Advertisements

Beda undangan


Ilustrasi dari www.merdeka.com

Ilustrasi dari http://www.merdeka.com

Ada yang punya pengalaman yang sama tidak  ya, aku penasaran aja apa di daerah lain atau bahkan di negara lain juga sama.  Jadi beberapa kejadian yang saya alami beberapa minggu ini dan akhirnya saya sempatkan menuliskannya.

Soal undangan sih, jadi di kantor kami ada rekanan dealer tajir pokoknya .  Nah biasanya kalau anak mereka nikahan ya semua karyawan di kantor di undang. Kebetulan beliau ini juragan asli orang local, karena setahuku dealer resmi kami  ada sekitar sepuluhan dan hanya satu yang pribumi sisanya mata sipit seperti aku *bukan rasis ya…. kenyataannya yang jago dagang dan masuk dalam industry besar pastinya kaum mata sipit ini.. *berharapsayajugabisakayakmereka. Dan jangan salah omzet per hari buat jadi dealer itu M ya…0 nya sembilan ekh per minggu lain lagi, per bulan apa lagi. Jadi main dibisnis beginian emang duitnya mesti eM-eM an……..!!semoga suatu hari saya kecipratan M nya… 🙂

Nah balik ke salah satu dealer yang berdarah bugis dan termasuk sukses di usia muda ini akhirnya menikahkan anak sulungnya. Tahu sendiri budaya di daerah menikahkan anak sulung adalah sesuatu yang wajib wah dan pasti ramai. Namanya juga adegan balas dendam kan acara pertama di keluarga setelah bertahun-tahun melakukan amplop-an ke orang lain, waktunya panen pastinya bagi yang punya hajat.

Alhasil saking hebatnya, sebelum ini ada juga dealer kami yang mata sipit dan terkenal juga ke tajirannya melakukan hajatan yang sama dan super heboh juga Cuma kalau ini undangannya terbatas secara tuh acara di adakan di hotel mewah dan ada door prize gadget segala buat para  undangan, bos ku menang segala asik kan hadiri kondangan dapat doorprize. Nah kalau ini tetap mewah namun tak seheboh yang dealer satu tadi. Tapi hebohnya di undangan. Undangan tersebar ke seluruh karyawan yang ada di Makassar, dan nama kami semua benar benar asli komplit,  dan semuanya dapat dari level bawah sampai atas.

Pertama saya lihat undangannya saya langsung buka dan baca lalu masuk ke ruangan bos ku, nah di meja beliau ada undangan yang sama warnanya sama persis tapi lebih tebal. Apa sih istilah undangan yang kertasnya tebal tuh aku lupa. Kalau saya undangannya yang tipis walau besar ukuran panjang x lebarnya sama. Langsung saya ambil dan saya compare dan izin bos buat buka. Dan tedengggggggggggg isinya sih sama motif dan designnya yang membedakan adalah yang  hormat kami yang mengundang dibawah ada tambahan nama keluarga bagi yang punya undangan tebal sedang yang tipis itu Cuma state kedua orang tua kedua mempelai dan keluarga besar PT.XXXXX area XXXX. Terus yang beda lagi adalah tinta emas nya yang tipis kurang terang agak buram. Sisanya semuanya sama. Kayaknya  tidak di plastikin juga deh, lebih irit kali.

Wah saya langsung cek semua meja siapa aja yang dapat tebal dan tipis, ekhh ternyata yang jongos dapat yang tipis yang levelan band tertentu dapatnya undangan tebal book, sakit hati deh di perlakukan kayak begini padahal sekantor, awalnya tak ada yang perhatikan soal ini aku aja yang jeli dan tanya ke teman teman akhirnya ketahuan bahwa si pengundang ini mengundang kita dan membuat undangannya ukuran ketebalannya beda. Dan akhirnya kita iseng deh nanyain ke PIC yang punya hajatan kok bisa begitu dan alasannnya sangat klise, waktu cetak katanya kertas tebalnya habis jadinya buat yang tipis aja. Hahhh alasan buktinya cetakan dalamnya juga beda, kan pasti niat banget kan ya………….. terus kenapa semua yang di undang dapat undangan tebal dan tipisnya itu berdasarkan jabatan ayooooooo levelan structural tuh tebal semua. Ini sih niat sekali membedakan kasta nya. Sudah tahu satu kantor itu pasti beda beda jabatan, kalau misalnya nih yang dibedakan model undangannya beda kota anggaplah undangan  untuk domisili di Jakarta yang super tebal aja, terus yang di kampung yaa tipis aja kan gak terlalu masalah lah kemungkinan di amati para yang diundang kecil kalau begini yaa saya protes donk, masa depan mejaku tebal dan saya tipis hahhahah *nelangsadizolimi.

Karena kesal saya tak hadir di acara mereka padahal MB sudah ngebet mau ikutan soalnya acaranya di hotel mewah hahahhaha biasa bule  yang satu ini doyan ke kondangan di hotel pasti modusnya makanan enak enak. Aku bilang aja ke dia, ekh entar kita nanti di filter lagi dari  penjemput tamu dan diarahkan yang undangan tebal arah ke kanan dan undangan tipis arah ke kiri. Mau di perlakukan begitu ??.. Ekh MB tak mau donk..makanya kita tak datang saja.

Seharusnya kalau gak niat mengundang atau gak mampu memberi kan undangan tebal ke semua orang ya tak usah semua di undang, heran deh disini kenal aja tidak kok semua di undang. Disini kentara sekali mau nya dapat banyak amlop-an. Biasanya sih golongan beginian kalau adakan acara tidak tanggung tanggung bisa 2000an keatas

Satu lagi yang buat saya tambah tidak respect sama pelaku hajatan ini, sehari sebelum acaranya ekhh di broadcast donk massal mungkin ke seluruh karyawan yang entah datanya dia dapat dari mana untuk reminding acara resepsi pernikahan tersebut” hahhhhhhhhhh saya aja kaget menerimanya biasanya sms broadcast –an beginian info didalamnya terkait tariff atau terkait info bisnis  dan sender namenya ya perusahaan dealer yang hajatan tersebut. Kelihatan banget niat apaaaa gitu… biar undangannya hadir semua ahhahhaahha … lebay deh akh……….

Kalau dulu dikampung yang beda undangan itu biasanya  untuk bapak bapak undangan normal kalau yang diundang anak muda yaaa mereka buat design khusus amplop nya lebih kecil kayak undangan ultah anak dan dikasih ke pemuda yang masih single. Itu sih beberapa tahun lalu entah sekarang masih marak apa tidak ya…………… tapi kalau prinsip saya, ketika saya ada hajatan saya tak pernah mau membedakan kasta yang saya undang, karena yang saya undang adalah orang yang saya kenal betul, dekat, kerabat,sahabat  dan orang penting dalam hidup saya. Semuanya mereka sama, bentuk undangan adalah perwakilan kita ke pada yang diundang, penghargaan kita kepada yang di undang. Bukan malah membedakan mereka berdasarkan jabatan.

Ada yang punya pengalaman yang sama ?

Advertisements

Tagged: ,

15 thoughts on “Beda undangan

  1. nengsyera November 26, 2014 at 8:55 am Reply

    Errgg stau aq dsni juga ada kya gt ka.
    Undangan buat org2 penting sm org2 biasa dibedain gt.
    Biasanya kejadian sm emg org kaya yg punya hajatan.
    Trs ya,makanannya juga beda lohh
    Ada tamu VIP yang punya jalur khusus utk bagian prasmanannya.
    Klo tamu biasa jalurnya beda lagi 😄😋
    Kejadian di tetangga,soalnya anaknya nikah sm anak pejabat kementrian gt

    • siti November 26, 2014 at 9:21 am Reply

      oalaahhh karena aku belum pernah hadiri hajatan anak menteri sih bisanya cuma anak dealer doank..

  2. MS November 26, 2014 at 10:43 am Reply

    waaah …, baru tau ada yg beda2in undangan seperti itu, nggak banget deh

    kalau yg pernah kuterima itu yg beda antara bapak ibu, undangannya beda dan harinya juga beda, di sekitarku masih banyak yg hajatan sp bikin 3 hari

  3. Ailtje Binibule November 26, 2014 at 3:10 pm Reply

    Aku pernah harus mewakili atasan, atasanku orang asing, ke acara sebuah TV. Sampai di sana, aku ga boleh duduk karena cuma VIP yang boleh duduk dan aku harus nunggu VIP selesai makan. Padahal aku bawa undangannya bosku. I didn’t bother, balik badan pulang. Mukaku memang Indonesia, tapi aku ke sana sebagai perwakilan bos serta perwakilan badan tempatku kerja. Gila aja bahkan sampai duduk nggak boleh, padahal banyak kursi. Padahal itu acara round table dan bukan standing party. Coba kalau hari itu bosku yang datang, pasti ga pakai babibu dikasih kursi.

    Beberapa hari lalu juga gitu, pembukaan toko sebuah produk, diundang sampai sana sengaja sama EOnya nggak dikasih voucher goody bag. Entah kenapa, sementara temenku dikasih. Sampah juga sih si goody bag ini, tapi nggak adil banget dibedakan.

    Menurutku, agak aneh dan ribet ya sampai undangan aja harus dibikin dibedakan. Kenapa ga bikin satu model terus ditempel2 stiker VIP non VIP, kalau emang diperlukan. Eh emang undangan mesti dibawa? Terus ada VIP section gitu?

    • denaldd November 27, 2014 at 1:45 am Reply

      Wih, pengalamanmu ini nyakitin ati banget ya. Ga mengalami, tapi kok ikut jengkel ya. kenapa sih selaluu saja menilai dari labelnya 😦

      • siti November 27, 2014 at 3:36 pm

        iya makanya aku gak datang ….pas di konfirmasi ke yang empunya hajatan alasannya habis kertas waktu mau cetak hardcover

    • siti November 27, 2014 at 3:35 pm Reply

      iya gak ngerti juga kenapa harus buat tebal dan tipis… di venue sih ada juga meja vip… katanya karena aku gak ke kondangan itu………………malas jadinya

  4. cerita4musim November 27, 2014 at 12:46 am Reply

    berasa jadi kayak hidup di negara yang menganut sistem kasta :-))

    • siti November 27, 2014 at 3:35 pm Reply

      iyaa…ternyata masih ada yang begitu……

  5. nyonyasepatu November 27, 2014 at 6:32 am Reply

    aku pernah terima undangan yang beda2 kayak gini. Biasanya dulu sih pas masih kerja di Bank hehe. SEkarang udah jarang diundang2

    • siti November 27, 2014 at 3:37 pm Reply

      iya saya masih cuma jarang sih………….

  6. sapienzadivita November 29, 2014 at 6:17 pm Reply

    Pernah juga dapat yang beda undangannya. Hasilnya sama, gak datang.

    • siti November 30, 2014 at 11:55 am Reply

      iyaa toss kalau gitu …..

  7. Arman November 30, 2014 at 7:02 am Reply

    waduh baru kali ini gua denger ada yang model begini. undangan aja dibedain ya.. padahal kan isinya (tempat & tanggal) nya sama. aneh banget sampe segitunya amat buat ngirit biaya undangannya kali ya? 😛

    • siti November 30, 2014 at 11:56 am Reply

      iya kayaknya ngirit sih kan hardcover mihil kertasnya .. jadinya kalo tipis sedkit lebih murah…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: