Advertisements

Cara apply BPJS Kesehatan untuk WNA


Mumpung masih fresh di ingatanku, jadi saya mau share lagi ya, mari merapat yang sedang jauh, apalagi yang suaminya WNA…. lumayan nih nambah nambah proteksi kesehatan buat sang suami apalagi kalau suaminya pekerja di sektor informal kayak MB, akhirnya bisa tidur tenang dan santai sedikit. Walau sebenarnya sih MB masih tercover kantorku, tapi tetap visi masa depan mau pensiun di usia muda ūüôā nantipun kalau saya pensiun dini aku daftar secara pribadi deh..walau sudah ada asuransi pribadi juga. Tapi makin banyak proteksi makin aman donk. Sedia payung sebelum hujan, kalau gak hujan yaaa gak apa kan..:-)¬†

Untuk syaratnya cuma tiga kok, memang di website nya rempong dan ribet ya, aslinya yang dibutuhkan sebagai berikut :

Langkah pertama, siapkan berkas ini

  • Copy KTP/KITAS/Paspor
  • Pasfoto 3×4 latar warna apa saja
  • Copy KK, kalau WNA kan tak ada KK, ya KK istri saja.
  • NPWP ( Tidak perlu jika tak punya, MB tak punya jadi saya skip yang ini ūüôā

Langkah kedua, 

  • Bisa ke kantor BPJS ambil form dan isi, baru antri lagi dan antrianya lama dan banyak kalau mau cepat langsung apply online saja
  • Apply online di website resmi BPJS Kesehatan www.bpjs-kesehatan.go.id¬†akan muncul form, silahkan di isi sesuai data suami, untuk NIK bagi WNA yang sudah punya SKTTS ( surat keterangan tempat tinggal sementara ) ¬†di situ tertera nomor KITAS dan NIK WNA yang walau sebenarnya tak terlampir di KK istri namun masih dalam list di KK tersebut. Yang di form website ini ketika memasukkan nomor KITAS selalu di reject karena kolom tersebut harus diisi angka saja bukan paduan angka dan huruf seperti nomor di KITAS, dan tak bisa pula kosong jadinya saya masukkan NIK suami. Untuk yang belum punya SKTTS berarti coba masukan angka saja nomor KITAS yang angka saja nanti saat ke kantor BPJS minta edit data sama petugasnya dan tunjukkan copy KITAS Suami.
  • Isi semua data dengan lengkap, untuk WNA ada tab bagian isian untuk data nomor paspor, isi juga klinik, dokter yang akan menjadi faskes ( fasilitas kesehatan ) yang jadi rujukan kita nanti, di dalam form tersebut ketika kita search alamat domisili kita maka akan muncul nama dokter/ klinik sesuai lokasi alamat tempat tinggal jadi sisa pilih yang terdekat dari rumah, kalau saya pilih klinik terdekat yang banyak dokternya jadi mudah nanti kalau mau digunakan ambil rujukan di klinik tersebut. Jangan lupa pilih kelas perawatan yang akan diambil.
    Ada tiga kelas  besaran Iuran adalah sesuai dengan Kelas Perawatan yg anda pilih
    -KELAS III = Rp. 25.500/Bulan
    -KELAS II = Rp. 42.500/Bulan
    -KELAS I = Rp. 59.500/Bulan ( saya pilihin MB yang ini ) 
  • Setelah semua terisi, klik daftar langsung jika berhasil dan semua data terisi maka akan terkirim dua email ke alamat email yang sudah di daftarkan diatas isinya 1 halaman print berisi form yang sudah terisi data suami sisa di print dan tempel foto suami WNA disitu lalu suami tanda tangan di sudut kanan ¬†bawah. Email kedua, adalah kode virtual account yaitu sederetan angka untuk digunakan pada saat melakukan pembayaran di bank yang ditunjuk ada BNI, BRI dan Mandiri.

Langkah ketiga.

  • Segera capture virtual account yang di email tadi, silahkan langsung ke ATM terdekat di tiga bank tersebut, adapun cara nya mudah, masukkan kartu ATM nya, masukkan PIN nya, tekan menu pembayaran- Lain-lain, BPJS Kesehatan, lalu akan muncul halaman kosong yang meminta kita memasukkan kode virtual account yang di email tadi, tiap bank 5 kode angka awal beda beda, makanya sesuaikan saja, masukkan sejumlah angka tersebut lalu tekan ¬†YA. Lalu muncullah nama suami WNA yang di daftar beserta pilihan kelas perawatan yang di pilih… dan silahkan tekan YA lalu, transaksi berhasil dan struk ¬†bukti bayar keluar deh dari mesin ATM.
  • Bawa bukti bayar berupa struk ¬†dari ATM tadi ke kantor BPJS Kesehatan di kota anda bersama, copy KITAS/Paspor, KK istri, KTP istri langsung infokan ke petugas di kantor BPJS untuk minta antrian langsung print e card karena sudah mendaftar via online.
  • Akan diberi antrian khusus di PERCETAKAN KARTU BPJS khusus Non TNI/POLRI, ¬†kalau di BPJS Makassar masuk di loket 9-10.
  • Lalu kalau sudah di panggil serahkan dokumennya, si petugas akan mengecek ulang data, silahkan edit jika ada yang perlu misal menambahkan dokter atau mengganti faskes nya.
  • Si petugas akan mencetak kartu BPJS tertera nama WNA dan nomor serta fasilitas kesehatan pilihannya tertera di kartunya.

Sangat mudah kan, simple dan tak se ribet yang di bayangkan selama ini. Nah beberapa diskusi alot muncul di komunitas kawin campur terkait info yang simpang siur tentang benefit BPJS buat WNA maupun WNI saya coba simpulkan berdasarkan pengalaman teman dan sahabat saya sendiri yang sudah merasakan manfaat BPJS Kesehatan ini . Aku buat Q & A ya  sbb :

  • Apakah ini berlaku buat WNA yang tidak bekerja ? atau bekerja di perusahaan bisa juga ? Bisa baik itu yang tidak kerja, kerja sektor formal or informal, malah ini sangat bagus karena sebelum program ini asuransi pemerintah tidak ada yang mencover pekerja sektor informal, dengan biaya seringan ini dengan benefit yang luar biasa. Intinya bayar sendiri per bulan sesuai fasilitas kelas yang diinginkan. Bisa kok di bayar per tahun langsung kalau tak mau ribet. Bisa bayar autodebet via bank saat ini Bank Mandiri sudah bisa. Kalau mau bayar deposit langsung 3 or 6 atau setahun ya kalikan saja biaya iuran per bulan x berapa bulan dan transfer ke pembayaran virtual account WNA. Mudah kan !!!¬†
  • WNA harus pemegang KITAS yang bisa daftar BPJS? ¬†Tidak mesti, suami/ istri WNA bisa gunakan paspor dan copy buku nikah sebagai dokumen pelengkap. Buktinya ada salah satu ibu di komunitas kawin campur share tentang pengalaman daftrakan suamianya yang cuma berbekal paspor karena belum ada KITAS nya.¬†
  • Benefit yang bisa didapat? ¬†Banyak sekali...¬†¬† ¬†¬†Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup:
    1. Administrasi pelayanan
    2. Pelayanan promotif dan preventif
    3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis
    4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
    5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
    6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis
    7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama
    8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    9. Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, yaitu pelayanan kesehatan mencakup:
    10. Rawat jalan

     Pengalaman kawan saya, ibunya non pegawai, dan ada penyakit jantung kronis, suatu hari anfal dan dirawat di Jakarta, hari pertama saja biaya sudah 1,8 juta, dokter disana menyarankan ke keluarga segera daftarkan BPJS di Makassar sebagai kota asal, cuma berbekal, KTP Ibunya, KK, ke BPJS mendaftarkan sang ibu dan bayar iuran sebulan dan berhasil dapat kartu, sang ibu malah lanjut dirawat dan mesti operasi cincin, dengan kartu tersebut dirujuk di RS kerjasama  dengan BPJS di Jakarta dan dirawat dan di operasi disana dengan total biaya Rp117,000,000  dan keluarga pasien tak membayar sepeser pun. Padahal baru daftar BPJS setelah sang ibu anfal, dan baru bayar iuran sebulan. Sang ibu kini sudah aktif dan sehat kembali beraktifitas di Makassar. Ternyata banyak isu diluar menyatakan akan adanya  plafond tertentu terbukti tak dibatasi kok. 

  • Apakah ada plafond jumlah pertanggungan tertentu tiap tahun ? Saat saya di counter percetakan kartu saya tanya ada limit plafond biaya rawat jika kena penyakit kronis, sang ibu bilang tak ada limit yang penting rumah sakit itu bekerjasama dengan BPJS dan ketersediaan fasilitas untuk si pasien.¬†

 

  • Bisa digunakan di seluruh Indonesia ? ¬†Bisa, asalkan Rumah sakit / klinik/ dokter yang memang bekerjsama dengan BPJS.
  • Ada biaya pendaftaran ?¬†Tidak ada semua gratisssssss cuma langsung bayar iuran bulan pertama saja…

Nah mudah kan, bukan cuma suami WNA yang bisa dapat benefit ini, malah orang tua saya yang notabene wiraswasta kami sudah daftarkan BPJS juga, kakak saya yang juga wiraswasta alias pekerja sektor informal juga sudah terdaftar, dengan tentunya membayar beban iuran sesuai pilihan, demi prokteksi kesehatan keluarga adalah diatas segalanya.

Adapaun inti dari program ini sebenarnya di bagi ke dua kelompok kategori yaitu :

  1. Pekerja Penerima Upah dan anggota keluarganya, ini kayak PNS, POLRI, ABRI, Pegawai negeri, pegawai swasta intinya pekerja yang diupah di perusahaan dan dibayarkan iuranya oleh perusahaan dengan prosentasi tertentu dan sebagian lagi di potong di gaji karyawan tiap bulannya.
  2. Pekerja Bukan Penerima Upah dan anggota keluarganya. Nah ini maksudnya pekerja mandiri  seperti wiraswasta atau self employee atau pekerja sektor informal disini juga termasuk WNA, kalau di website resminya sih WNA yang bekerja di Indonesia minimal 6 bulan, tapi dengan bukti buku nikah istri WNI saya rasa cukup bisa mendaftarkan suami WNA di BPJS yang penting bersedia bayar iuran tiap bulan. Nah sektor kedua inilah yang selama ini terbengkalai karena tak dicover kecuali asuransi pribadi yang notabene bayar polis nya mahal. Sedang iuran yang ditawarkan BPJS sangat terjangkau. Makanya ini jadi angin segar bagi segmen ini apalagi termasuk WNA jadi kabar baik deh buat pelaku kawin campur yang suaminya domisili di Indonesia.

Semoga info ini mencerahkan teman teman yang masih bingung terkait program BPJS Kesehatan yang baru ini. ¬†Jika masih kurang jelas silahkan meluncur ke website resminya ¬†di sini www.bpjs-kesehatan.go.id¬†¬†atau bisa langsung call di call centre 24 jam ¬†nya di ¬†500400. Ayoo buruan daftar segera sebelum program ini berubah jalur jika presiden ganti…!!

*Postingan ini tak ada sangkut pautnya saya dengan BPJS kesehatan, murni ingin berbagi karena pengalaman saja, kalau dapat reward dari BPJS kesehatan dengan gratis iuran buat MB selamanya.. ¬†sih akan saya terima dengan sumringah…………..semoga petinggi BPJS kesehatan ada yang baca yaa…………¬†

 

 

 

 

Advertisements

Tagged: , , ,

14 thoughts on “Cara apply BPJS Kesehatan untuk WNA

  1. soeman jaya June 15, 2014 at 6:22 am Reply

    Simple banget ya … tapi yang lancar … nah, saya baca juga curhat teman di dekat Semarang (Jateng), malah ayahnya sakit TB, ribet banet dgn sistem BPJS. ūüėõ

    Kalau saya masih lancar2 saja. tetapi saya yang pemegang ASKES ini, tak habis pikir kok enak saja ‘dana ASKES kita (dulu awal jadi PNS (gajinya masih dse-uplit dan orang lebih memilih kerja swasta …), belum sakit saja, gaji kita sudah dipotomg … dulu bangga sbg PNS punya ASKES, kini milih jauhhh lebih baik punya ASURANSI PRIBADI..!!! …

    • siti June 15, 2014 at 6:32 am Reply

      Iya mbak, pengalaman teman2 saya gak ribet, memang ada ketrbatasan tertentu mungkin untuk penggunaan fasilitas ya namanya juga bayar iuran kecil namun setidaknya sdh adlah pegangan buat org2 yg sektor informal..or ssektor mandiri…walau mmg asuransi pribadi lebih bagus pastinya cuma mmg harus dibyr mahal polisnya juga…klo. slm ini anggapan org ribet kkrn mereka tak tahu jalurnya, semoge kedepannya semakin baik Dehh layanan kesehatan di negeri ini

  2. Santi Siregar August 8, 2014 at 5:15 am Reply

    Mba… kalo sumi belum punya KITAS berarti belum bisa daftar BPJS ya?

    • siti August 9, 2014 at 9:15 pm Reply

      bisa kok ada teman pengalaman cuma daftar pakai paspor asal sudah nikah sm WNI

  3. cindyocl January 27, 2015 at 12:29 am Reply

    Hai mba, saya WNA, suami WNI. Barusan dapat info update dari hotline BPJS kalau WNA sekarang sudah tidak bisa daftar online. Dan syarat daftar BPJS untuk WNA minimal bekerja di Indonesia aelama 6 bulan. Hiksss….

    • siti January 27, 2015 at 12:51 am Reply

      oh ya saya baru dengar, jadi sekarang wna tak bisa daftar manual? ada teman di Malang kemarin daftar manual bisa kok berhasil..di coba saja ke kantor BPJS secara manual..pasti bisa kok

  4. Mila October 27, 2015 at 8:01 am Reply

    Apakah cuma WNA yang beristri/suami orang Indonesia saja yang bisa daftar BPJS? Bagaimana dengan WNA yang mempunyai KITAS tapi masih single ingin mendaftar BPJS?

    • siti October 27, 2015 at 12:33 pm Reply

      saya rasa tidak, wna yang pegang KITAS bisa daftar bpjs… bahkan saya pernah baca modalkan pasport saja bisa.. entah rule detailnya bagaimana silahkan ke website bpjs ada kok detailnya…

  5. Rini February 18, 2017 at 2:49 am Reply

    Mbak saya Coba daftar suami sy WNA gak bs via online ya? Trus gmn cara daftar nya ya mbak? Lgs ke kantor BPJS Aja? Dan suami sy punya kitas, tp tdk kerja di Indonesia. Pernah kerja 6 bln dsini th 2010. Moron saran mbak. Trimakasih.

    • siti February 18, 2017 at 12:58 pm Reply

      langsung ke BPJS pasti dibantu sangat mudah kok skrg.. kan sudah KITAS ya.. asal mau bayar bulanan nya..

  6. nisa March 7, 2017 at 11:04 pm Reply

    Salam ba. pertanyaan yang sama yang ditanyakan seorang suami wna yang daftar bpjs mandiri di komentar situs saya. terus terang saya belum dapat informasi yang cukup untuk wna daftar bpjs ini/

    Ketika berupaya daftar bpjs mandiri Ada penolakan dari bpjs bahwa wna hanya boleh mendaftar bpjs perusahaan, padahal si wna berstatus pekerja bukan penerima upah alias wiraswasta sendiri dan pemegang KITAS, barangkali punya informasi tambahan mba, apakah ada informasi bahwa wna hanya boleh didaftarkan oleh perusahaan? atau bisa daftar sendiri (mandiri)?. terutama untuk tahun 2017 ini.
    thanks

    • siti March 7, 2017 at 11:56 pm Reply

      okay sebnetar saya tanyakan dulu keteman yang bekera di BPJS ..

  7. Esther Nelson March 11, 2017 at 5:17 am Reply

    Hi Mbak Siti… thanks infonya…
    Bulan February 2017 kmrn sy langsung ke BPJS di Denpasar. Suamiku WN Canada, pakai Family KITAS sponsor istri. Katanya kok gabisa. Di kantor yg sama, pertamanya sy diinfo staff bpjs bagian CS bisa. Tp staff yg lebih atas jabatannya bilang WNA harus yg bekerja atau investor. Gimana ini mbak? Info di Web BPJS dan di call center juga ga kasih jawaban yg memuaskan.

    • siti March 11, 2017 at 7:42 am Reply

      saya juga belum dapat jawaban dari bpjs saya sudah nanya ke pegawai disini cuma yang saya tempati tanya bukan bagian yang berkompeten.. mbak .. nti sy update di blog jawabanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: