Advertisements

Always speak up your mind


Pengen berbagi cerita lagi tentang “speak up your mind” yang selalu di dengungkan si MB setiap saat, katanya di negeri ini semua orang malu malu bicara tentang apa yang ada dalam pikiran mereka, malu berargumen, malu mengungkapkan sesuatu jika dirasa kurang enak bagi orang lain. Kalau MB selalu mengatakan kenyataan pahit apa adanya, tak pernah berusaha membalut sesuai negatif dengan kata kata manis. 

Beda sekali dengan saya biasanya sungkan kalau ada yang kurang enak untuk di jelaskan, maklum lah saya di edukasi dengan gaya timur, makanya kalau kita berantem biasanya dia sih bukannya diam malah mengungkapkan ketidaksukaannya pada sesuatu misalnya kalau  tak suka sama tingkah tetangga asal parkir ya dia  bilang dengan suara keras… sedang cara saya ya diam saja dan beri isyarat berupa pot depan pagar 😀 namun kadang isyarat sopan saya masih belum masuk di otak mereka, masih juga parkir. Makanya MB emosi jiwa.

Nah MB pulalah yang membuat saya beranikan diri submit cuti besar kemarin, padahal saya sudah negatif duluan karena pengalaman senior saya tak pernah ada yang di approve kecuali diluar divisi sales, MB memberikan saran ya “speak up your mind, tell them you wanna visit my country, no reason for them to reject ” ya benar juga sih kata dia. Kadang saya takut ngungkapkan sesuatu karena takut di tolak duluan. Padahal kadang dengan alasan kuat keinginan dan ide ide kita di otak bisa tersampaikan dan pengambil keputusan bisa beri keputusan terbaik.

Contoh kecil pengaplikasian “speak your mind” di pekerjaan saya, ingat tahun 2011 awal tahun, ada meeting tri wulan di Manado, waktu itu saya masih di Manado, di meeting review 3 bulanan ini bos dan big bos saya kan ikutan juga, setelah review achievement kami sejenak membawa bos bos ini ke Bunaken buat snorkling dan saya masih ingat sekali selagi di kapal berkaca buat melihat ikan ikan di laut, saya menjelasakn ke salah satu bos tentang sudah 4 tahun lebih saya di Manado dan sudah seharusnya HRD memutasikan saya, kalau bisa kembali ke kota asal  dengan alasan dekat sama keluarga dan aku tambah lagi bahwa saya ingin menikah. Suatu keajaiban terjadi, disitu ada big bos saya yang dengar dan beliaulah yang memegang kendali soal mutasi karyawan.

Kebetulan waktu itu ada postingan satu tempat di Makassar yang waktu itu di plot rekan junior saya yang di kota Sorong yang mau di tarik ke Makassar namun setelah salah satu bos perempuan yang mensupport saya, dengan suggestion bahwa memindahkan saya dari Manado ke Makassar akan menimbulkan cost lebih rendah dibanding memutasikan rekan saya dari Papua, uang pindahnya bakalan buanyak, kan perusahaan akan selalu mencari cost lebih kecil. Dan tak beberapa lama di atas perahu itu juga bapak Big Bos ini menelpon HRD kantor pusat, nanyain  SK ( Surat Keputusan ) mutasi sudah di sign belum, kata HRD pusat belum, dan saat itu big bos bilang aku mau ganti plot orangnya jadi di hold dulu.

Wah luar biasa saya terperanjat saat itu, wowww serasa mukjizat terjadi, dan sejak itu bos langsung saya sudah pastikan saya akan balik ke Makassar sisa menunggu bulan Agustus. Dan saya ingat ya tangga 2 Agustus 2011 saya terbang kembali ke Makassar bersama ibu dan tanteku yang datang ke Manado bersama kakak cowok saya sekalian jalan jalan terakhir disana sebelum pindah. Coba bayangkan jika seandainya saya tak ungkapkan keinginanku waktu itu yaaa mungkin saya masih di Manado, walau jelas di aturan HR tiap perusahaan untuk jangka tertentu seoarng karyawan/ti di sebuah kota / wilayah namun tak semuanya berjalan sesuai aturan, makanya kita nya yang selalu harus cerdas mengungkapkan setiap keinginan kita.

Pernah coba buku The Secret nya Rhonda B ? , nah disitu inti buku nya adalah  Ungkapkan lah keinginanmu ke alam semesta dan alam semesta akan menjawab “Your Wishes is My  Command”!!Isi buku sih simple bagaimana kita ungkapkan semua keinginan kita dan alam semesta yang akan memprovide semuanya. Maknanya mengkomunikasikan sesuatu / keinginan kita itu. Banyak contoh kasus sih yang saya alami, seperti proses mutasi saya, atau kayak bulan ini kan saya bakalan ulang tahun, nah jauh hari sebelumnya saya sudah bilang ke MB buat belikan saya kado, tahu kado yang saya minta dari MB?… sangat simple, sebuah buku di Toko Gramedia mengulas tentang cara trading saham, waktu jalan jalan kesana aku tunjukkan ke dia untuk belikan bukunya sebagai kado ultah.Daripada dia memberi sesuatu yang bukan prioritas kebutuhan saya. Jadinya enak nanti, gak usah beli buku lagi sisa dibaca. Daripada dia buat kejutan ternyata salah ya mending i speak up my wish:-)

Tadi di pantry juga  waktu dikantor aku sama beberapa senior nasehatin aku, buat speak up my wish untuk pindah di divisi saja, maklum beberapa curcolan ku di beberapa postingan lalu tentang betapa jenuhnya saat ini posisi saya, sudah 7 tahun berkutat di kerjaan yang sama walau sudah tugas di beberapa wilayah berbeda.  Senior saya itu mensupport saya buat curhat saja sama bos lain yang memang butuh bawahan dan ada posisi kosong yang tentunya masih di Makassar.

Kalau mereka tahu keinginan saya ketika proses plot orang orang di tempat yang kosong mereka bisa ingat saya kan sudah bilang sebelumnya nah loh kalau belum pernah bilang mana mereka tahu, dan itu benar masuk akal.Salah satu sahabat saya berhasil pindah ke divisi lain juga setelah melakukan strategi “speak up ur mind” ini ke bagian HR  dan ke beberapa divisi lain yang potensi untuk dimasuki, dan tak sampai setahun keinginannya di kabulkan.

So berkaca dari semua itu aku akan selau speak up my mind deh, intinya kan kita sudah speak up, berarti itu sudah bagian effort terbaik dari kita..dalam hidup ini semua mesti pakai strategy dengan cara smart untuk menggapai semua impian. Semua ada proses dan caranya. Dan ketika kita sudah speak up yang ada dalam hati rasanya plong dan lega rasanya.Bener kan? pasti banyak yang punya pengalaman istimewa setelah “speak up’  dari pada gondok disimpan bertahun tahun tak ada yang dengar haha bisa stress dan bisa gila jadinya…………..

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Tagged:

9 thoughts on “Always speak up your mind

  1. MS May 10, 2014 at 5:28 am Reply

    iya betul ya…, kalau nggak ngomong mana boss tau kebutuhan karyawannya…,seringkali kita mau ngomong tapi udah takut bikin semacam ketakutan sendiri, takut dito

    • siti May 11, 2014 at 2:56 am Reply

      betul sekali, emang bos kita Mama Laurent sampai tahu isi kepala kita….

  2. Messa May 10, 2014 at 10:23 pm Reply

    Bener mbak, when you want something the universe will conspire to make it happen. Dan setuju juga dengan komentar kak Monda diatas 🙂

    • siti May 11, 2014 at 2:56 am Reply

      wahhhhh buku the secret banget ya …:-) betul sekali… !

  3. Pursuingmydreams May 10, 2014 at 10:46 pm Reply

    Sama saja dalam berumah tangga, kadang pasangan sungkan ngomong yg dia ga suka dari pasangannya, cuma diam berharap si pasangan ngerti. Mana bisa kita baca pikiran org lain klo tdk di bicarakan 😉 .

    • siti May 11, 2014 at 2:57 am Reply

      betul mbak Nella, MB selalu ngomong apa adanya… makanya kita suka argumen soal ini itu soalnya biasa benturan sana sini terjadi tapi setelah itu ya kami masing2 ngerti deh jadinya setelahnya bisa di pahami … memng ngejlimet tapi that’s the way it is 🙂

  4. Pure Reiki Healing Master Course May 19, 2014 at 8:28 pm Reply

    Always remember that iti does not replace medical consultation or treatment.
    If you’re looking for a Reiki Master and are willing to enroll in a Reiki school, here are the things
    that you have to know before enlisting:. A Reiki practitioner does not need to
    understand the human energy system in order to support it.

  5. sapienzadivita August 22, 2014 at 2:52 am Reply

    Hidup speaker! eh speak up maksudnya.

    Memang kalo soal ini dan manajemen waktu kita perlu belajar banyak dari budaya MB.

    • siti August 22, 2014 at 2:55 am Reply

      iya… beda budaya memang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: