Advertisements

Menjamu tamu


menjamu tamu OK

Cerita ini dikisahkan karena akhir akhir ini adik ku “king” tiap hari sibuk ngerjain proyeknya sama teman temannya di kantor MB diseblah, rumah kosong yang berantakan dan ditempati MB ngajar beberapa murid private nya. Nah si King nih tiap hari ada saja dia bawa temannya, karena dia baru balik dari Palu dan mulai mengurus projek bersama teman temannya yang datang silih berganti tiap hari. 

Nah dulu kalau ibu saya suka bilang kalau mau undang teman  kerumah kasih tahu dulu ya jangan dadakan biar ada jamuanya, pantang kalau ada tamu dan tak dikasih minum dan  kue kecil atau snack makanya kalau ada tamu dadakan biasanya ibu saya selalu biang  ” akhh tak ada teman minumnya nih, karena tak ada persiapan, kasihan tamunya makanya lain kali info kalau mau undang teman ”  . Karena kebiasaan kita kan tamu nya memang semua tiba tiba, tak ada jadwal, dan terus terang saja saya juga ini hobby sekali silaturrahmi ke rumah teman dan kadang dadakan,  ada beberapa tempat yang favorit saya kunjugi, satunya rumahn sahabat yang ada taman dibelakang rumahnya, dulu kita suka minum teh sore sore disana sambil duduk duduk berkhayal masa depan yang selalu indah, rumahnya adem, tentram dan damai,  di keluarga itu layaknya “keluarga cemara” keluarga panutan semua orang, setiap kami ke rumah itu pemilik rumah walau anaknya tak ada, tetap  menjamu kami , tante dan om sangat gaul sama teman kesemua anaknya. Teh sore dengan pisang goreng, atau snack pasti selalu ada.Makanya saya kadang rasa tak enak keseringan kesana soalnya di jamu terus. Apalagi rumahnya juga strategis belok sedikit dari jalan besar dan sampai deh, makanya mudah aksesnya kesana.

Bahkan kami kadang terpaksa makan siang atau makan malam, sampai solat berjamaah bersama, dan ternyata jamuan itu sangat melekat sangat dahsyat di otak kami yang memang hobby makan maklum anak kost wkwkwk, dan ada satu lagi rumah Maria, dimana rumah putih besar dan sangat strategis lokasinya di pinggir jalan besar dan ada si Mami ( Mami Maria ) yang hobby memasak,  tiap hari Mami memasak kue, masakan Arab, dan makanan enak lainnya.

Posisinya yang di tengah kota dan strategis membuat kami menjadikannya tempat persinggahan yang nyaman & ada snack selalu tersedia. Empat tahun masa kuliah begitu indah, namun setelah kami bekerja dan menikah dan hidup dengan kesibukan masing masing sudah jarang kami bertamu dan melakukan ritual menikmati jamuan enak di rumah kedua sahabatku itu. Pernah suatu hari Mami bercerita bahwa salah satu pembuka pintu rezeki adalah ketika ada tamu dan wajib di jamu,apapun itu walau cuma sedikit cemilan yang ada,  kalau perlu selalu siapkan, beli persediaan,stock saja,  itu adalah berkah bagi pemilik rumah. Dan itu keharusan yang yang di instruksikan oleh Om ( Alm bapak Maria ) selalu punya stock makanan buat tamunya yang ramai terus tiap hari, pantang tak ada makanan dirumah itu.Dan dijamin rezeki akan lancar, dan terbukti di kedua keluarga sahabat ku ini, rezeki mereka tak pernah terputus, rumah mereka selalu penuh dan dikunjungi orang.  Apalagi kami-kami sangat doyan kesana.

Kata kata itu selalu terpatri di otakku, makanya saya selalu memposisikan diri ketika zaman kuliah ababil dulu saya suka kunjungan ke rumah kedua sahabatku ini selalu punya expectacy minimal ada minumlah, dan kalau ada kue wow sudah membuat kami bahagianya selangit. Begitupulalah saya memandang tamu tamu adekku yang  biasa datang dan King sebagai penerima tamu kadang sangat cuek dengan tamu nya. Jadi saya biasa stock teh kotak di rumah, setidaknya ada minumanlah, kadang biasa ada stock biskuit karena buat persediaan saya main tennis dua kali seminggu.

Saya selalu percaya bahwa “Tamu itu wajib di muliakan”  karena saya sendiri ketika bertamu ke rumah orang dan diberi minuman akan sangat senang, apalagi kalau ada kue special………..:-) , ini sih luar biasa. Saya yang akhirnya cukup dewasa sekarang*tsahtepukjidat,  menyikapi hal ini. Lagian yang berkunjung kesini jarang, maklum kami kerja sepanjang hari, paling week end ada dirumah di siang hari, karena rumah ku tak persis di pinggir jalan, dan kurang strategis jadi kalau kawan kawan mau kesini mesti niat dan benar benar ada perlu.

Paling cuma tanteku yang tak jauh dari rumahku. Dan yang paling banyak ya kawan kawan adikku saja.  Kata Mami lagi ( Maminya Maria ), hidup ini tak akan miskin dan melarat karena kita menjamu tamu dengan baik, malah rezeki nya akan bertambah.  Dan ini budaya kita di timur selalu siap siaga siapa tahu ada tamu dadakan datang tak diundang, karena tahu sendiri kan budaya kita silaturrahmi dadakan sering saya lakukan sampai saya yang terkejut beda dengan MB dan keluarga besarnya di US sana, malah sang ibu tak akan ke rumah anaknya ( adiknya MB ) kalau sang anak tak undang ibu nya datang.Semua harus janjian, kalau gak janjian ya harap maklum tak akan di terima.

Namun kalau benaran janjian wah jamuannya benar benar niat, snack dan menu akan khusus disiapkan karena udah setting jauh hari sebelumnya. Kalau kita disini mah, anytime tante bisa datang kadang lagi tampang lucek dengan sarung tiba tiba datang ketok ketok pagar, MB aja sering terbirit birit karena banyak nya tamu dadakan yang datang kerumah. Terus dia tanya , emang ada janjian?  saya bilang ohh tidak kebetulan itu teman SMP ku yang kebetulan lewat karena mau kunjungi rumah ortunya di blok belakang rumah kita………………………ya si MB cuma geleng geleng  kepala.  Makanya nyetok minuman atau snack sangat perlu dan walau cuma teh kotak atau air mineral saja tamu sudah senang.

Apalagi kalau datangnya pas lagi siang bolong dan asik bergossip tentang masa lalu pasti akan haus jadinya……………..dijamin akan butuh minum pelepas dahaga…………..apalagi kalau jamuannya kayak di foto dibawah ini, dijamin aku akan datang tiap hari 😀

Minggu lalu silaturrahmi ke rumah Mammi dan ini hanya camilan kecil dirumah itu, klapertartnya enak dan martabaknya aku bawa pulang segala buat MB saking enaknya! we love u Mami & Maria

Minggu lalu silaturrahmi ke rumah Mami dan ini hanya camilan kecil dirumah itu, klapertartnya enak dan martabaknya aku bawa pulang juga buat MB saking enaknya!!

Advertisements

Tagged:

13 thoughts on “Menjamu tamu

  1. titintitan April 16, 2014 at 4:33 am Reply

    nampak enaaak ^^

    • siti April 16, 2014 at 4:55 am Reply

      hahhah iya enak sekali sampai semuanya kami habiskan… 🙂

  2. pursuingmydreams April 16, 2014 at 8:01 am Reply

    Aku jadi ingat sodaraku, tiap kali keluargaku berkunjung pasti harus makan dulu baru boleh pulang. Kadang aku & keluarga sengaja ga telp spy yg punya rumah ga sibuk masak, ehhh selama kita ngobrol2 malah anak2nya masak.
    Mbak Siti klo jamuannya spt di foto terakhir aku akan betah bangett 😀 .

    • siti April 16, 2014 at 8:51 am Reply

      iya betul mbak……….si MB skrg suka juga ikut2n sm saya kalau silaturrahmi soalnya biasanya ada snack nya hahahha

      • pursuingmydreams April 21, 2014 at 6:24 am

        Gpp ikut silaturrahmi mbak, kan jarang2, asyik klo pas yg punya rumah menyungguhkan hidangan yg enak2 😀 .

      • siti April 23, 2014 at 4:48 am

        Betul mbak

  3. mama hilsya April 16, 2014 at 12:14 pm Reply

    asiiiik.. kalo ke Makasar aku mampir aah, hahaha

    • siti April 16, 2014 at 12:42 pm Reply

      yukk mareee tapi pastikan saya ada di kota ini yaahhhhh

  4. rianamaku April 16, 2014 at 12:23 pm Reply

    klapertartnya enak deh bikinya gimana itu…?

    • siti April 16, 2014 at 12:43 pm Reply

      haha iya si Mami itu di kulkasnya banyak kue dan beda beda tiap hari………… pantasan orang orang di rumahnya pada subur subur semua ……………

      • rianamaku April 16, 2014 at 12:44 pm

        hahahah tapi seneng kan maminya rajin bikin makanan

  5. cerita4musim April 20, 2014 at 8:21 pm Reply

    prinsip yang aku anut juga 🙂

  6. siti April 20, 2014 at 10:53 pm Reply

    Kalo disana tamu dadakan ada nggak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: