Advertisements

Cerita kabar MB di dua tahun perdana di Indonesia


header 728 x 90

Bule yang sangat Indonesia, naik sepeda motor, pakai sarung, cinta bakso!

Bule yang sangat Indonesia, naik sepeda motor, pakai sarung, cinta bakso!

Haiiii semuanya lama tak menulis nih, ampun deh sibuk sekali berasa sehari tak cukup, mau sharing aja apa kabar MB setelah memasuki dua tahun tiga bulan di Indonesia, tanggal 19 Mei lalu  adalah  persis ulang tahun kedua MB di menjalani hidup di wilayah NKRI, masih ingat tiket kedatangan dia dari US di  tanggal tersebut,  postingan ini memberikan gambaran bagi yang minat nikah sama WNA dan mau tinggal di Indonesia agar  dapat gambaran nyata dan apa adanya dari saya yang sudah merasakan, dalam membantu adaptasi suami WNA, apa saja progres dan sudah berapa persen hasil nya, mari kita simak beberapa poin dibawah ini :

sb1m logo black

  1. Bahasa Indonesia, saat ini kalau saya kasih angka dari 1 – 10, MB saat ini cuma di angka 2, hahaha parahhhhhh atau saya yang kurang ulet mengajarkan dia atau faktor usia sangat menentukan cepat atau tidaknya orang paham akan bahasa baru, bahasa andalan saat ini kalau terima telpon dan menelpon, Dimana? Tunggu!!! Mengerti!Makan!!Mana?, Menikmati… ini entah dia belajar dimana, setiap posting foto selalu pasang menikmati kalau mau makan dia akan bilang ” menikmatiii” ini korban google translater kayaknya seharusnya kan enjoy it !! hahaha capek deh ngajarin bahasa. Pengaruh terbesar yang kadang  buat saya ngakak itu sepanjang hari MB habiskan waktu mandor di warkop dari pagi sampai sore, nah teman gaulnya adalah si koki handalan kami nama aslinya “Janna” tapi dasar di lidah MB panggil dan selalu tulis “Jenna” jadi lama lama kami semua memanggil “Jane alias Jen”  karena ikut ikutan MB, si Jen ini umur 17 tahun putus sekolah karena orang tuanya kurang mampu, dan sudah pernah kerja memang di warkop jadi sudah sangat handal dan lincah urus semuanya. Walau cuma tamat SMP si Jen lumayan tahu beberapa perbendaharaan kata, dan bukan sekali dua kali terjadi berantem antara mereka karena beda budaya, cara MB bersihkan sesuatu dan cara Jen yang ala Indonesia kerap membuat saya stress tingkat tinggi dikala Jen sudah telpon laporan kalau MB marah karena suatu hal. Sedang saya sehari hari di kantor yang urus jadi chef kan si Jen dan MB urusin delivery dan jadi mandor disana. Di awal bulan kami buka tuh warkop aja banyak drama yang terjadi, beda bahasa dan ribut kayak Tom & Jerry sering terjadi dan saya menjadi mediasi untuk selalu menyelesaikan masalahnya. Akhirnya Jen banyak ajarin MB bahasa Indonesia, walau kadang bukan ejaan yang di sempurnakan. Demikian juga MB banyak ajarin Jen kosa kata bahasa Inggris. Salah satu contoh yang kadang saya bisa buat saya ngakak walau berasa usaha warkop nih urusannya berat sekali. Kemarin pada saat warkop sudah tutup Jen sibuk mengepel lantai, tahu sendiri MB mondar mandir panik keluar masuk mau siap siap ke kondangan, saya juga heran masa cuma mau ke kondangan mesti panik wajib on time, kan terserah kita asalkan jam nya sesuai di undangan. MB sudah teriak teriak suruh saya cepat cepat padahal ini baru selesai solat Magrib, saya dengar dari lantai atas warkop si Jen teriak gini ” Hey, dont go in ,  dont go out please, it is dirty you know…… i am tired pel … you know “, Stop Go IN  Go Out ” !” saya yang sedang habis doa solat langsung mau ngakak guling guling dengarnya. Ya ampun ini kayaknya saya yang salah didik Jen nih atau MB yang gagal jadi english teacher yang baik buat Jen.  ini cuma salah satu contoh komunikasi antara Jen dan MB yang selalu komunikasi apa adanya.  Tapi jujur sejak ada warkop MB banyak berkomunikasi dengan tetangga ruko sekitar warkop yang rata rata langganan ngopi dan walau pelan tapi pasti MB sudah ada tambahan kosa kata. Apalagi Jen punya tugas berat mengajari MB tiap hari 5 kata baru yang bukan bahasa slengean.
  2. Paham alamat, nah karena kami beberapa kali sempat delivery buat pelanggan ke kantor yang kami kenal akrab, si MB sebagai mandor warkop pun dengan sangat bahagia mau jadi tukang delivery, yang benar buat MB soal lokasi adalah dia ini selalu mau pakai GPS sedang saya suka kasih clue dengan menyebut nama jalanan, sedang MB itu buta soal nama jalanan, jadi saya suka patokannya dengan gedung / mall, sekitaran 10 km dari rumah MB sudah khatam, cuma kalau di area sisi kota lainnya masih belum ngerti yang capek di jelaskan itu soal tanda / bangunan apa di sekitara objek. Suatu hari kami harus mengambil bahan baku sosis di rumah teman yang kebetulan suaminya juga WNA , nah si MB dengan sok tahu memberanikan diri mau ambil sendiri.saya sudah dua kali bawa dia kesana cuma waktu kesana saya yang nyetir dia duduk manis di mobil jadi nampaknya otaknya kurang bekerja dengan baik kalau dia tak menyetir. Ini juga teori berlaku bagi saya hahahhah. Nah saya sudah gambarkan sebelum dia berangkat  di white board dengan petunjuk lokasi yang pernah MB datangi.Saya pun dengan was was menunggu kabar setelah 30 menit dia berangkat. Dia masih sempat BBM beberapa kali saat berhenti di tempat dia nyasar. Dan tiba tiba dia telpon mengatakan dia ada di suatu jalan yang sangat jauh dari lokasi yang dituju. Ternyata yaaa dia salah belok di instruksi belokan kedua………………..akhirnya dia sampai hampir ke pelabuhan 😦 Akhinya nih wonder woman mesti bereaksi menyelamatkan MB dari kenyasarannnya hahahah. Saya telpon dia diamana, dia pun menunjukkan  nama jalan, dia cuma bilang ada gereja besar dekat dari lokasi dia… mana eike tahu itu nama  Gereja nya apa haahah, alhasil saya nyetir nyusul ekhhhh dia nya ternyata sudah bergerak lagi keraah yang tak jelas dan berakhir di depan Masjid Raya Makassar, salah satu landmark yang sangat  MB kenal. Terpaksa saya membelot kesana dan menemukannya parkir dibawah pohon hahahha. Lalu dengan pelan dia ikutin saya di belakang dan menuju ke arah yang benar. Ini mah bukan praktis malah buang buang bensin jadinya.Hal ini sering terjadi walau adegan penyelamatan saya hanya lewat telpon. Dan dia menemukan sendiri jalan pulang setelah puluhan menit buang bensin karena nyasar. Pernah juga di awal MB belajar naik motor, dia pernah nyasar nyusuri jalan tol, terus kata dia dalam hati, kok tak ada pengendara sepeda motor lainnya dikiri dan kanan sampai akhirnya dia sadar bahwa ternyata dilarang naik roda dua di jalan tol. Untung tak ada patroli polisi dan MB lincah mutar di area perkampungan di daerah tol sampai tembus kembali ke kota. Ohhh MG buat saya sport jantung aja waktu itu.
  3. Anger management, ini kayak judul filem ya, saya banyak melihat dia stress berat selama disini, saya sendiri berusaha memahami bahwa benturan budaya itu pengaruh sama stress seseorang, apalagi ketika level kesabaran seseorang terbatas. Saya selalu berusaha memahami apa yang dirasakan, makanaya sebagai hosted saya berusaha mensolusikan dan membantu dia beradaptasi maksimal walau tingkat kesabaran saya pun kadang menipis. Di Tahun pertamanya dia baru melihat dan mengamati dan ada moment ketika dia stress berat dengan keadaan, makanya kadang saya melihat MB kurang bisa kontrol emosinya, kurang bisa berdamai dengan keadaan. Jadi contoh yang membuat dia stress berat, dia sulit mendapatka sahabat sejati, MB termasuk sangat friendly ke murid atau teman temannya, atau pelanggan warkop dan mudah berteman cuma tahu sendiri karakter kebanyakan  orang disini, selalu jam karet, tidak reliable mungkin pernah baca postingan ini , dan sulitnya dia menemukan hobby dan mendapatkan komunitas yang baik. Padahal saya sudah berusaha meng-ikutkan MB olahraga di lingkup teman kantorku maupun sahabat sahabatku.Mulai dari main tenis yang gagal, badminton yang tak konsisten, jalan pagi ini kadang kadang saja tergantung moodnya, berenang cuma sekali dua kali saja.Nah ini semua membuat tumpukan stress yang kadang meluap. Perbedaan konsep saya dan sahabat menjalankan bisnis kecil kecilan di warkop juga kadang kerap jadi drama yang membuat kami semua lelah. MB maunya cepat dan selalu berbudget mahal sedang saya maunya seminimal mungkin tak ada cost keluar. Kemampuan modal kecil ya saya sangat paham tentang konsep bisnis warusaha kecil alias UMKM.Konsep MB ini kerap mau dia paksakan sedang saya tak mau. Di awal awal usaha tuh banyak drama deh sampai saya suatu hari stress juga mau tutup usahanya saja padahal tujuan utama usaha ini adalah agar MB punya wadah untuk dia bisa berinteraksi dengan orang lokal biar percepatan bahasa Indonesia lebih maksimal dan cepat dan juga wadah  buat tempat MB les private dan bertemu banyak orang.Belum lagi faktor yang buat stress WNA di Indonesia ini kata dokter ya, kami sampai dua kali ke psikiater di Makassar seumur hidup saya tak pernah mengunjungi psikiater namun MB bilang biar dia bisa kontrol stressnya akhirnya kami ke psikiater padahal uztad kami bilang cukup perbanyak zikir akan banyak redakan stress. Dan kata dokter beberapa hal yang menbuat WNA ini stress berat, bentrokan budaya,  latar belakang pekerjaan dan aktivitas saat ini, coba kita renungkan MB ini backgroundnya adalah enggineer dan sekarang urusin warkop dan mengajar, dua hal yang sangat berbeda, dan terakhir kemampuan si WNA ini berdamai dengan keadaan itulah kuncinya. MB sebelum nya kurang mau berdamai dengan keadaan. Dan sudah 1,5 bulan terakhir ini sudah mulai lebih sabar. Biasanya dulu kalau si Jen telat datang dia sudah stress berat dan capek marah sekarang sudah mulai Indonesia hahahha sudah mulai kepo juga dan sudah mulai mirip orang Indonesia deh. ini beberapa foto hal yang rusak karena MB stress berat Untungnya kalau dia marah dia langsung menjauh dan pergi cuma ya membuat kawatir juga.  Yang lucu ketika dia pernah marah besar entah si Jen buat salah kecil sebenarnya cuma karena anggapan MB itu hal besar nah setelah marah besar, setelah tenang dia langsung mau di doa doa katanya siapa tahu ada jin atau setan ikutin, akhirnya aku bawa ke uztad di doa doakan sama di rukyah, dan semuanya baik kok. Cuma disuruh banyak zikir aja kok. Yang lucu juga dulu waktu kunjungan psikiater kedua, si MB marah sama dokternya karena dokternya kalau ditanya soal sesuatu malah nampaknya kurang memahami masalah, dia keluar  dari ruang dokter saya masih dengan sabar nanya ke dokter maklum tarif dokter kan mahal rugi donk kalau saya langsung tinggalkan dan yang menyebalkan lagi ternyata untuk konsultasi psikiater asuransi kantor saya tak cover aturan baru buat nelangsa deh sejak itu saya bilang ke MB  konsultasi itu tak dianggap sakit makanya tak di cover makanya gak usah ke dokter segala … bersabar dan banyak zikir saja  temukan hobby buat menghilangkan stress.
  4. Kebiasaan soal alas kaki, kebiasaan sepatu / sendal yang kadang dimasukkan ke tas nya tanpa kantong masih kadang loh, pernah suatu hari dia pergi berlibur ke suatu tempat wisata sama teman temanya dia pulang saat saya bongkar tasnya masa ada sendal jepit dimasukan satu sama baju baju kotor, ya mbok tetap kan bisa sendalnya di plastikan dulu baru dimasukan tas. Ini sih tak masalah karena di samakan sama baju kotor nah inti nya kan dimanapun itu alas kaki selalu wajib di bungkus dan tak pernah di taro di atas. Mb masih kadang mau cuci sendalnya masukkan dalam baskom dan beri detergen, ini kok sendal yang direndam harusnya yang direndam itu kain / baju. Kebiasaan soal alas kaki nampaknya susah di ubah.
  5. Kebiasaan meletakkan sendok di meja, nah ini dari jaman dulu sampai sekarang selalu setiap  selesai menyeduh kopi sendok kecilnya pasti di taro di meja. Kan mejanya bisa saja kotor 😦 saya selalu langsung cuci sendoknya.
  6. Kebiasaan menyamakan semua lap. Jadi saya juga dirumah bukan typical bersih bersih amat kayak tetanggaku, tapi setidaknya rumah ya tak terlalu kotor dan tak terlalu kinclong lah, nah si MB ini punya kebiasaan menggunakan kain lap yang sama untuk semua, padahal saya sudah kategorikan ini buat lap sepatu dkk, ini buat lap meja dkk, nah kalau dia lap apa aja yang di dapat dia  dia ambil buat lap, pernah handuk kecil saja di lapkan sepeda motornya, bagaimana saya tidak naik darah waktu itu. Kadang tanpa sepengetahuan saya dia sudah ada di dapur sedang menyikat sendalnya dengan lap mejaku 😦 pengen teriak tapi capek juga. Makanya saya tak sembarang simpan lap di sembarang tempat, demikian juga dengan sikat, jangan taro sembarang, bisa saja sikat baju di pakai sikat sendalnya bagian bawah, yahhh lucu ya budaya yang berbeda saya hanya bisa geleng geleng kepala.
  7. Berat badan, lumayan berat badannya sekarang 115 kg dari awal datang di Indonesia masih 137, Indonesia membuatnya lumayan langsing, tapi tetap masih banyak sisa lemak di perut yang butuh konsistensi olahraga dan pola makan yang baik buat membuatnya benar benar langsing. Yang patut disyukuri adalah MB makannya tak picky alias pilih-pilih. Jadi hidup saya gak ribet ribet amat. Diet herbalife yang pernah saya program buat MB bisa dikatakan berhenti karena MB pikir itu mahal dan tak manjur.Jadi saat ini saya buatkan saja smoothies buat sarapan sehat saja. MB kan tak suka minum susu dan buat ganti itu saya pakai yoghurt drink buatkan smoothies. Biar badannya tetap sehat. Memang pria itu kadang kurang peduli pada hal kecil ya, kita ini istrinya yang peduli dan sewot akan kesehatan suami, ya karena kalau suami sakit yang repot pasti ujung ujungnya istri sendiri kan. Makanya saya sangat mau agar pola makan MB sehat.
  8. Kebiasaan merokok, ini cerita kelam sebenarnya dalam pernikahan kami, MB sejak 15 tahun lama sudah tak pernah merokok,  setelah ke Indonesia pun dia sangat benci kaum perokok yang suka semena mena merokok di depan umum dan aturan soal rokok di negeri ini yang carut marut.  Suatu hari di bulan Februari akhir ada masalah yang membuat MB stress berat dan juga sebenarnya hasil analisa saya adalah pergaulan MB waktu itu melihat lingkungan sekitar, resiko punya warkop tak bisa dipungkiri isinya pasti pria perokok yang hari hari menyeruput kopi sembari mengepul. Saya juga sempat heran MB ini sangat benci rokok dan orang yang merokok di sekitar kita. Kok bisa dia ikut ikutan merokok. Di akhir Februari ada drama tercipta diantara kami ( Saya, Jen, dan partner kerja ) dan MB entah waktu itu apa pemicunya dia marah dan akhirnya dia merokok, setelah adegan drama itu terselesaikan dengan baik. Ternyata sejak itu MB diam diam merokok tanpa sepengetahuan saya. Saya karena tak selamanya sepanjang hari sama MB ya tak tahu walaupun merokoknya kemungkinan tak banyak karena dilakukan sembunyi sembunyi, nah suatu hari ketahuan lah pastinya tahu kan pepatah mengatakan ” Sepandai pandai tupai melompat akan jatuh juga” nah sisi baiknya MB ini orang jujur ketika ada masalah mencuat saya akan baik baik menanyakan apakah dia merokok dan dia ngaku. Katanya rokok sembunyi sembunyi membuat dia melepaskan stressnya, sedih dan hancur rasanya ya, saya jadi tahu masalah rumah tangga yang sesungguhnya. Enaknya kalau bule ya kalau ada masalah tak bertele tele dan mengungkapkan apa adanya. Akhirnya waktu itu saya jelaskan kembali dampak negatif jika dia sakit dan lainnnya.Saya berharap sejak kejadian itu MB akan stop. Ternyata sebulan berlalu, ketahuan lagi si MB masih merokok, namun tetap dengan modus sembunyi sembunyi, sisi lucunya kejadian ini, MB heran kok saya selalu cepat tahu ya soal ini, padahal dia tak merokok di depan siapapun, tidak di depan Jen atau warkop atau di manapun, ternyata merokoknya di jalan saat perjalanan pulang. Benar benar kalau sudah addicted. Karena memang berat badannnya agak turun beberapa kg, ternyata dia mengira rokok bisa buat dia langsing. Tapi ketahuan lagi kan, si MB kagum aja kok saya bisa tahu, saya bilang Makassar ini kecil, semua orang akan mudah kenal dia dan tahu sendiri orang sini pada kepo kan, ada teman lewat lihat dia naik motor singgah dan merokok dan laporannya segera ke saya. Ingat deh tragedy ketahuan itu 15 Maret dan April dan terakhir minggu pertama di Mei. Kebetulan sahabat MB ada yang jago hypno teraphy. MB sendiri inisiatif buat hypno teraphy karena sadar itu tak baik buat kesehatan. Akhirnya minggu lalu MB sendiri setelah pagi paginya saya bicara baik baik ke dia soal masalah ini. Dia sendiri yang ke tempat temanya dan disana MB di hypno teraphy. Saya cuma sms kawan baik itu untuk bantu MB dan MB yang kesana tanpa saya karena MB tak mau saat proses hypno teraphy ada saya. Konsep Hypno Teraphy ini sebenarnya memasukkan ke otak bawah sadar bahwa rokok itu buruk dan merusak. Penasaran deh saya mau lihat. Dan ini bagian awal nanti katanya kalau belum mempan akan ada bagian lanjutannya. Semoga MB akan segera pulih dari keteragantunganya terhadap rokok. Ada rasa menyesal juga dalam hati niat baik untuk usaha warkop ternyata membawa dampak buruk bagi dia.  Intinya sebagai istri WNI niat baik buat membantu suami untuk urusan kerjaan malah dampak buruk karena lingkungan buruk. Benar kata pepatah ” Bergaul sama pandai besi  bisa kena percikan api, bergaul sama pedagang minyak wangi bisa terbawa wangi harumnya” . Makanya saat ini saya ajak gaul MB dengan kawan baik yang saya kenal baik, demikian juga komunitasnya.Alhamdulilah bulan Ramadhan kemarin mengalihkan fokus kami ke ibadah bisnis ditutup dan semoga dia betul betul sudah lepas dari kebiasaan buruk tersebut.
  9. Hobby, nah kata dokter / Psikiater memberikan saran buat MB harus ada hobby, nah hobby ternyata bukan tennis atau badminton tapi lebih ke hal hal seperti ” berkebun” ini tak bisa karena rumah kami kecil tak ada halaman, merajut hahha MB tak suka, dan apa pilihan MB adalah bermain gitar……… uhh pilihan aneh menurut saya, demi niat baik ini saya pontang panting carikan gitar second buat belajar, punyaku yang dulu sudah rusak, dan ada gitar dari si Jen pun dibawakan buat MB malah katanya dia tak suka karena sudah bocor. Yahhhh, demi dapat gitar yang gak mesti mahal saya rela tuh browsing online barang bekas bahkan sampai sudah ketemuan sama salah satu orang yang mau jual gitarnya ternyata jelek sekali barangnya sudah bocor bagian bawahnya. Akhirnya minggu lalu deh di sempatkan cari gitar termurah dan terbaik  buat MB. Biar dia dapat menjalankan hobby nya dengan sempurna. Ekh setelah gitarnya ada mau lagi dia ada tas nya biar bisa naik motor sama gitarnya katanya…berasa musisi segala ya…..kita lihat berapa lama hobby ini akan bertahan, ini gitar sudah seminggu dirumah dia petik cuma beberapa kali, beda dulu sama saya, ingat jaman dulu ada acara pertemuan mahasiswa di Yogyakarta tahun 2003, saya beli gitar impian saya disana bersama tas gitarnya dan sepanjang perjalanan pulang waktu itu kami serombongan beromantis ria naik kapal laut balik ke Makassar maklum dompet mahasiswa kalau ada termurah ya tetap itulah pilihannya. Sehabis punya gitar siang malam saya jreng jreng tanpa henti. Beda sama MB gitarnya adem ayem aja tuh di kursi tamu.
  10. MB kini lebih sabar & mau berdamai dengan keadaan, karena sering beda persepsi dengan kakak saya, sempat ada gap diantara mereka, karena secara saya juga sangat dekat dengan kakak cowok saya yang banyak menjadi tangan kanan sebelum menikah, MB yang punya latar belakang budaya barat yang tak terlalu akrab sama keluarga, merasa saya terlalu direpotkan dengan keluarga sedang saya sendiri merasa itu sudah budaya disini. Awalnya sih hal kecil karena saya lebih senang kakak saya yang kerjakan sesuatu hal kayak perbaiki kursi di warkop atau cat dinding dan lainnnya karena terus terang cara kita dengan MB soal cat saya pernah cerita disini dan pernah ada adegan drama kakak saya marah karena berantem sama MB saat mengecat warkop di lokasi baru ini. Sampai baru 2 minggu lalu akhirnya mereka berpelukan dan salaman. Butuh 4 bulan lebih akhirnya mereka baikan kembali. Itupun karena mediasi dari ortu saya yang sangat ulet sering bantu kami. Makanya saat ini saya sudah sangat malas untuk rombak atau renovasi rumah karena yang ada ribut, MB maunya apa saya maunya apa, dan terus terang kembali ke cara Indonesia ala kakak saya yang terbaik menurut saya, efisien, hemat dan detail beda sama cara bule yang boros, dan tak rapi biasanya. Ini menurut pengalaman saya ya.Mungkin karakter bule lainnya beda atau MB aja yang modelnya kayak gitu.
  11. Masih  boros,  tetap saja masih boros, soal lampu, kipas angin menyala terus kadang ditinggal begitu saja, kalau di dalam  mobil selalu AC on, maklum Makassar ini memang sangat panas, untung di sepeda motornya tak pakai AC bisa boros bensin hahahh, tetap kalau baju sudah sobek dikit sudah dibuang, padahal bisa dijadikan lap / kain pel, susah kebiasaan dari kecil itu dirubah butuh waktu 2 tahun tak cukup ternyata.
  12. Kebiasaan minum soda, ini masih sulit dihilangkan, kadang saya masih dapat MB beli soda di sepeda motornya tak tiap hari tapi kadang kadang, memang budaya minum soda di negeri nya itu kayak minum air. Mereka minum coke kayak minum air. Saya sendiri sangat pencinta air putih tanpa es, dan minum berwarna seminimal mungkin saya komsumsi. Kecuali juice atau smoothies ya. Mencoba hidup sehat demi hidup yang lebih berkualitas.
  13. Solat tetap rajin alhamdulilah cuma karena sekarang dia jam kantornya jam 8 sudah di warkop sampai maghrib jadi sekarang ibadah solat dhuhur, Ashar di masjid belakang kompleks ruko dan semua orang sangat menyenangi dia, maklum warga sekitar senang ada bule besar rajin sholat dan sholatnya tepat waktu. Akhirnya kegiatan di masjid kompleks berkurang, biasanya cuma sholat subuh dan Isya di sana.Malah akhir akhir ini dia suka ikutan ceramah di salah satu masjid.
  14. Rajin belajar mengaji, walau sudah muallaf 14 tahun, tetap belajar mengaji buat MB tetap wajib konsisten, sempat sering terhenti di negaranya sekarang dia rajin kembali karena menemukan sahabat yang mau konsisten mengajar dan ada juga salah satu murid nya yang punya suami  Tahfiz Quran, jadi setiap jumat pagi MB ke rumah mereka. MB tak mau belajar mengaji di saya, entah kenapa mungkin saya terlalu cerewet kali ya, dan tak sabaran.  Dan dia lebih enak belajar sama temannya dari pada saya. Oh ya sekarang dia sudah Iqra 3, perlu perjuangan panjang nih. Tak boleh terputus biar continue. Semoga saya diberi kesabaran buat membina suami bisa lancar bacaan Quran nya.Biar lebih profesional saya sudah deal sama uztad private yang akan bantu dia belajar dirumah nanti kalau sudah lancari saya masukkan di rumah Tahfiz Quran, biarlah MB fokus mengejar akhirat toh yang abadi itu akhirat, dunia kan hanya sementara #imbasramadhan 🙂
  15. Tetap pencinta keju, karena tak suka minum susu, MB tetap butuh kalsium biar tak keropos, jadi kebiasaan yang selalu buat Jen teriak dan laporan ke saya kalau MB suka makan keju di warkop hahahaha lucu aja sih, jadi tiap saya belanja harian pasti beli keju lebih, terus biasa si MB ambil satu terus dipotong kecil kecil di taro di piring dan dimakan pakai garpu, buat Jen shock maklum untuk Jen dan saya sebagai WNI yang jarang makan keju kayak makan kue.
  16. Mulai Kepo, ini karena kebanyakan gaul sama saya nih, jadi dulu si MB nih cuek bebek, sekarang mulai kepo, contoh kecil nih, ada tetangga kami yang nikah di November lalu, nah beberapa waktu lalu rumah mereka nampaknya selalu tertutup dan tiba tiba suatu hari sang tetangga yang nikah tersebut ada di teras gendong bayi baru lahir. Kaget aja sih saya nya saya pikir akh kok bisa sudah lahiran ya hamilnya kapan?nikahnya baru November lahiran April apa prematur kali yah…  . Saya yang karena sibuk pergi pagi pulang malam sejak adanya warkop tiap pulang kantor ke warkop dulu urus keuangan warkop dan belanja harian, terus saya cuek dan tak follow up,  terus si MB suatu hari nyeletuk ke saya, tanyain donk itu tetangga kan teman kamu apakah benar dia sudah lahiran?” hahahhaha saya yang dengar itu balik lagi ke dia,..hahha kok kepo amat ya…….dia nya malah kepo menghitung kapan nikahnya terus sekarang sudah ada anak dan itu lahir nya April pula, saya aja tak sedalam itu mikirnya.MB oh MB kenapa dia kayak tante ku ya sekarang…ampun deh…., dampak jelek ke kepoan nya juga sering  menyayat hati,  dia berteman via FB sama beberapa expat di Indonesia, nah MB ini memang kepo deh akhir akhir ini, jika dia lihat postingan aneh aneh misal foto lucu lucuan dari orang atau foto narsis narsisan suka koment ke teman WNA yang sebenarnya niatnya baik bukan nyinyir karena habit MB memang suka kritik pedas nah ada orang tertentu yang tak suka di kepoin begitu, kalau teman yang di koment biasa santai entah karena sama sama bule atau pria memang menanggapi hal seperti ini berbeda, tapi biasanya istri yang di kepoin / koment itu ngamuk pasang status di sosmed walau tanpa sebut nama tetap saja saya tahu ini pasti yang dimaksud MB, kasihan dia kena bully sudah beberapa kali akhrnya jadi guyonan yang pasang status sampai ada yang bilang “Looney lah, nyinyir lah” saya yang melihat nya sebagai istri sangat sedih ekh MB malah cuek dia bilang biasa perempuan memang terlalu sensitif. Entahlah yang mana yang benar yang jelas saya sudah bilang MB tak usah kebanyakan kepo di status orang atau foto orang, mereka mau gaya gila gilaan kek, mau cium ciuman, mau narsis -narsisan yaahh terserah itu hak mereka, lets mind our own business cuma sakitnya tuh disini kalau lihat MB di bully sama sekelompok ibu ibu dan dikata katain kayak gitu, yahhh makanya benarlah kata pepatah “Mulutmu harimaumu so berhati hatilah menggunakannya”  untuk beberapa orang yang suka dikritik  alias di Kepoin MB saya pribadi minta maaf sebenarnya dia niatnya baik cuma caranya dia yang kurang tepat menurut saya. Dan semoga tak ada status sindiran halus menyayat hati lagi akibat ke kepoan itu.
  17. Kulitnya sudah coklat, sudah Super Tan.. beda sama suami teman yang dari UK yang jarang sekali keluar rumah, kulitnya white sekali. Dan kalau kena matahari terbakar, kalau MB mah tiap hari dibawah sinar matahari dan tanpa sunblock jadi sudah biasa, sudah tak perlu terkelupas lagi.Tak pernah pakai jaket atau lengan panjang kemana mana.
  18. Friendly and humble bule boss, yang bilang orang orang sekitaran warkop karena hanya dia salah satunya bos warkop yang mau antar minuman dan makanan ke ruko ruko sekompleks di warkop, tanpa ada rasa gengsi atau malu, karena kami hanya punya 1 karyawan yaitu Jen andalan satu satunya, dan kalau ribet ya MB adalah andalan kedua kami. Kalau bos pribumi mah tak ada tuh yang mau melakukan pekerjaan tersebut yang dianggap pekerjaan anak buah, MB sendiri bantuin beli keperluan warkop, pergi beli gas, antar box pesanan dan  segala tetek bengeknya walau kadang kalau berantem sama Jen ya tersendat tapi tetap MB adalah pahlawan kami.
  19. Hobby Kondangan,  senang banget dia kalau kita dapat undangan hajatan, apalagi undangan di hotel hahahha kentara sekali kalau MB doyan makan enak, bulan Mei ini banyak undangan, beraksi deh MB lincah mensetting tanggal sesuai undangan.Saya sih ikut saja cuma malas dandannya kan rempong  beda sama pria sisa pakai batik, celana dan sepatu sudah deh.
  20. Tetap suka adventure, sejak mencoba berwirausaha kecil kecilan sembari tetap kuli kantoran, waktu adalah segalanya, apalagi week end, waktunya fokus di bisnis, dulu kita suka keluar kota, mengunjungi objek wisata sekarang sejak ada bisnis jadinya hoby jalan jalan harus berganti urus bisnis, mikir mutar otak naikan omzet, Karena saya sudah banyak jalan jalan dulu jadi sekarang biar MB tetap stay cool dan happy saya biasa ikutkan MB di teman ke luar kota. Kayak hari ini saya ada me time menulis karena MB juga ke kota Pare-pare jaraknya 150km an lah dari Makassar, bersama sahabatku yang tempat dia belajar mengaji, 2 minggu sebelumnya dia malah ikut ikutan sama rombongan keluarga muridnya yang rombongan ke Bulukumba jaraknya 5 jam perjalanan darat dari Makassar sempat dia snorkling di Pulau Kambing, dan sempat ada adegan drama kacamata snorkling hilang dan cincin warisan pamannya yang dipakai juga hilang.Sedih deh, masak berenang pakai cincin sih………………apa daya itulah yang terjadi………barang kecil hilang dipantai yaa.. hopeless deh…………….!

Itulah fakta kabar MB selama  dua  tahun  lebih tiga  bulan di Indonesia, dengan suka duka yang kami lewati semoga selalu dilimpahi keharmonisan, dan berkah hidup untuk rumah tangga kami.Dan sejujurnya menjadi hosted bagi suami WNA tidak lah selalu mulus butuh kesabaran panjang,pondasi ekonomi,  istiqamah, selalu bisa melihat sesuatu dari berbagi persepsi, berjiwa besar dan terpenting adalah pengertian dan rasa cinta ke pasangan agar tetap bisa menjalani kehidupan rumah tangga yang saling menentramkan sesuai tujuan pernikahan “Sakinah Mawadda Warahmah”

Dan di  tanggal 29 July lalu genap sudah dua tahun biduk rumah tangga kami berjalan,  dua manusia yang beda budaya ( Bugis Versus Bule ) dari dua benua yang berbeda, bahasa yang berbeda, kebiasaan yang berbeda, semoga Allah SWT senantiasa menyertai keluarga kami limpahan  rezeki, kesehatan, kebahagian  dan keimanan Islam dalam menjalani hidup hingga akhir hayat, semoga kami berdua bisa menjadi pasangan yang bermanfaat untuk orang lain, rahmatan lil alamin 🙂

Header 728 x 90 (2)

banner free member 300 x 250

 

Advertisements

Tagged: , , , ,

2 thoughts on “Cerita kabar MB di dua tahun perdana di Indonesia

  1. Vallendri Arnout June 6, 2016 at 8:03 am Reply

    Senyam-senyum sendiri ngebayangin Jen dan MB berinteraksi. Lucu. He he he he

    Tapi ada saran nih Mbak Siti, , , paragraf ya pendekin dong! Puyeng nih kadang baca nya. Maksudnya kalau bisa di banyakin aja paragraf nya. Suka ke susun-susun pas baca (efek malas memakai kacamata kah?), padahal seru. *well, just my thought^^*

    • siti June 6, 2016 at 1:12 pm Reply

      siap ditampung idenya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: