Advertisements

Tips memilih pasangan WNA & cara mencabut izin tinggal WNA bermasalah


Pencabutan KITAP

Pencabutan KITAP oleh sponsor WNI

Tiba tiba tadi sore dapat WA dari kawan lama yang juga menikah dengan WNA Amerika, di beberapa waktu lalu saya malah banyak belajar soal birokrasi dari birokrasi yang mereka jalani. Saat kutanyakan kabarnya berasa sangat sedih, ternyata jodoh dengan  sang suami ditakdirkan pendek hanya beberapa tahun dan pernikahan mereka sudah kandas di ujung perceraian beberapa bulan lalu. Mereka di karunia anak seorang putri yang lucu, mixed African American &  Indonesian.

Oh  jodoh kita tak pernah tahu, panjang pendeknya jodoh sampai dimana, setahu saya mantan  suami teman ini adalah suami yang baik dan tak pernah terpikir dia akan tega menceraikan dan mencari istri  baru lagi. Untung kasus mereka, saya sangat turut prihatin sama mbak dan sang putri, oh ya untuk izin tinggal mantan suaminya adalah sudah memegang KITAP dan setelah perceraian terjadi lewat pengadilah, akhirnya sang istri melapor ke kantor imigrasi untuk melaporkan pencabutan izin tinggal KITAP mantan suaminya. Adapun syarat syarat pencabutan izin tinggal KITAP sponsor istri sbb:

  • KTP WNI ( sponsor )
  • Surat perceraian dari pengadilan
  • Npwp
  • Copy paspor WNA ( Kalau ada )

Nanti pihak imigrasi akan memproses pencancel-an Izin Tinggal tetap sang WNA, karena seharusnya kan WNA hadir dengan paspor nya tapi jika sudah masalah perceraian pasangan tak akan pernah akur lagi, jadi memang harus sudah dicancel pihak sponsor walau tanpa paspor sang WNA.

Setelah itu si mbak alias sponsor setelah submit pelaporan, pihak imigasi akan menginformasikan bahwa di system mereka sudah di cancel. Jadi pihak WNA nanti ketika masuk Indonesia harus mengurus visa baru dari 0 lagi.dewaweb_promo_04_728x90

Belajar dari banyak kegagalan pernikahan campuran dan banyak pria wna yang juga tak bermoral baik, sebagai wanita tetap harus  berhati hati. Setelah saya analiasa dan amati di komunitas pernikahan campuran ternyata banyak modus WNA datang kesini hunting wanita Asia untuk misi tertentu. Misal si oknum A ini mantan suami teman, melihat tindak tanduknya dulu kalau dia cerita,memang pernikahan mereka terkesan cepat, sang oknum A ini hunting di medsos entah itu di website dating site atau medson layaknya FB akhirnya berkenalan lah dengan mantan istrinya, mereka hanya email emailan dan via telpon beberapa tahun lalu video call masih asing. Padahal sih si WNA ini sudah doyan skype entah kenapa karena keterbatasan dengan mantan istri hanya telpon telpon dan kirim foto karena mantan istrinya waktu itu kerja dan tak boleh video call di tempat kerja.

Nah si Oknum A ini intens pendekatan,  dan nekat mau terbang ke Indonesia buat menikah, sempat berkomunikasi sama saya beberapa kali antara si mantan istri juga waktu itu, karena oknum A sempat ragu akan status calon istri waktu itu. Takut katanya di tipu, kebetulan sang istri atau mantan istri asalnya dari Sunda.

header 728 x 90 3

Sempat hampir tak jadi juga karena memang sang calon istri sudah janda dengan bawaan  1 anak, harus clear status dan surat suratnya. Saya sempat tak follow perkembangan mereka sampai saya dengar benar si A ini datang ke Indonesia, datang ke kampung sang calon istri, melamar dan langsung menikah. Saya shock juga dengarnya, bahkan dengan bangga waktu itu sang A memperlihatkan foto foto pernikahan mereka lewat video skype. Oknum A ini menjadi suami hanya datang visi 1x setahun di Indonesia dan bertahan 3-4 bulan di Indonesia dengan misi mencari jalur bisnis apa saja buat di jalani. Saya melihat memang WNA yang afro American lebih rajin dan resisten buat cari celah bisnis di Indonesia.Nampaknya saya menangkap pernikahan itu sebagai kedok sebagai wadah mencari Negara baru. Dimana di USA dia mantan imigran yang menjadi US Citizen tentunya dengan pekerjaan serabutan dan melihat peluang Indonesia adalah Negara penduduk muslim terbanyak, potensi bisnis luar biasa. Dengan adanya istri di Indonesia dia pun mengurus izin tinggal tetap via sponsor istri. Dia ingin istrinya yang kemayu dan lembut ini bisa lincah kayak dia untuk membantu menguruskan semua dokumen. Awalnya sang WNA mulai complain istrinya kerja terus,  terus complain lagi istrinya tak bisa  bantu bisnis kemudian complain belum punya anak dari istrinya ini. Di Amerika sendiri si A ini sudah ada banyak anak dari pernikahan  pertamanya entah status mereka cerai atau masih bersama.

Tak lama berselang perjalanan pernikahan kedua atau ketiga akhirnya sang istri nya  hamil. Saya pikir hal ini akan merubah segalanya, hingga kelahiran si baby. Tetap jadwalnya Cuma datang 1 setahun untuk beberapa bulan karean saya lihat polanya di Amrik dia kerja juga semaksimal mungkin baru ke Indonesia bawa beragam barang buat di jual. Benar benar asli pedagang beda sekali sama Caucasian yang kurang sreg di jalur bisnis.dewaweb-728x90

Beberapa tahun terakhir saya sudah tak terlalu gubris complain-komplainnya, mengaku kecewalah sama istrinya, mencari pembenaran bahwa dia berhak mendapatkan istri baru dengan cerai dan dia sumpah wajib nafkahi sang anak, ini versi dari laki lakinya, baru beberapa hari lalu istrinya mengkonfirmasi beritanya bahwa sejak hamil anak tersebut sang istri yang banyak menanggung biaya berobat, sang istri melahirkan sendiri,  urus anak sendiri, dan dia hanya janji kasih child support 1 jt/ bulan. Dan itupun kata mantan istrinya kadang tidak dikirim hanya lip service, tahu sendiri undang undang perlindungan hak perempuan di negeri ini.

Jadi proses cerai mereka sudah putus akhir tahun lalu saya dengar dengar sang mantan suami sudah hunting wanita lagi, tetap focus hunting wanita jawa dari Yogyakarta ke Surabaya.Kebetulan setelah proses cerai, si WNA ini numpang hidup sama keluarga wanita Bugis yang saya kenal juga di Tangerang, jadi saya tahu tindak tanduk si WNA ini, Dia hampir menikahi anak gadis 19 tahun syukur lah Tuhan menyadarkan sang  gadis, berita buruknya dari mantan istri dengar dengar sebelum dia balik Ke USA sudah berhasil menikah di Surabaya. Entah gadis mana lagi yang mau dibodoh bodohin.Orang Indonesia hanya selalu melihat ketika menyebut WNA dari Amerika merasa sudah super kaya tajir dan menjanjikan akan membawa sang istri ke Amrik, belum tahu saja kalau sang WNA hanya mantan exodus pengungsi dari Negara Afrika yang terpaksa di naturaliasasi dan mencoba  menikmati menjadi warga berpaspor Amerika.

Bertolak dari kejadian kelam diatas beberapa tips buat kalian yang memang sedang proses serius dengan pasangan WNA mau Caucasian, Asian, Afro Amerikan or etc sbb :

  1. Kenali dulu calon, kalau perlu visit ke negaranya kunjungi keluarganya, kalau Amrik memang sangat jauh dan butuh biaya namun dari situlah bisa diukur tingkat kelayakan sang pria dijadikan calon suami.Jangan hanya modal datang langsung mau eksekusi menikah, kan mau dapat istri fresh dan mungkin si WNA mau rasakan istri Asia. Banyak lelaki diluar sana yang modus cari isti ya itu
  2. Paling penting kalau LDR alias jarak jauh wajib video call yah, jangan asal tebak tebak dan modal telpon dan lainnya, ada perbedaan luar biasa antar video dan wajah asli. Dari sini bisa memunculkan chemistry lebih dalam.
  3. Lihat history pernikahan sebelumnya, kalau duda cerai karena apa? Mati? Cerai hidup? Kalau duda cerai meninggal akan lebih baik less problem kalau cerai hidup perlu di pertanyakan dan di telusuri secara mendalam, karakter laki laki dewasa itu sangat kecil kemungkinan berubah menjadi lebih baik sekali dia sudah buruk katakternya ya selamanya akan seperti itu, dengan mantan nya dia akan begitu dijamin dengan anda istrinya pun akan kelakuannya tak lebih baik dari sebelumnya. Karakter asli yang tahu adalah mantan istrinya.
  4. Minta semua dokumen / akte cerai biar ada pegangan
  5. Identifikasi tujuan pernikahan dan mau tinggal dimana setelah menikah, jika alas an masalah agama dan mau stay di Indonesia masih  bisa di tolerir, kaji lebih dalam lagi karena kalau WNA yang punya pekerjaan bagus di negaranya mereka tak akan mungkin mau hijrah ke Negara kita yang semrawut ini, mikirnya pakai logika ya……….kecuali mau pensiun di Indonesia makanya hunting istri sekalian paketan tempat tinggal.
  6. Identifikasi juga beberapa WNA dari Negara Negara korban perang, Negara Negara konflik yang di Jakarta saja kedutaannnya tak ada, tolong di hindari jangan terjebak karena dia ganteng, bermata biru rambut pirang, kalian harus tahu banyak dari mereka sengaja daftar di dating site atau medsos buat cari cewek untuk dijadikan istri dari Negara Negara kayak Indonesia buat apa? Buat numpang hidup, mereka ini hanya akan menyusahkan, menjadi suami pajangan, dapat izin tinggal ribet, bayar, birokrasi rumit, mereka tak akan dapat kerjaan dengan mudah jadi jangan berharap banyak akan diayomi. Pilih mana, single happy atau married but suffer jadi single fighter buat cari nafkah, si bule sisa leyeh leyeh menikmati diuruskan birokrasi, dikasih anak, dikasih tumpangan hidup dan di bawa ke kondangan.Enak bener….dan ini banyak modus kayak ginian
  7. Cari Negara asal calon yang lebih mudah birokrasinya biar sang istri tak pusing dan repot urusan birokrasi.Jangan aneh aneh deh hindari asal Negara Negara dunia ketiga, atau Negara Negara seperti Ghana, Nigeria……………itu negaranya para scammers… bawaan bawa paspor pasangan dari Negara Negara lain yang dikategorikan Negara Negara dalam tanda kutif penuh masalah ya bawaanya si sponsor akan pusing. So mau hidup damai….hindarilah………….!
  8. Kalau ternyata pernikahan campuran kalian bermasalah, dan hanya perceraian solusinya ya silahkan eksekusi segera move on, tarik izin tinggalnya kayak teman saya lakukan diatas agar gerak WNA di Indonesia bisa di cegah setidaknya dia tak bisa keluar masuk seenaknya.

Demikian sedikit sharing tentang pahitnya dunia pernikahan campuran, tak selama indah, layaknya pelangi  ada yang berwarna terang ada yang gelap, semoga menjadi pelajaran buat yang lain semoga bermanfaat.

 

BANNER FREE MEMBER

Silahkan baca juga sharing tentang

Advertisements

Tagged: , , , , , ,

7 thoughts on “Tips memilih pasangan WNA & cara mencabut izin tinggal WNA bermasalah

  1. adhyasahib June 28, 2016 at 3:38 am Reply

    ikut prihatin dengan kejadian yg menimpa temannya :(, duh makanya saya heran ada yg baru kenal langsung mau nikah aja, saya mana berani, walaupun udah sering video call, tlpan, bolak-balik ke indonesia tetap aja dulu pacaran sampe 5 tahun baru bisa memutuskan untuk menikah. Semoga dgn tulisan ini cewek2 indo yg lagi menjalin hubungan dgn pasangan wna bisa lebih teliti dan berhati2 lagi.

    • siti June 28, 2016 at 5:47 am Reply

      iya bahkan pendalaman 1 or 2 tahun saja karakter seseorang belum tentu aslinya keluar apalagi pendek begitu…….. harus benar benar selektif dan hati hati,…

  2. siti June 28, 2016 at 4:18 am Reply

    iya say, ini langsung datang aja nih WNA nya gak mau rugi langsung hajar saja, belakangan mulai komplain a -z padahal itu murni sudah pilhan dia sendiri……….aduh kisahnya tragis kayak di sinetron2 saja..

  3. Binibule.com [Tjetje] June 28, 2016 at 7:07 am Reply

    Saat ini aku bekerja dengan banyak orang-orang dari negara yang berkonflik, perempuan dan juga pria. Dari Jazirah Arab maupun dari Afrika. Berdasarkan pengalamanku, mereka jauh lebih ulet dan lebih rajin dalam bekerja.

    Di Indonesia, banyak dari mereka gak bisa kerja karena sistem di Indonesia memang kurang bagus, kurang friendly dengan orang asing. Dan ini berlaku untuk yang tak punya skill maupun yang punya degree. Gak pandang bulu. Jadi menurut saya, sistemnya yang salah. Bukan individunya.

    • siti June 28, 2016 at 8:24 am Reply

      betul mbak Tjetje untuk WNA memang sistem disini sangat tak mengakomodir, kalau misalnya pemerintah membuka kran untuk memudahkan sistem bekerja di Indonesia nah satu sisi menjadi bumerang buat pekerja lokal dan banjirnya migran ke Indonesia.. serba salah juga sih ..

  4. denaldd June 28, 2016 at 8:07 am Reply

    Siti, aku selama LDR an ga pernah yang namanya video call karena aku yg ga suka. Suami dulu pernah minta tapi karena aku yg menolak, akhirnya sebelum kami ketemu muka ga pernah namanya video call. Bahkan sampai kami menikahpun dan harus LDM an, ga pernah video call juga. Tapi suami ada niat baik untuk ke Indonesia setelah 2 bulan perkenalan. 6 bulan setelahnya kami nikah. Dan memang setelah kunjungannya ke Indonesia, aku juga balik mengunjungi ke Belanda untuk tahu kehidupan dan keuarganya serta pekerjaannya.

    • siti June 28, 2016 at 9:02 am Reply

      tapi dirimu kan sempat ke negaranya juga, setidaknya sudah bisa menyelami lebih dalam…butuh proses mengenal lebih dalam memang……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: