Advertisements

Cerita Pemilu tahun 2014


 

Semoga pilihanku adalah sosok amanah dan bisa membawa manfaat untuk NKRI !

Semoga pilihanku adalah sosok amanah dan bisa membawa manfaat untuk NKRI !

Hari ini akhirnya tiba juga untuk mencoblos, hari yang sudah sejak lama dinanti oleh para caleg dan bahkan setahun sebelum hari ini jalan jalan sudah mulai dipenuhi sama baliho, sepanduk berisikan foto foto caleg yang mau di kenal sama masyrakat. Sampai jujur tadi pagi saat mencoblos di TPS 26 sekitar rumahku itu saya malah mencoblos sembari menghayal dulu, mengingat nama nama dan melihat caleg nya, kebanyakan saya pilih wanita muslimah berhijab, ya semoga saja caleg yang saya pilih ini benar benar memperjuangkan hak perempuan dan berbagai misi lainnya.  Beberapa caleg yang menyebarkan selebaran ke rumah pun tak membuatku memilih mereka. Bismillah saja semoga mereka yang terpilih nanti amanah.

Kalau waktu mecoblos saat pemilu untuk calon walikota Makassar Tahun lalu, saya sendiri sama tetanggaku yang berangkat, namun tadi pagi Mr Big mau ikutan, jadinya kita naik motor soalnya ternyata TPS ku agak masuk ke jalan kecil dan tersembunyi. Yang lucu aku dapat 5 surat suara dirumah, nama bapak, nama kedua kakak dan satu adik, padahal yang domisili sama aku disini cuma adikku walau dia sukanya sekarang bolak balik sulawesi tengah dan Makassar, semalam aja dia dah terbang kesana katanya dia ada proyek *tsahhhh serasa dia owner kontraktor saja anak itu, akhirnya dia gak ikutan mencoblos deh. Dan sisanya surat suaranya saya buang donk, kok bisa ya tata tertib kependudukan kita ini kok tak otomatis menghapus file orang yang sudah tak domisili atau setidaknya kan sudah program E KTP nih, seharusnya semua warga yang tak datang mengaktifkan kartu keluarganya di Catatan Sipil ya mesti dihapus di KK, padahal kedua kakak dan bapakku kan mereka ada KTP di rumah masing masing. Setiap pemilu selalu saya dapat banyak surat suara.  Memang dulu waktu aku buat KK disini semua saya daftarkan tapi kan tak semuanya ambil KTP Makassar soalnya memang orang tua saya tak tinggal disini.

Makanya karena kasus semacam ini pula saya sangat ingat salah satu sepupuku pernah cerita bahwa waktu pemilukada tahun kemarin ada oknum tertentu malam harinya mendatangi rumahnya dan mau membeli surat suara yang nganggur kebetulan dia dapat beberapa surat suara buat adiknya yang ternyata adiknya kan domisili di luar Makassar. Dan akhirnya surat suara itu dihargai 100 ribu untuk satu surat. Kayaknya dia dapat 200 ribu deh. Wah kecurangan kayak gini yang masih sulit nampaknya diberantas. Memang sih kesalahan juga tak sepenuhnya oknum tersebut tapi sepupuku juga termasuk yan tidak benar.

Tadi pagi saya sempat terncengang, jadi ketika selesai mencoblos, kami langsung jalan jalan ke rumah tante yang tak jauh dari rumah, disana juga tante dan anak anaknya sudah selesai mencoblos juga. Dan sang tante bercerita bahwa semalam ada yang datang kerumah dia, yaitu suruhan ibu RT yaitu tetangga seblah rumahnya, tahu apa yang dibawa? tiga buah piring mangkok merk vicenza, dan titipan bahwa tolong di coblos partai ini dan nomor ini dengan nama ini, ya secara tanteku pintar sekali memanfaatkan peluang, dengan sumringah dia terima aja tuh upeti dan kertas kartu nama titipan caleg yang nampaknya rela merogoh koceknya untuk membeli upeti dengan membeli perlengakapan rumah tingga dan menugaskan kepala RT untuk membujuk warganya dengan memberikan sejumlah barang barang kesukaan ibu ibu.

Dan tadi subuh, sebelum acara mencoblos tanteku ada dapat rezeki lagi, salah satu tetangga bawakan satu lusin gelas minuman dan membawa titipan brosur caleg yang mesti di coblos, dan sang tante seperti biasa menerima semua yang memberikan nya serangan fajar. Kalau beberapa kasus yang pernah saya dengar bahwa banyak caleg yang melakukan serangan fajar ke warga sebelum hari H.  Dan serangan fajar itu dengan memberikan sejumlah uang, atau biasa paket sembako per rumah. Sekarang nampaknya serangan fajar nya berubah bentuk menjadi gelas minuman, mangkok dan perlengkapan rumah tangga yang jadi idaman para ibu ibu.

Dan tante ku karena happy sekali ya terpengaruh juga akhirnya, mencoblos yang melakukan serangan fajar terakhir di subuh hari tadi. Saya sempat berargumen secara sehat sama tante bahwa ” Indikasi caleg ber ahlak buruk sudah bisa dilihat dari awal di minta dukungan dengan cara yang tidak benar, menyogok warga, ini baru awal mau dipilih, bagaimana nantinya kalau dia terpilih selama lima tahun akan bertindak lebih buruk lagi, memanfaatkan jabatan untuk memperkaya diri sendiri”, kalau saya mungkin  akan terima upetinya tapi saya tak akan memilih caleg caleg yang melakukan cara kotor seperti itu.

Waktu saya telpon ibu tadi siang, ibu bercerita bahwa di sana, Caleg nya membagi-bagikan sarung buat warga biar terpilih wah ternyata budaya korup dimana mana masti ada hingga saat ini, mimpi negeri ini terbebas dari para pemimpin yang korup, amanah dan benar benar bekerja untuk kesejahteraan rakyat nampaknya masih jauh, masih menjadi PR kita semua. Semoga era bebas korupsi yang sering di dengungkan itu akan tiba suatu hari nanti.

Harapan terbesar saya di Pemilu kali ini adalah semoga persiden terpilih nanti adalah seorang yang amanah dan bisa membawa negeri ini ke arah yang lebih baik. Semoga………………Aamin !!!!

Advertisements

Tagged: ,

6 thoughts on “Cerita Pemilu tahun 2014

  1. nyonyasepatu April 9, 2014 at 3:26 pm Reply

    Di deket rumah untung gak ada yg begituan

    • siti April 9, 2014 at 3:27 pm Reply

      iya ternyata disini banyak terbukti tuh atribut caleg masih mengotori jalan jalan yang seharsnya dari minggu tenang sudah di cabut……………

      • nyonyasepatu April 9, 2014 at 3:29 pm

        Kalo yg itu msh bny bgt tp yg kasih2 hadiah belon kedengeran

      • siti April 9, 2014 at 11:48 pm

        iya malah ibu saya cerita klo di daerah caleg 2 main duit loh… sedih mendengarnya

  2. Erit07 April 9, 2014 at 4:33 pm Reply

    Main sogok,kelihatan banget bila naik jabatan nanti pasti akan berusaha mengambil harta rakyat…

    • siti April 9, 2014 at 11:49 pm Reply

      iya sehari sebelum pemilu mereka bagi 2 duit .. sedih mendengarnya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: