Advertisements

Kanim Kelas I Makassar & KPCSS mengadakan IMC (Immigration Mobile Counseling) 2016 tentang ABG ( Anak Berkewarganegaraan Ganda)


Foto bersama team Kanim Kelas I Makassar dan Peserta IMC 2016

Foto bersama team Kanim Kelas I Makassar dan Peserta IMC 2016

Kanim Kelas I Makassar mengadakan IMC ( Immigration Mobile Counseling ) 2016 menggandeng Komunitas Pernikahan Campuran Sulawesi Selatan ( KPCSS )

Pada tanggal 20 Juni 2016 lalu akhinya terlaksana juga acara yang di inisiasi pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar dengan tajuk “Imigration Mobile Counseling atau IMC“, pihak Imigrasi menggandeng Komunitas Pernikahan Campuran Sulsel ( KPCSS ) untuk membantu pelaksanaan acara ini karena tema acara adalah Dokumen/birokrasi untuk ABG ( Anak Berkewarganegaraan Ganda ) sebagai subjek dari hasil pernikahan Campuran.

Acara dibuka oleh Mbak Camelia sebagai MC

Acara dibuka oleh Mbak Camelia sebagai MC

Acara  ini di helat di Room Samalona 2 Hotel M Regency, di conduct oleh Mbak Lia dari Statuskim Kanim Makassar dan full support dari KPCSS untuk arrange tempat dan tentunya undangan untuk para pelaku pernikahan campuran di Sulawesi Selatan atau khususnya yang domisili di Makassar area yang bisa hadir di acara ini.

Suami suami dari KPCSS dari negeri Uttaran bersama putra putranya

Suami suami dari KPCSS dari negeri Uttaran bersama putra putranya

Acara ini sebagai wadah saluran informasi dari pak Kepala Kantor Imigrasi yang juga sempat hadir membuka acara secara khusus yaitu pak Tegar, di katakana bahwa event ini adalah acara IMC perdana yang di inisiasi dilakukan pertama di Kota Makassar jadi beruntunglah keluarga besar perca yang ada di wilayah ini, menjadi bagian undangan buat sharing dengan penuh suasana kekeluargaan dan kehangatan, para peserta undangan yang hadir ada sebagian membawa Putra putri mereka, dan pasangan WNA mereka,  bahkan acara ini juga menggunakan billlingual alias dua bahasa, di translate ke Bahasa Inggris juga agara para WNA juga paham dengan jelas terkait UU.beberapa liputan dari media lokal bisa di baca disini dan dilink ini.

Sharing informasi terkait subjek ABG

Sharing informasi terkait subjek ABG

Anak anak Berkewarganegaraan Ganda ( ABG )

Anak anak Berkewarganegaraan Ganda ( ABG )

Kpcss team ( Pakistan & India )

Kpcss team ( Pakistan & India )

KPCSS Team bersama ketua komunitas dan team member lainnya

KPCSS Team bersama ketua komunitas ( Ibu drh Ryni Svinndal ) dan team member lainnya

Beberapa capture hasil kamera HP saya akan share disini, silahkan di baca ya. Fokus acara ini adalah memberikan informasi  seakurat mungkin tentang subjek anak berkewarganegaraan ganda ( ABG ), bagaimana hak haknya, bagaimana masa depannya jika mau memilih menjadi WNI atau menjadi WNA setelah usia 18 tahun.

Bersama KPCSS Team dari Perancis, India, Pakistan ke Amerika

Bersama KPCSS Team dari Perancis, India, Pakistan ke Amerika

Buka bersama peserta di IMC 2016

Buka bersama peserta di IMC 2016

Pasangan dari negeri Uttaran :-) Mr Singh & Mbak Nila sedang icip icip makanan

Pasangan dari negeri Uttaran 🙂 Mr Singh & Mbak Nila sedang icip icip makanan

Bagian yang saya lewatkan :-(

Bagian yang saya lewatkan 😦

Beberapa titipan pertanyaan dari rekan rekan komunitas Perca Sulsel yang tak bisa hadir di acara ini akan saya rangkum dibawah ini, dengan bentuk Question & Answer sbb :

  • Pertanyaan titipan dari Mbak Andi Fatimah Sari menikah dengan WNA USA
  1. Dokumen apa saja yang harus disediakan untuk anak perca Indon-US yg sewaktu-waktu dapat digunakan di Indon? (misalnya untuk sekolah, mungkin untuk kepemilikan properti dikemudian hari, dll, siapa tau ada perbedaan dengan anak yg non perca)
  2. untuk memperoleh visa dan/atau paspor ke USA, dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk anak (jika seandainya pertanyaannya masih masuk dikategori acara.. Hehe)

Jawab

  1. Karena status anakjuga WNI, maka perlakuannya akan sama saja dengan anak yg lain. Bisa bersekolah seperti anak yg lain dlsbnya.Jika setelah berumur 21 ia memilih menjadi WNA maka perlakuannya juga akan berbeda.. dia akan dikenai persyaratan sebagaimana warga negara asing.Kepemilikan properti hanya bisa kalau anak tersebut sudah menjadi warga negara Indonesia.
  2. Pengurusan Visa dan Passport ditanyakan lgsg persyaratannya ke kedutaan besar negara yg bersangkutan…Semoga anda puas dgn jawabannya
  • PERTANYAAN TITIPAN DARI UNI BECKER CYS menikah dengan WNA AUSTRALIA

Minta tolong kita tanyakan kalo anak bawaan istri apakah lebih baik di adopsi suami wna atau tetap jadi anak ibu karena ada rencana mau pindah di australi terus barkas nya apa saja?

Jawab

 Ingin diadopsi atau tidak tergantung niat siibu kedepannya, kalau berniat akan tinggal seterusnya diAustralia, maka tdk masalah kalo sianak diadopsi… dan kalau anak sudah diadopsi maka dia akan menjadi anak berkewarganegaraan ganda terbatas.Pihak Imigrasi tidak menyarankan apakah sebaiknya diadopsi atau tidak. Itu tergantung dari niat dimasa depan.

  • Pertanyaan Titipan ketiga dari  Mbak Rahel Lewi Lemans menikah dengan WNA Belgia

Anak saya sudah lahir setahun yg, dia sudah memiliki akta kelahiran tapi belum memiliki passport Indonesia ataupun passport belgia apakah tidak masalah?
Jawab:
Selama sianak tidak bepergian keluar negeri hal ini tidak menjadi masalah, Tapi punya passport atau tidak anak harus didaftarkan keImigrasi karena anaknya adalah subjek affidavit. Jika ingin dibuatkan passport Indonesia,akan dibuatkan dengan persyaratan untuk anak affidavit.

  • Pertanyaan dari ibu Lydia yang menikah dengan warga negara Singapore, yg mana suami memiliki anak bawaan

Suami saya punya anak bawaan yang ingin ikut ayahnya untuk tinggal diMakassar (Indonesia) apa persyaratannya ?

Jawab:

  1. Jika si ayah punya KITAP, maka si anak bisa dimasukkan kedalam kitap si ayah sewaktu bermohon
  2. Si anak bisa menggunakan visa penyatuan keluarga dengan sponsor istri ayah (dengan melampirkan surat nikah ) tapi tidak boleh melebihi ijin tinggal ayahnya
  3. Masuk dengan visa sosbud (B211) sampai diindonesia langsung dikonversi ke KITAS
  • Pertanyaan dari ibu ketua KPCSS drh Syahrini Rauf Svinndal menikah dengan WNA Norway
  1. Anak saya memegang dua kewarganegaraan yaitu Indonesia dan Norway, misalnya setelah berumur 18 tahun nanti dan ternyata memilih mengikuti kewarganegaraan ayahnya bagaimana nantinya jika si anak ingin membeli property di Indonesia?

 Jawab:
Bisa langsung mendapatkan KITAP yg kalo diperpanjang akan langsung memperoleh KITAP seumur hidup.

2.Bagaimana dengan harta gono gini pasangan yg menikah ,dengan membuat perjanjian pranikah sebelumnya, apakah hisa mewariskan harta itu kepada anaknya ?

Jawab:

Mengikuti kebijakan UU yang berlaku bahwa WNA hanya berhak memiliki property dengan status Hak Guna Bangunan saja atau Hak Pakai, kan tak masalah jika property tersebut mau dijual ke WNI kan nanti statusnya bisa ditingkatkan jadi SHM, bagus nya lagi sekarang jika si anak berubah pikiran dan mau kembali jadi WNI itu sangat memungkinkan dan dimudahkan, jadi jangan kawatir soal masa depan ABG yang memilih kewarganegaraan salah satu orang tua ( Ibu/Ayah WNA ) jika si anak tinggalnya di Indonesia.
Kalau si anak akhirnya menjadi WNI haknya sama dengan WNI berhak memiliki property di Indonesia.

3.Bagaimana jika anak sudah berusia 21 tahun,yg belum memilih jadi WNI dan ibunya sudah tiada tapi sianak tinggal di Indonesia. Apakah tindakan hukumnya ?

Jawab:
Akan didaftarkan diImigrasi,dibuatkan KITAP dengan sponsor dari pihak ibu. Atau bisa langsung minta jadi WNI

  • Pertanyaan dari ibu Lisa Irshad Alam, menikah dengan WNA Pakistan

1.Anaknya lahir diSpanyol september 2006, tapi pihak kedutaan di Spanyol menolak memberikan status ABG (Anak berkewarganegaraan ganda terbatas) apa yg harus dilakukan, karena sianak sampai sekarang tetap memegang passport Pakistan?

Jawab:
Segera daftarkan keImigrasi dan akan dibuatkan Affidavit, memperoleh KITAP 1 dan setelah itu akan langsung memperoleh KITAP seumur hidup

2. Bagaimana kalau suami diNaturalisasi,apakah otomatis si anak juga akan menjadi WNI?
Jawab:
Anaknya bisa langsung menjadi WNI dengan melalui prosedur yg berlaku, prosesnya di Imigrasi dibagian AHU ( Administrasi Hukum)

Suami saya punya keponakan yg sering berkunjung keIndonesia,dan suka tinggal diIndonesia ,apa yang harus dia lakukan supaya bisa tinggal diIndonesia?

Jawab
1. Bisa dengan sponsor dari pihak tante,dan memperoleh KITAS
2. Menikah dengan WNI

Pertanyaan dari Ibu Ira Humairah Ariestie, bersuamikan WNA India 

  1. Saya menikah tanpa perjanjian pranikah, sebelum menikah saya memperoleh warisan dari orang tua, bisakah saya mewariskan properti saya keanak saya?
    Jawab:
    Bisa kalau anak sudah menjadi WNI
  2. Saya dan pasangan sudah menikah 12 tahun,selama ini suami saya jika berkunjung hanya menggunakan visa sosbud karena hanya tinggal untuk 2-3 bulan saja? Jawab : persyaratan untuk memperoleh KITAP adalah pernikahan sudah diatas 2 tahun
  3. Apakah suami saya bisa langsung memperoleh KITAP?
    Jawab:
    Tidak boleh,suami tetap harus apply KITAS dulu setelah itu baru bermohon untuk memperoleh KITAP
  • Pertanyaan dari beberapa WNA di acara 

Selain beberapa pertanyaan diatas pihak KANIM juga menjelaskan prosedure mendaftarkan anak subjek ABG ?

Jawab :
– Jika anak lahir diluar negri segera daftarkan anak pada perwakilan negara /kedubes setempat
– jika anak lahir didalam negri segera hubungi KANWIL KEMENHUMKAM atau KANIM Setempat
– Jika sianak sudah menpunyai passport Asing akan diberi Affidavit

Dan saat penutup di himbau dari Kantor imigrasi tentang informasi jika para ABG ( Anak kerwarganegaraan Ganda ) setelah mencapai umur dan mau memilih menjadi WNA adapun langkah langkahnya sebagai berikut :

Prosedur untuk menyatakan diri memilih menjadi WNA, Melampirkan:
1.Fotocopy akta kelahiran yang dilegalisir
2.Fotocopy akta nikah org tua yang sudah dilegalisir
3.Fotocopy passport Indonesia atau WNA
4. KEPUTUSAN MENTRI
5.Foto 4×6 6 lembar

“Dan himbauan dari KANIM khusus subject anak hasil pernikahan campuran yang memiliki dua kewarganegaraan untuk didaftarkan segera ke KANIM setempat, baik anak anda sudah memiliki passport atau belum, karena anak anda adalah subjek ABG”

Itulah beberapa pertanyaan yang sempat di capture oleh rekan kami ibu Ira Humairah Ariestie seksi dokumentasi KPCSS. Sebagian foto diambil oleh ibu ira dan saya sendiri.

Pada intinya di kesempatan berbahagia tersebut pihak Imigrasi ingin membuka jalur silaturrahmi ke komunitas WNA dan WNI pelaku perca di wilayah ini untuk membangun ke akraban, informasi yang terbuka dan akurat, dan bahkan di acara ini ada anket yang dibagi untuk diisi seberapa mudah informasi tentang Anak Berkewarganegaaan Ganda Terbatas dan segala birokrasinya didapatkan.Demikian di ungkapkan oleh bapak K.A. Halim sebagai Kasubdiv Statuskim Kanim Kelas I Makassar pada saat pembukaan acara.

Selain dari rombongan komunitas KPCSS, hadir pula beberapa pasangan WNA WNI yang juga tinggal dan berdomisili di area Makassar yang tentunya pernah berinteraksi dengan Kanim Makassar untuk mengurus ITK ( Izin Tinggal Kunjungan ),  ITAS ( Izin Tinggal Terbatas ) dan ITAP ( Izin Tinggal Tetap ), beberapa diantarana WNA Singapore, WNA Jepang dan WNA dari Negara eropa lainnya.

Misi dari acara ini menurut mbak Camelia Kinas yang juga MC di acara tersebut adalah membangun hubungan yang baik antara pihak Imigrasi dan masyarakat khususnya subjek pernikahan campuran dan anak –anaknya dalam hal pengurusan dokumen, agar lebih mudah, informasi lebih akurat,  hubungan antara staf keimigrasian dan masyarakat layaknnya sebagai mitra  yang sejajar, dan seharusnya lebih akrab  sehingga kepengurusan lebih mudah.

Paradigma yang dulu memandang bahwa mengurus birokrasi terkait pernikahan campuran itu sangat ribet, informasinya sangat minim, dan juga tak jarang menjadi objek agency untuk meraup keuntungan dalam kepengurusannya, sekarang sudah berubah, bahkan inisiasi acara IMC ini bahkan di conduct dari pihak kantor imigrasi dan sangat special melakukan acara ini di rangkaikan dengan  acara buka puasa bersama,  perkenalan dari kepala kantor imigrasi yang baru dan juga tentunya moderator utamanya adalah  Pak Halim sebagai kepala Statuskim Imigrasi Makassar, beserta teamnya.

Diharapkan acara ini akan terus berkelanjutan, dan setidaknnya kami dari KPCSS menemukan beberapa kawan baru yang juga pasangan campuran wni dan wna , komunitas bertambah, informasi yang kami dapatkan  pun semakin valid dan variatif,  dan hubungan dengan Statuskim Keimigrasian Makassar pun  sudah terbangun, akan memudahkan kami untuk mengakses informasi jika ada yang membutuhkan.

BANNER FREE MEMBER

Terbukti salah satu service yang sangat baik dari Kanim Makassar, pada saat acara Buku Paspor dan KITAP MB  yang sudah selesai dan cerita proses aplikasi KITAP bisa dibaca disini,  dibawakan langsung oleh pihak Imigrasi dan diserahkan, tanpa ada biaya tambahan, semua seusai aturan dan persyaratan yang ada biayanya pun sesuai yang tertera di Kanim Makassar, saya urus sendiri dari mulai Kanim Makassar, ke Kanwil Hukum dan HAM dan mengirimkan ke DIRJEN Imigrasi kemudian pihak Kanim Makassar membantu menginformasikan proses approval nya by system setelah itu pihak Kanim menginformasikan ke kami untuk proses terakhir pengambilan foto dan sidik jadi dan tepat di acara IMC 2016 dengan resmi KITAP MB diserahkan ke saya. Alhamdulilah prosesnya semuanya memakan waktu 58 hari sejak berkas masuk ditanggal 22 April 2016.

Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih ke mbak Camelia Kinas dan teman teman di Statuskim Keimigrasian Makassar untuk supportnya  yang luar biasa. Semoga support layanan Statuskim kedepannnya akan tetap terbaik dan bahkan  dua kali tambah baik ( mengikut visi misi pak Walikota Makassar, untuk Makassar yang dua kali tambah baik J ).

dewaweb_promo_04_728x90

Terima Kasih buat team Statuskim Kanim Makassar terkhusus PIC nya mbak Lia, pak Halim dan team, Team Marketing hotel M Regency Makasar (Mas Ian Ganteng ),  dan support terbaik dari Mbak Nila dari KPCSS  yang memediasi akomodasi, dan ketua KPCSS ibu drh Ryni Svinndll yang rela meninggalkan kesibukan beliau saat prajabatan demi hadir di acara ini, teman teman KPCSS yang sudah hadir mau meluangkan waktunya di acara ini, ibu lisa, ibu elty dan suami, ibu Ryni dan Sondre Ganteng, Ibu Ira yang paling sibuk mencatat semua pertanyaan menggantikan ibu sekertaris yang menjadi super sibuk hari itu, Mr Munna, Amman dan Ehan Nayak, Mr Singh  dan Ibu Wiwin dan putri cantiknya Saabiaa. Beberapa team KPCSS tak bisa hadir karena satu dan lain hal, semoga even kedepannya  teman teman KPCSS bisa hadir maksimal.

Bagi teman teman yang merupakan pelaku pernikahan campuran yang domisili di Makassar dan sekitarnya bisa bergabung di Komunitas Pernikahan Campuran Sulsel ( kpcss )  awal terbentuk komunitas kisahnya disini,  beberapa rangkuman kegiatan kami bisa di baca dan juga di sini, bisa add kami di FB ya dan inbox kami untuk akmi daftarkan sebagai member. Kami tunggu ya… 🙂

Demikian summary laporan IMC 2016, sampai jumpa di acara IMC berikutnya ya, salam  KPCSS dan salam Birokrasi.

KPCSS Team bersama ketua komunitas dan team member lainnya

KPCSS Team bersama ketua komunitas dan team member lainnya

 

Advertisements

Tagged: , , , , , , , ,

2 thoughts on “Kanim Kelas I Makassar & KPCSS mengadakan IMC (Immigration Mobile Counseling) 2016 tentang ABG ( Anak Berkewarganegaraan Ganda)

  1. adhyasahib June 22, 2016 at 2:01 am Reply

    Mbak siti aku mau tanya juga, jadi jika anak lahir di indonesia segera lapor ke kanim untuk di buatkan affidavit ya mbak? setelah Affidavit baru kita bikin passpornya gitu ya mbak?

    • siti June 23, 2016 at 9:11 pm Reply

      iya…. affidavit itu fungsinya menkonfirmasi si anak sbagai subjek ABG dan lanjut dibuatkan paspor masing masing WN orang tuanya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: