banyak kok di cuekin ya. Padahal saya bisa beri dia banyak referensi kalau di baik sama saya. Huhhhhhhhhh dongkol tingkat dewa deh saya sama pak haji itu. Nama tokonya Prima Teknik, Jl J Leimena samping Misi Pasaraya Supermarket dan pemiliknya namanya Pak Haji Basir. Langganan saya dulu buat pagar rumah, pintu teralis, besi tangki air dan lainnnya. Namun sekarang saya sudah blacklist deh, menyia nyiakan  customer loyalnya.
  • Karena kecewa dengan tukang teralis pertama, saya sama Mr Big akhirnya memutuskan untuk cari yang lain, kami naik motor menyusuri jalan mencari toko sejenis dan akhirnya kutemukan satu tempat, kelihatanya orderannya  banyak dan saya singgah pun tanya tanya, ternyata yang menjelaskan itu anak buahnya, saya bilang mas saya sebenarnya kecewa dengan tukang las langganan jadi makanya cari yang “reliable” jujur saja pesanana saya tak banyak tapi setidaknya sebagai customer saya setidaknya di hargai dan tepati janji, kalau memang tak bisa kerjakan bilang tak bisa donk dari awal jangan selalu bilang ya ya ya saja padahal niatnya karena tak enak menolak proyek kecil kecilan, kalian kan hidup dari pelanggan nah kalau pelanggan terzolimi gimana, nanti rezeki menjauh loh, Si Mas yang jawab langsung bilang besok si boss akan datang ke rumah untuk ukur nanti setelah ukur baru bisa deal harga. Keesokan harinya saya di telpon yang bos nya, dan menanyakan alamat rumah, akhirnya si bos ini datang dan mengukur pintu yang mau di buat, setelah diukur aku pun nego harga, dia bilang beri dia waktu sehari buat menghitung besok via telpon dia akan putuskan, ke esokan harinya, saya tak diberi kabar saya pun inisiatif untuk menelpon, telpon pertama tak diangkat, lalu saya sms, akhirnya dia balas katanya lagi sholat tadi, lalu saya telpon lagi akhirnya diangkat, saya pun nanya dan bernegosiasi harga dan akhirnya walau alot akhirnya si bapak ini mengatakan okay setuju dengan penawaranku yang kadang drastis turunnnya namanya juga perempuan tukang nawar :-D. Dan dia janji sore nya mau datang lagi mengukur ulang. Sorenya dia tak datang, besoknya tak ada kabar. Mr Big yang melihat kejadian ini bener bener gemes tingkat dewa, stresss dengan perilaku pemilik usaha jasa yang begitu semena mena terhadap pelanggan, tak jujur bilang apa adanya kalau memang merasa tak cocok tak usah deal harga donk ya, bilang saja tak bisa dan kami dengan senang hati cari tukang las lainnya. Karena dongkol saya telpon kakakku di kampung dan hanya beberapa menit kakakku bilang, ayo ukur sekarang yang mau dibuat teralisnya nanti saya pesankan di sini dan dikirim ke Makassar harga 1/2 dari harga yang saya nego dari tukang pertama dan tukang las kedua. Dan hanya seminggu kakak saya datang memasangkannya sendiri dengan susah payah. Dapat harga miring, dibantu sama kakak sendiri dan semuanya beres. Alhamdulilah ya, kakak saya salah satu pahlawan dalam hidupku tentunya sebelum saya nikah dulu juga demikian. Kini ada Mr Big jadi pahlawan utama. Anyaway, MR Big jadi sangat dendam sama tukang teralis besi. Ternyata dari cerita tante juga demikian, tak ada yang on time dalam pengerjaan, sangat jarang pebisnis yang amanah dari pelanggan dan menghargai pelangganya dengan penuh ketulusan.
  • Karena optik tempat dia memesan kacamatanya yang ber label nasional menjanjikan waktu 7 hari namun ternyata 9 hari baru datang hasil pesanannya, kalau saya sih tak masalah tapi bagi Mr Big jika menjadi pengusaha mesti bisa di percaya sama customer jangan menjanjikan sesuatu yang tak bisa di tepati, hal kecil sangat berharga. Integritas perusahaan jasa pun di pertanyakan.
  • Kalau ada acara pengajian dekat kompleks acaranya sehabis maghrib dan undangan pengajian baru datang jam 5 sore. Ini juga buat dia uring uringan dan dongkol, katanya kenapa semuanya mendadak tak ada planning, bukan cuma pengajian yang suka dadakan, undangan kawin, undangan akikah, telpon dari ku untuk nonton filem di bioskop karena ada proyek loyalty customer dikantorku, filem jam 4 mainnya saya telpon mr big jam 3.55 pm suruh datag ke mall, dan dia emosi karena saya juga ikut ikutan dadakan dan tak memplanning jauh hari sebelumnya. Manaketehe saya juga kan dapat info dadakan dari teman dan saya selalu memanfaatkan peluang wkwkwk itu jawaban pembelaanku. Apakah ini termasuk not reliable…….hmmmm maybe not maybe yess…!!
  • Murid muridnya yang les dirumah, jadwal sudah di tetapkan namun dengan mudahnya si anak anak ini membatalkan kelas tanpa konfirmasi atau tak datang sama sekali namun tak ada berita, dia sangat BT tingkat tinggi kalau di perlakukan seperti itu.
  • Murid muridnya telat bayar uang les, ada satu muridnya yang memang sangat sederhana, dia kerja sambil kuliah, mengaku besar di panti asuhan karena orang tua nya tak mampu. Nah mekanisme pembayaran di Mr Big adalah dua kali bayar karena kami tak mau memberatkn si anak ini, dan akhirnya poses belajarnya pun mulai. dan pada akhir bulan si anak murid ini minta maaf katanya untuk pembayaran pelunasan dia minta kelonggaran karena gajinya belum masuk, nanti awal bulan depan. Mr Big sebenarnya marah dan kecewa, karena kenapa orang sudah tahu bahwa kalau mau les mesti siapkan dana sesuai kesepakatan awal, tak seharusnya alasan gaji telat menjadi tumbal untuk telat bayar kewajiban, urusan pembayaran gaji si siswanya bukanlah urusan mr big, ini bukan cuma satu anak tapi ada anak lain yang alasan anaknya ujian di sekolah jadi break 1 bulan dan pembayaran pelunasan pun belum ditunaikan. Ini menurut mr big juga sangat “Not Reliable”
  • Janji ketemuan yang selalu jam karet, misal kakak saya janji Mr Big mau datang ke rumah katanya sore, Mr Big tanya sore jam berapa, kakak saya bilang jam 4 an. Mr Big sudah BETE habis menunggu kakak saya munculnya jam 8 malam, dia anggap enteng karena Mr Big kan dirumah katanya ternyata versi Mr Big yaaaaaa mbok dibilangin kalau datangnya telat jadi dia bisa beraktifitas juga diluar selain menunggu. Arghhhhhh dia sangat benci kejadian kejadian seperti ini.Dia benci jika kita tak menghargai waktu dan komitmen janji.
  • Janji tukang jahit kami menjahit beberapa baju buat saya dan Mr Big, dan satu per satu jadi cuma lama, 1 baju bisa 2 bulan dan hanya janji terus sekarang sudah masuk bulan ke tujuh dan saya baru ambil 2 baju terakhir saya, minggu depan di janjikan semuanya selesai. Mr Big sudah capek katanya bolak balik kesana rumahnya jauh lagi masuk lorong dan pernah kita parkir mobil disana kena coret pula. Hiks dan kami sudah putuskan untuk pindah cari tukang jahit lainnya, capek dengan janji janji waktu yang molor padahal awalnya on time dan bagus. Ya sudahlah susah memang mendapatkan orang yang bisa terpercaya dalam service dengan ketepatan waktu sesuai komitmen awal. Capekkk deh kata Mr Big.

Sebenarnya masih banyak yang buat dia selalu berteriak “why all people become not reliable in this country” dan saya cuma bisa bilang ” Not all Honey,look at me, i am a very reliable person ” dan dia akan selalu bilang ” yaahhhh yaahhhh yaahhhhhhh” sambil menggeleng geleng!

Ini semua membuat dia stress berat dalam berkegiatan, selain kesemrawutan di jalan raya, ke aroganan tetangga soal parkir, sikap ke tidak enakan orang Indonesia yang berlebihan dan berbuah kepalsuan dalam tindakan karena tak enak ngomong tidak adalah hal yang paling dia benci. Namun saya selalu bilang ke dia, apapun lingkungn dia berada ya tetaplah menjadi pribadi yang reliable dan menghargai waktu dan orang lain, jangan ikut ikutan melanggar lalu lintas, dan tetap on time apapun kondisinya. Inilah episode bagi Mr Big untuk bisa melihat dengan bijak, memahami dan jangan ikut ikutan kalau bisa beri arti yang positif bagi lingkungan. Walau merubah lingkungan menjadi baik adalah hal yang sangat berat tapi begitulah hidup ini kadang selalu indah….bukan begitu kawan kawan!

Advertisements

Tagged: ,

10 thoughts on “Not Reliable

  1. nyonyasepatu April 8, 2014 at 7:52 am Reply

    Kalo kata temen si matt, kalo mau ngeblend sama org medan mesti bertigkah seperti orang Medan juga hihi

    • siti April 8, 2014 at 7:55 am Reply

      hahahhah nah itu dia kalo Matt mungkin enak bisa adaptasi cepat kalau mr big uhhhh sussahhhhhhhh adaptasinya… nih…

      • nyonyasepatu April 8, 2014 at 7:59 am

        Matt perlu 4 tahun sampe bisa kayak sekarang hihi

      • siti April 8, 2014 at 8:02 am

        iya ini awal tahun pertama terberat nih buat adaptasi mr big ……..kadang saya yang stress sendiri melihatnya

      • nyonyasepatu April 8, 2014 at 9:08 am

        Sabar. Kalo kayak matt kemaren kan dia gak punya pilihan karena hrs tinggal di hutan jadi mau gak mau hrs bisa supaya bs survive. Semangat Mr. Big

      • siti April 8, 2014 at 2:45 pm

        luar biasa deh semangatnya Matt…. saluttt

      • indah April 8, 2014 at 9:50 am

        Sama mbak kaya suami ku, dah 7 thn di medan masih aja ttp merasa org medan kurang reliable. Tapi ya di sabar2in aja lah, namanya juga merantau di negeri orang.. heheh.. cuma kadang yah emang bener2 bikin darah tinggi..

        mbak nyonya sepatu dimedan juga yah?? kenalan donk..

      • siti April 8, 2014 at 2:45 pm

        oh ya mbak indah lama juga di Medan bisa kenalan dan copy darat sama mbak Noni donk si nyonya sepatu 🙂

    • cerita4musim April 9, 2014 at 3:10 pm Reply

      Exactly 🙂

      • siti April 9, 2014 at 3:12 pm

        Tos dulu mbak….kalo gitu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: