Advertisements

Tempat makan / RM muslim / halal di kota Rantepao, Tanah Toraja


Banyak orang muslim yang mau trip atau jalan jalan ke tanah toraja selalu stress dengan mencari tempat  makan makanan halal selama disana, ternyata disana banyak juga kok tempat makanan halalnya. Ini beberapa hasil huntingan liburan kemarin di Tanah Toraja.

header niko 728 x 90

Kedua orang tua saya saja sangat malas ke sana karena katanya ribet cari makanan halal, maklum lah orang tua saya bukanlah petualang orang yang hobby jalan jalan padahal dari kabupaten asal saya ke Tanah Toraja sisa beberapa jam  sisa 4 jam atau 3 jam.

Beberapa rumah makan di kota Rante pao yang menyajiikan menu halal dan memang menunya 100 % halal adalah sbb :

  1. RM Satria Desa, rumah makan sederhana di pinggir jalan  diponegoro di kota Rantepao, ini sudah berdiri sejak tahun 1960-an,  yang unik disini adalah menunya hanya ada tiga macam, ayam goreng kampung, perkedel jagung, dan sayur soup ( soup laksa dengan daging ) . Itu saja menunya,  mereka akan hidangkan di meja silahakan makan nah yang dimakan itulah yang  dibayarkan. Berasa di warung padang. Makannya tarifnya standar di daerah lah, 1 ayam goreng ( bagian dada/paha ) IDR 15000/potong. Nasi dkk kami bayar IDR 191,000 untuk 5 orang. Saya banyak mendapati karyawan muslim yang makan disitu kayaknya mereka pekerja pendatang.
Tampak bagian dalam RM Satria Desa

Tampak bagian dalam RM Satria Desa

Menu andalan di RM Muslim Satria Desa Rantepao

Menu andalan di RM Muslim Satria Desa Rantepao

RM Makan Satria Muslim di Rante pao

2. Rumah Makan Ayam Penyet ibu Ruth, nah kalau ini binis warung makan sudah mendunia malah, cabang di Makassar saja ada tiga, di Rantepao sudah ada sejak tiga tahun, menunya semua halal dan beragam jad enak, MB paling senang Cah Toge nya. Kalau saya tetap doyan ayam penyet. selama dua malam di Rantepao kami makannya di sini, makan sekali untuk lima orang itu berkirsar IDR 175,000.

Ayam Penyet ibu Ruth kota Rantepao

Ayam Penyet ibu Ruth kota Rantepao, super luas, dari depan tertulis RUMAH DOA dan baru di spanduknya tertulis AYAM PENYET IBU RUTH

3. Warung Surabaya, letaknya tak jauh dari Masjid dan hotel Indra namanya jalan Konstan no 9 Kota Rantepao, gampang didapat kok, kota Rantepao itu kecil kok, tanya ke penduduk pasti langsung dapat. menunya makanan rumahan, kami sempat kesini namun karena lampunya sangat redup dan lihat menunya MB jadi tak mau makan, cuma nasi ayam goreng lagi, nasi campur dkk, harga nya dari IDR 15000-25000. Kami baru duduk sebentar dan ternyata melihat menunya MB dan Mr dari india geleng geleng kepala, jadinya kami kembali ke Ayam Penyet ibu Sri ekh ibu Ruth, tapi menurut rekomendasi dari guide tour lokal di hotel ini rekomended kalau mau makanan rumahan kayak sayur dll bisa kesini.

Menu WARUNG SURABAYA

Menu WARUNG SURABAYA

Cuma ini tiga rekomendasi warung muslim/halal  yang terkenal di kota  Rantepao. Jadi ini seharusnya bukan halangan untuk datang berilibur ke Tanah Toraja. untuk tarif hotel sedang di Toraja bisa dilihat disini.  Selamat berlibur…..

Banner 300 - jangan salahkan laptop 2

Advertisements

7 thoughts on “Tempat makan / RM muslim / halal di kota Rantepao, Tanah Toraja

  1. winnymarlina February 9, 2016 at 3:15 am Reply

    akhirnya udah kesana ya kak

    • siti February 10, 2016 at 12:50 am Reply

      iya sudah sebenarnya jaman dulu sudah pernah cuma udah lama banget… heheheh

  2. nengsyera February 9, 2016 at 6:14 am Reply

    hihiih berasa kya di Bali ya kak, ada tulisan “warung muslim”

    aq malah blm sempat ke tana toraja, padahal mau banget tapi ngebayangin 8 jam perjalanan jadi errrghh..

    tana toraja yg favorit adalah lada katokonnya, ahhh membayangkan cabe kecil nan pedas gitu jadi pengen lagi

    • siti February 10, 2016 at 12:50 am Reply

      aku sempat beli 3 liter buat teman teman ini jenis lomboknya unik kayak paprika dan pedasssss si katokon selalu jadi titipan oleh oleh …

      • nengsyera February 10, 2016 at 11:07 pm

        Ahhh tau gitu aq juga mau nitip beli sm kak siti. Favorit bgt ini lombok kak saking suka sm pedasnya.

      • siti February 11, 2016 at 12:23 am

        bentuknya besar kayak paprika..memang di daerah lain kayak daerah yang ber suhu dingin tak ada ya? kayak di puncak ?

      • nengsyera February 11, 2016 at 12:25 am

        Iya klo bentuk dan rasanya udh tau banget kak krn emg dulu wkt di makassar suka nitip ke temen yg ke toraja.
        Klo disini ga ada yg jual dan budidayain, mgkn krn beda struktur tanah sm kelembapan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: