Advertisements

Menjadi penampungan kegalauan Rumah Tangga


Curhatan tak penting

Semoga saya tak dianggap bak Galau deh sama tante K !!

Kadang siang siang di kantor tiba tiba HP ku berdering, ekh ada yang telpon, ekhhh tante K pasti dalam hatiku wah ada masalah apa lagi ya……………!Saya paling malas sebenarnya kalau di curhatin, dulu dulu okaylah karena saya belum bersuami, hubungannya sama bersuami, ya iyalah sekarang kan selain kerja suami juga sudah menjadi prioritas utama walau MB tak pernah melarang bahkan cenderung menjadi suami yang sangat santai malah dan saya bahagia dengan segala keribetan birokrasi yaaa happy juga sih punya suami yang tidak rewel. Kadang baru bersyukur pas dapat curhatan sampah dari istri-istri yang punya suami saklek alias suami yang banyak maunya .

Salah satu kerabat yang memiliki anak tiga, dua diantaranya sudah beranjak dewasa dan baru selesai kuliah, kadang aku mikir di dunia semua yang dikejar keluarga ini seharusnya buat si bini ini happy, coba kita runut aja kebahagian si Ibu ini,  kita sebut saja Tante K ( kepanjangannya  Tante Kinclong, soalnya suka pakai baju yang mencolok dan selalu wow ) Tante K ini punya suami dan anak 3, baru baru ini 2 anaknya berhasil wisuda waktu bersamaan. Padahal awalan curhat tante K ke saya kok anaknya belum selesai selesai sedang si adekku yang seangkatan sama anaknya udah selesai dari tahun 2013 lalu.

Terus akhirnya anak nya selesai, terus rumahnya mereka renovasi, beli mobil baru, perkenomiannya mereka menukik naik tinggi dengan beberapa projek suami tante K yang lagi padat padatnnya jadi yang dulu dia suka complain rumahnya kecil imut di kompleks, sekarang udah di renovasi sampai lantai 2, terus beli mobil cash keras book, aku aja beli mobil dulunya nyicilllllll,  terus anaknya dibelikan sepeda motor besar juga. Untuk ukuran keluarga kecil  seharusnya sudah alhamduilah banget ya… melebihi semua tetanggan tetangganya.

Kasus rumah sempit akhirnya menjadi luas terkabul, kendaraan terkabul, dulu si tante suka complain mau bebas kemana mana susah anak sulung cowoknya malas anterin, nah akhirnya si anak kedua di suruh belajar mobil dan sekarang tante K dan anak ceweknya kompakan kemana mana malah si suami tante K kemana mana happy naik sepeda motor, suami benar benar soleh yaaa…memang om K top deh………..!!

Terus anak anak tante K sudah selesai kuliah, sekarang masalah berpindah ke tante K stress lihat anaknya ini di rumah, si sulung suka ngelayap gak jelas pulang tengah malam dan bangunnya sore, ahhaha dasar anak cowok… maunya tante K ini si sulung kerja normal aktifitas siang ya tidur di malam hari. Terus yang cewek sibuk urusin MLM kosmetiknya tentunya si anak ini sibuk pospek diluaran sampai malam nah namanya juga membangun bisnis pasti donk korban banyak waktu. Ekh tante K sekarang komplainnya maunya si anak anak ini kerja kantoran biar office hours jadinya balik jam 5 teng.

Tuhan akhirnya kabulkan salah satunya, si sulung di terima kerja di bank B** jadi sekarang si sulung berangkat deh office hour jam  kantornya, si Tante K mulai happy  sekarang mulai lagi deh  complain sekarang si anak keduanya yang masih sibuk meggeluti bisnis MLM kosmetik. Hampir tiap hari si tante K kalau nelpon ke saya curhatan masalah si putri nya ( anak kedua ) ini pulangnya selalu malam, aku sih menjelaskan  memang dunia bisnis begitu, cari prospekan dan bisnis MLM tetap banyak makan waktu,ini pengalaman saya bergulat dengan beragam MLM dari SMU,  semakin besar jaringan semakin sibuk membinanya. Tak ada sukses instant di dunia ini.

Tapi tante K tetap berprasangka si putrinya ngapain aja diluar sana, yaah emak emak kepo memang begitu ya, jadi bersyukur juga dulu ibu saya tak se kepo itu. Tante K typical suka suspicious dan curigaan orangnya jadinya semua selalu di sangka negatif. Saya yang dengar si tante K bawaanya curigaan mulu yaa bête juga, di otakku ini yang utama selalu mikir nyelesakan target kerjaan hari ini mikir apakah harga saham naik apa turun, hihihi itu mah penting buat saya , soalnya UUD……………!! Duit ..kami butuh makan.

Pusing jadinya deh masalah masalah sampah orang lain ke kitanya jadi bête dan takes time buat di dengarkan, mau menutup telpon cepat tak mungkin juga. Kadang kalau lagi baik saya mendengarkan dengan damai kalau sibuk saya balas aja nanti aku telpon balik atau kusuruh telp ibu ku saja lebih afdol curhatannya.

Sekarang si Tante K habis marahin putrinya suruh hentikan bisnis MLM nya katanya kerjaan apaan tuh, malu kalo ditanyain orang anaknya kerja dimana, masa di jawab jualan kosmetik, benar benar ini membuat saya kesal. Dalam hati saya membatin, mengapa semua manusia selalu hanya mau melihat dari luarnya saja, tante K belum tahu bahwa orang terkaya dunia itu kebanyakan dari mana ? kebanyakan  orang dari MLM, agen asuransi, internet marketer dll bukan dari karyawan ya ada sih karyawan yang super kaya tapi karena keturunan ya, gimana mau kaya kalau inflasinya lari marathon gajinya  lagi jogging hahahhaha sampai pensiun  juga bakalan tetap cashflow awut awutan kalau tak cari peluang di kwadran lain…  saya termasuk sangat hormat sama dunia MLM mereka hebat apalagi yang bisa bertahan dan jadi leader, salut deh karena saya sendiri mengaku tak sanggup di dunia  bisnis MLM seperti ceritaku disini.

Intinya tante memang tak pernah mengetahui akan hal tersebut wajarlah ya bagi tante K yang lahir di generasi 60 an, yang menurut beliau trendi adalah karyawan yang ke kantor jam 8 pulang jam 5 teng hahaha PNS kali ya…. di swasta aja kita pulangnya malam terus. .. apalagi kalau lagi banyak kerjaannya.

Malah saya termasuk yang ekstreme yang tak mau ikutan ikutan terjun di kwadran itu, mungkin manusia memang perlu merasakan dulu ya baru mengerti, dulu saya pengen sekali kerja jam kantor ya sekarang baru sadar kalau sebenarnya kemerdekaan terhadap waktu itu terikat oleh perusahaan yang menggariskan gaji tertentu terhadap kita sedang saya menginginkan kebebasan waktu full.

Berdebat dengan Tante K soal ini tak akan ada habisnya, tante K membawa mindset sendiri maklum lah ibu rumah tangga yang tak pernah kerja, susah memang menjelaskan ke beliau, namun saya banyak belajar dari kasus kasus curhatan tante K terhadap permasalah anak, ternyata membesarkan anak dan expectacy orang tua terhadap anak itu kadang bisa buat stress para orang tua ya..

Saya selalu bersyukur alhamdulilah saya kini Mandiri, bersuami kan MB yang super sabar dan tak banyak mau dan tak ada mengekang, baru sadar itu anugerah tersendiri bagi saya, karena banyak juga curhatan teman teman yang saya selalu mengira mereka sangat happy karena suaminta tajir, sang istri kerjanya sisa urus anak dan rumah ternyata saya salah ya, mereka para istri ini bosan dirumah mengurus keluarga butuh refreshing dan suami sangat mengekang, tak boleh ini itu suatu kebebasan yang hilang namun saya masih memilikinya.

Mendidik anak memang bukan dunia yang mudah, si suami tante K bekerja begitu keras demi anak dan istri namun di sisi lain anaknya butuh kasih sayang, butuh sosok yang selalu ada,  sedang si Bapak hanya pikir akhh yang penting kan saya penuhi segala keinginan kalian. Ya makanya saya jadi menganggap menjadi orang tua itu tak semudah itu. Perlu bekal ilmu dan pembelajaran agar sang anak bisa menjadi manusia unggul yang tumbuh dalam keluarga yang sehat, bukan anak anak yang di manjakan oleh materi oleh orang tua namun menjadi pribadi yang kesepian dan tak tumbuh maksimal secara psikologi.

Ternyata ilmu parenting itu penting sekali ya……….makanya saya selalu suka dengarkan radio setiap di dalam kendaraan saya suka dengar salah satu program Ayah Edy salah satu pembicara top masalah parenting dan keluarga dan memang banyak kesalahan yang terjadi dalam dunia parenting yang dilakukan di rumah. Bahkan jadi flashback bahwa orang tua saya pun banyak melakukan metode cara mendidik yang kurang tepat. Tapi alhamdulilah sekarang survive dan selalu mecoba menjadi pribadi unggul yang bermanfaat bagi sesama*semoga! ya masa lalu adalah masa lalu sekarang masa kini donk  dan hidup tak berhenti disini, emang hidup penuh pembelajaran ya…………………….! Terima kasih untuk tante K atas inspirasi tulisan hari ini J

Advertisements

Tagged: ,

10 thoughts on “Menjadi penampungan kegalauan Rumah Tangga

  1. cerita4musim November 25, 2014 at 11:59 am Reply

    bisa penuaan dini aku nya kalau ditelpon macam orang kayak tante K :))

    • siti November 25, 2014 at 2:19 pm Reply

      hahhaha iya untunglah dirimu tak mengenalnya..seru aja nih gaul sama ibu ibu..ada ada kegalauan nya ………

  2. Ailtje Binibule November 25, 2014 at 3:13 pm Reply

    Postingan ini membuat bersyukur karena punya Mama yang nggak cerewet, yang ngerti kalau anaknya pulang malam (atau bahkan pulang pagi). Yang penting anaknya happy.

    • siti November 25, 2014 at 3:16 pm Reply

      kalau dulu saya sejak SMP memang sudah pisah sama orang tua karena ortu dikampung dan saya sekolah di kota… jadi apa apa harus mandiri dari kecil ..

  3. kayka November 25, 2014 at 5:25 pm Reply

    wah siti sepertinya si tante kurang rasa syukurnya nih… harusnya bangga ya anak ce-nya tough begitu, harus disupport malah…

    salam
    /kayka

    • siti November 26, 2014 at 1:02 am Reply

      kadang ibu ibu disini selalu mengganggap enteng sebuah pekerjaan pengennya anaknya kerja kantoran,..

  4. Arman November 25, 2014 at 8:34 pm Reply

    paling males emang kalo ngedengerin orang yang tukang komplein ya…

    • siti November 26, 2014 at 1:03 am Reply

      heheheh iya kebanyakan sekarang orang suka sharing tapi sharingnya ya sampah galau gitu,,,,,,,,,,

  5. fathayati March 17, 2015 at 3:03 am Reply

    Mba siti aku pngan nanya nih bs ga email aku di skybusid@gmail.com. Krena aku ga tw lg gmn caranya nghubungi mba siti.buat konsultasi hehehe mksh sebelum nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: