Advertisements

PHP-an dalam Bisnis


header niko 728 x 90

Mau curcol dikit masalah bisnis dan kesetiakawanan sosial dan PHP ( Pemberi Harapan Palsu ) sebenaranya saya sedang  dongkol kadang kadang, MB apalagi,  selama dua tahun menjadi penduduk Makassar kawan baru datang dan pergi, semua mengaku menjadi best fren, sahabat, dan lainnya, tapi kalau kesetiakawanan support dalam bisnis *bukan kasih modal ya.Tapi lebih ke concern bantuin support kawan buat memajukan bisnis yang baru dirintisnya.

Contoh begini, sudah tahu kita buka café, warkop atau apalah sebutannya, masa sih tak pernah mau main ke tempat kami, setidaknya datanglah sekali saja, misal tetangga kita, sanak saudara, harapannya sih pada turut membantu meramaikan, kenyataannya sahabat sahabatku bisa dihitung jari yang datang, ekh apalagi sahabat dia yang pasti lebih sedikit. Kata MB wah ini kah namanya per kawan-an tak support bisnis kawannya. Yang menyebalkan adalah ketika bertemu dan diinformasikan masalah adanya warkop kami dan disilahkan datang mereka suka berjanji dan iya kan berasa 100 % akan datang ternyata itu Cuma BASA BASI karena tak enak saja, mending bilang tak bisa aja dari pada suka PHP.

Ada pula sahabat MB yang datang lebih aneh lagi bawa sendiri kopi nya, minta air hangat dan  cangkir dan minum kopi nya. Miris yaaa…. Sudah usaha kecil begini, datang jauh jauh Cuma mau numpang minum kopi sachet sendiri, ini sebenarnya penghematan atau ngapain yaahhhhhhhhhh sutralah, inilah suka duka ber bisnis. Ini dari sisi MB.Ini Cuma bagian kecil dari yang dia alami.

Dari sisi saya lagi, karena saya adalah warga lokalan sini tentu komunitas saya lebih banyak dibanding si MB. Saya ada kawan kawan kampus, yang biasa arisan, yaaah arisan membernya berapa sih, kalau mau lot arisan paling yang datang 5 orang paling banyak 10 orang.Hanya sekali berhasil saya galang untuk melakukan acara kumpul kumpul tersebut di warkop lama yang masih bertajuk “Bule Coffee” hanya sekali itu. Sisanya yaaah mereka lebih pilih di Mall, resto mewah yang keren dan bisa foto selfie, wefie hahahaah. Tentunya mereka selalu lebih bangga foto di tempat brand nasional dan international. Kalau warkop mahhh buat para makelar ajaaaah kale menurut mereka.

Itu baru satu grup, yang lain, setiap ada event saya suka colek, padahal kami sudah pindah ke lokasi yang lebih keren, tampilan lebih baik, bawa brand nama baru, sebenarnya join sama salah satu sahabat yang juga merintis bisnis yang sama persis, kawan seperjuangan di awal karir setelah lulus kuliah dulu, ikutlah kami Be Smart Foundation, dan bisnis saat ini menjadi pioneer adalah  “Be Smart Coffee & Be Smart English “tempatnya tak malu maluin lah, bisa di pake background selfie dan wefie walau masih jatuh bangun brandingan. Dan konsep yang di usung adalag Cafe edukasi, cafe pintar, ada tempat baca buku, ada juga buku yang kami jual disana, dan ruangan itu gratis buat siapa saja yang mau gunakan buat acara presentasi atau acara kelas apapaun.asal order minum ya. Terus diatasnya ada les bahasa Inggris. Konsep sudah okay lah pokoknya. Nah balik ke PHP tadi, kalau ada event saya suka tag  namun  diantara ribuan   puluhan tag/colekan   aja kok kadang kalau ada yang nongol itu sebagai bonus. Kecewa sih, alasan mereka, ohhh jauhhhhhh, ohhhh takut begal kan sudah malam, ekhhh tak ada yang antar, ekh ada takziah, ekhhh ada event lain, ekhhhh tak tahu tempatnya, ekhhhhhhhh dan ribuan ekh lainnnya.

Be Smart Coffee

Beberapa kegiatan harian di Be SMART Coffee

Padahal event itu kadang sudah di broadcast 1 minggu sebelumnya, tapi pelan pelan saya mulai tahu polanya, yang paling menyebalkan memang dalam berbisnis adalah PHP, yang anda hadapi hanya lah orang PHP semua.Kalau dihitung MB juga sudah khatam PHP, hahahhah kasihan di amah di PHP terus sama muridnya sama teman barunya. Untunglah sekarang saya dan team marketing sudah tak  risau lagi setiap kita broadcast event sudah pasti ada yang datang. Sudah ada loyal customernya lah, bahkan  episode filsafat aja selalu ada orang orang yang datang padahal saya aja pusing dengar pembicaranya ngomong apa, kagak ngerti cin, saya lebih senang   acara seputaran ilmu public speaking, atau internet business yaaahhhh ini adalah favoritku. Ada juga pembahasan biography, atau pemutaran filem syarat makna.

Saya sama MB dan kawan kawan di Be Smart sudah tahu dan menanamkan otak bawah sadar kewajiban kita informasikan mau datang orang yang di colek dan suka PHP ya itu anggaplah kalau mereka beneran datang itu sebuah bonus indah dari Tuhan, biar tak kecewa……………….dan rasanya tak pernah sesakit di PHP lagi hahhahaha.

Kayak ini barusan saya broadcast di BBM dan sudah ada 3 yang respon 1 nya alasannya “aku takut ke tempatmu kalau malam malam soalnya sekarang banyak begal” OMG tiap hari di sana full parkiran motor yang naik motor mahasiswi dan mahasiswa dan disana area kampus, lagian begal bereaksi diatas jam 10, kita ini hanya adakan event jam 7 malam sampai kelar. Lagian paling jam 9 sudah selesai. Ya sutralah, saya cuma jawab kalau ada begal mahhh disana sudah sepi jalanan buktinya jalanan disitu ramai sampai tengah malam.

Capek juga dengar alasan aneh aneh kayak gitu, makan hati sudah bagian dari bisnis yaaa… biasa suka di PHP kan juga, ini  hanyalah sekelumit kisah bagi pelaku usaha pemula ini baru 1 tahun lebiih berasa derita PHP nya bertahun tahun hhhahaa.Kalau saya sih sudah tahu sekarang orang punya kehidupan masing masing, target masing masing, kesibukan masing masing. So no problemo….. !!!

Pinjam kata Bapak Gusdur “Gitu aja kok Repot ”  hehehe

header 728 x 90 3

Advertisements

Tagged: , ,

12 thoughts on “PHP-an dalam Bisnis

  1. nyonyasepatu October 16, 2015 at 10:59 am Reply

    Yah namanya bisnis ya, emang susah. Aku jg liat bisnis salon temenku sepi plus aku juga jarang main kesana karena stylisnya gak cocok sama aku hehe. Belon diganti2 sama dia makanya belon kesana lagi.

    • siti October 16, 2015 at 11:51 pm Reply

      iya betul sekali Non, apalagi bisnis jasa ya… itu mah tergantung client suka atau tidak untuk datang pakai jasa kita

  2. Emaknya Benjamin br. Silaen October 16, 2015 at 12:41 pm Reply

    Ya ampunn deh sampai ada yg bw kopi sendiri, apa ga malu ya 😀 . Namanya bisnis awalnya memang susah, jatuh bangun dulu. Aku doain semoga sukses ya mbak Siti, selalu semangatt 😀 .

    • siti October 16, 2015 at 11:52 pm Reply

      iya ada satu mbak, itu teman MB yang memang agak sangat efisien nya kelewatan lol, mau marah juga tak enak, cuma sekali aja kok itu datang soalnya mungkin sibuk juga…

  3. gegekrisopras October 16, 2015 at 1:18 pm Reply

    Jangankan masalah bisnis, masalah pergaulan kadang gitu 😅 udah colek sana-sini janjian ketemu, jawab paling semangat eh di hari-H ga nongol 😅 saya sih biasanya bilang “liat nanti ya” jadinya ga PHP juga, kalo bisa ya datang, gabisa ya sudah. Jadinya no hard feeling gada yg berasa dikecewain 🙂 toh prioritas org beda2 manatau di detik2 terakhir ada acara urgent yg harus dihadiri. Maaf mbak komennya ga mendukung hehehe

    • siti October 16, 2015 at 11:56 pm Reply

      ya prioritas orang memang beda beda apalagi tuntutan hidup semakin keras jadi orang pasti milihnya kegiatan yang sangat urgent, ya cuma mmg seharusnya semua orang kayak dirimu, bilang kalau gak bisa jangan senyum positif dan pasti bilang yaaaah saya pasti datang ekh tak ada info konfirmasi maaf dkk malahan nti di kontak balik baru info ekhhh maaf semalam ada jemput tante lah, ekh kebelet pulang lah wkwkkw ada ada saja.

  4. Indah Susanti October 16, 2015 at 2:27 pm Reply

    Wah..bawa sachet sendiri itu bener-bener rude banget..keterlaluan. Jadi ketahuan ya siapa yg beneran sahabat dan siapa yang hanya ‘teman’. Tabah ya, sukda duka bisnis memang bisa menyebalkan, ya wis, targetnya non teman saja dan gak usah dikasih diskon pertemanan (yg menurut saya kalau beneran teman ya jangan nuntut diskon, dukung usaha teman gitu).

    • siti October 16, 2015 at 11:58 pm Reply

      iya mbak indah, tapi tak apalah pelajaran berharga… heehheheh

  5. Felicity October 16, 2015 at 9:23 pm Reply

    Jadi inget ada temen SD saya yang ketemu lagi lewat FB buka bisnis franchise di Jakarta dan saya beberapa kali diundang ke cafenya. Karena ingin menunjukkan support dibela2xin deh saya dan hubby mencari waktu di tengah agenda liburan yang sebetulnya padat dan naik taksi di tengah macetnya Jakarta hampir 2,5 jam dan muter2x nyari lokasinya. Melihat wajah si kawan yang bersinar senang melihat kami datang maka kami juga senang, dari situ saya sadar bahwa apa yang buat kita mungkin biasa saja mungkin berarti buat si teman. BTW, dari pengalaman2x PHP ini bisa ketahuan mbak, mana kawan yang betul2x care dan mana kawan yang cuma sekedar basa-basi. Moga2x bisnisnya lancar jaya maju terus ya mbak. Aminnnn…..

    • siti October 17, 2015 at 12:00 am Reply

      makasih makasih doa nya yahhh… bener dalam bisnis hal kecil aja kita sangat appreciate. saya dan sahabat baikku waktu di warkop lama kalau habis lunch di kantor biasanya saya cek warkop dan saya sendiri beli demi nambah omzet apa kek,,yang kecil kecil… gak ada disc gak boleh gratisan… lol namannya bisnis yaa.. harus profesional pengelolaannya… kalau abal abal 2 bulan pasti dah tutup

  6. Frany Fatmaningrum October 17, 2015 at 3:49 pm Reply

    Sabar ya, Mba. Tetap ikhtiar dan pasrah. Semangat!

    • siti October 18, 2015 at 1:19 am Reply

      pasti pasti kalau gak sabaran udah tutup duluan di bulan pertama…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: