Advertisements

Gara gara pisang


Gambar atas yang seharusanya di beli, gambar bawah yang terbeli, kayaknya warnanya saja sudah beda kan !hmm!!

Gambar atas yang seharusanya di beli, gambar bawah yang terbeli, kayaknya warnanya saja sudah beda kan !hmm!!

Beberapa minggu ini sejak sakit saya mesti makan buah tiap hari, sejak di rumkit kulkas penuh buah, nah sampai di rumah satu per satu buahnya mulai ludes karena dalam sehari mesti makan serat yang cukup. Nah buah favoritku sebenarnya buah pier, pisang dan apel, namun yang paling mudah di beli dan mudah saya makan adalah ya buah pisang, tahu kan pisang Ambon yang warna hijau dan panjang atau pisang emas ( yang sering di beri makan  burung, bentuknya kecil sekali ) itu biasa ada sebagai makanan pencuci mulut di kantor di pantry, saya paling suka pisang kecil itu. Saya sejujurnya disuruh makan pepaya, biar enak dan lancar pencernaan pasca operasi, saya hanya menghabiskan 1/4 pepayaku dalam  10 hari karena saya tidak suka.

Dari dulu saya tidak terlalu suka makan pepaya,  karena ribet, bentuknya besar, mesti telaten di potong-potong kecil dan saya biasa makan dengan garpu, buang bijinya.. pokoknya ceritanya akan panjang deh kalau makan buah pepaya, sama sih dengan apel. kalau apel saya juga mesti potong potong dan taro di piring baru makan satu satu, bukan tipical yang langsung gigit saja, entah karena malas atau saya gak sanggup menggigit.

Makanya pilihan alternatif paling enak adalah beli pisang saja, pisang adalah buah tersimple deh, sisa ambil satu dan buka kulitnya dan makan deh, sudah tak perlu cuci buahnya lagi, tak perlu ribet ambil pisau atau ambil garpu, makanya aku suka sekali sama BANANA!Karena faktor malas pulalah saya sudah tak membuat juice lagi. Pokoknya capek nyuci juicernya yang berat dan ribut, minumnya cuma 5 menit, mencuci juicernya 3o menit  fiuhhh..!

Biasanya sepulang kantor menuju rumah ada dua penjual pisang yang saya lewati tak terlalu berjauhan, ibu ibu tua yang punya gerobak kios kecil di pinggir jalan yang buka sampai malam, biasanya penjual ini menggantung pisang Kepok  atau Pisang Raja, Pisang Tanduk, pisang emas ( kecil ) yang ini yang selalu saya beli, pisang Ambon juga ada. Tadi karena lupa, dan saya sudah kelewatan jadinya baru ingat setelah di rumah, dan lihat di meja pisang sudah habis. Aku minta tolong lah si MB buat belikan di tempat biasa.Ini kali kedua saya minta tolong belikan pisang, sebelumnya biasanya kami sama-sama beli, saya pernah beli pisang Ambon dan pisang Kepok  untuk di buat pisang goreng.

Waktu pertama minta tolong dia, saya tekankan bahwa cari pisang paling kecil ( Pisang Emas ) di tiap kota namanya berbeda kalau dikampungku bapak saya suka bilang “Pisang Nona” dan biasa di kasih makan burung ( Versi saya ini pisang yang sering dikasih makan burung yang pintar bicara, versi  MB pisang itu semua kecil, semua sama saja, di Amrik sana yang sering dia beli cuma Pisang Susu,  dan semua bisa dikasih makan burung, dan burung makan semua pisang ), dan kedua saya tekankan bilang sama penjualnya mau beli “Pisang Nona” atau pisang kecil. Dan berangkatlah MB ke sana dan beberapa saat kemudian pulang dan mententeng se sisir pisang Kepok yang sudah matang, sudah kuduga pasti salah beli. Entah dia nanya atau cuma lihat sekilas dan langsung beli. Harganya sih tak masalah biasanya memang Rp 5,000 perak kalau se sisiri pisang Emas,  Kepok atau lainnya, kalau beruntung ada mas yang suka naik motor tiga roda bawa segerobak pisang di jual setandang pisang emas cuma 5000 perak, namun Mas ini cuma kadang ada kadang tak ada. Nah MB pun kesal karena dianggap ini termasuk pisang kecil, entahlah apa karena sama sama warnanya kuning atau memang orang luar cuek soal pisang karena di negaranya tak ada pohon pisang ………….!

Tentunya sebagai istri solehah saya pun menerima pisang Nipah/kepok ini dengan lapang dada, keesokan harinya sempat saya buat pisang goreng, itupun si MB kayaknya tak suka deh makan pisang goreng, jadi yang makan saya aja sama adekku. Nah setelah kejadian itu saya beli sendiri pisangnya yaitu Pisang Emas, dan bilang ini nih yang saya sukai dan saya mau makan tiap hari biar BAB ku lancar. Seminggu penuh pisang itu di meja makan baru habis, dan hanya saya yang makan memang. MB tak doyan pisang memang.

Karena dari semalam sudah habis, tadi sepulang kantor rencananya mau beli tapi kelupaan, jadilah MB saya minta tolong keluar jaraknya cuma 1 km dari rumah, awalnya saya sendiri yang mau keluar naik sepeda motor MB saja, ekh karena ribet mesti pakaian dan jilbaban lagi jadinya ya simple aja si MB kan sisa ambil helm dan berangkat. Jadilah dia ku ingatkan, pisang kecil kayak kemarin yaa….. dan dia sempat ragu dan takut salah beli lagi, tapi saya super yakin karena MB kan lihat pisang yang seminggu di meja makan.

Dan pulang pulang dia beli mie goreng kesukaan kita berdua dan se sisir pisang, dan pisangnya adalah Kepok lagi dan sudah matang, sangat cocok di buat pallu butung saja 😀 ! Mengetahui dia salah lagi dia sempat kesal dan bilang “Tuh kan cuma itu kok pisang disana yang paling kecil”!!! Padahal sempat kok saya lihat tadi ada 3 sisir pisang emas di kios cuma saya khilaf aja lupa singgah baru ingat mau beli saat dirumah. Namun sebagai istri yang baik dan sabar lagi saya bilang tak masalah kan pisangnya bisa saya goreng besok pagi…. sembari dalam hati gemes juga sebenarnya……………. kok bisa bisanya ya gak bisa bedakan pisang emas sama pisang Kepok sih……memang sih semuanya kuning warnanya tapi kan bentuknya beda donk………. yaa semuanya bisa di makan burung ya memang bahkan semua mahluk juga bisa makan pisang ini……………….gossssprabhaaaaaaaaaaaaaaaaa100x!!!

Begitulah beberapa benturan yang biasa terjadi, hal sepele aja bisa berbeda persepsi, jadi memang harus selalu bisa appreciate dan kompromi satu sama lain, maklum lah saya sudah hidup dengan pohon pisang dan pisang adalah buah yang jadi bagian hidup kita dari kecil dan  sebagian besar  wilayah Indonesia pasti tumbuh pohon pisang kan,  dan MB cuma biasa komsumsi pisang susu yang harganya sebiji mahal sekali di kampung nya sana,  bahkan dia pertama kali lihat pohon pisang ya pas ke Indonesia saja……………….!! Jadi saya sangat mengerti kalau MB cuek akan bentuk pisang yang beragam di sini…………..!!! So No Problem Honey, i will eat the banana no matter what  because it just all same still Banana, and i am still love you….Hug MB 🙂

Demikian breaking news tentang episode pisang hari ini…………. 🙂

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Tagged: , , , , ,

7 thoughts on “Gara gara pisang

  1. kayka May 8, 2014 at 9:34 am Reply

    gak heran sit, orang2 disini juga begitu mereka hanya mengenal satu dua model pisang saja. gak ada pohon pisang kan, judulnya boleh ngimprot semua 😀

    ah jadi betul2 kangen dgn keanekaragaman pisang yang ada dinegara kita.

    salam
    /kayka

    • siti May 8, 2014 at 9:41 am Reply

      hahhhh benar ya mbak? wahhh kalo gitu gak jadi marah sm MB deh… iya MB bilang ternyata pisang itu macem macem yaaa….

      • kayka May 8, 2014 at 9:59 am

        iya loh sit, satu pisang utk dimakan, model satunya lagi utk diolah (direbus, digoreng atau ditumis)

        btw suami saya juga sukanya pisang segar biasa yang gak diapa2in 🙂

        salam
        /kayka

      • siti May 9, 2014 at 1:03 am

        MB gak suka pisang … dia lebih suka apel … sama buah pier.. padahal i love banana..hahahah

  2. neng fey May 8, 2014 at 10:44 am Reply

    knapa ga dikasi tau aja nama pisangnya hihihi, ribet amat jadinya :p

    • siti May 9, 2014 at 1:02 am Reply

      sudah dikasih tahu, tapi mungkin dia salah sebut..dan dia pikir semua pisang sama aja sama sama warna kuning dan sama sama di makan burung lol

  3. sapienzadivita August 22, 2014 at 3:00 am Reply

    Padahal pisang dibuat banana split paling enak. Apalagi pisang sudah jadi bahasa internasional minion banana banana!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: