Advertisements

Liburan keluarga di Taman Wisata Air Puncak Bila Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan


suasana kolam imut imut nya

Liburan keluarga di Taman Wisata Puncak Bika Kabupaten Sidrap

Ini salah satu tempat rekreasi bermain air yang baru di Kabupaten Sidenreng Rappang ( Sidrap ),  ini salah satu cerita liburan keluarga besar kami di kampung saat lebaran, apalagi MB ini suka berpetualangan jika pulang kampung tak bisa diam saja dirumah orang tua saya. Jadi berasa punya anak yang kalau libur sekolah harus ada kegiatan tiap hari. Begitu deh rasanya punya suami turis asing  kalau ikutan bepergian.  Lokasi taman wisata ini 

Address: Jl. Poros Pare Sidrap, Bila Riase, Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan

Lokasi nya ditempuh 30 menit dari kabupaten Sidrap, Kabupaten Sidrap sendiri ditempuh dari kota Makassar sekitar 4 jam, dari Makassar dengan jalur Makassar – Pinrang, sekitar 4 jam dan belok kanan di perempatan lampu merah di Mall Pinrang sekitar 1 jam lebih ditempuh  untuk bisa sampai di taman wisata yang luasnya  50 h,  view nya bernuansa baru pemandangan danau, sawah dan bukit-bukit dari sudut yang berbeda dan sangat luas.

Gerbang masuk Wisata Puncak Bila

Gerbang masuk Wisata Puncak Bila

Tariff tiket Masuk Wisata Air Pucak Bila Kab Sidrap

Tariff tiket Masuk Wisata Air Pucak Bila Kab Sidrap

Tiket sepeda air alias bebek bebek-an

Tiket sepeda air alias bebek bebek-an

Intinya  petunjuk marka jalan itu akan ada kok, memang harus banyak bertanya kalau masih baru, maklumlah marka jalan di negeri ini tak seindah di luar negeri sana memberi arah, kayak dijalan toll Makassar saja yang panjang Cuma puluhan km saya pernah salah ambil jalur karena markanya kurang banyak. So so kalau di kabupaten lebih lagi jangan terlalu  berharap banyak gunakan mulut buat nanya yahh.

Bola air di Pucak Bila

Bola air di Pucak Bila

Tempatnya pun melewati jalanan yang kurang mulus maklum letaknya agak terpencil, wilayah pegunungan Bila, makanya namanya Puncak Bila, deretan hamparan sawah hijau dan perkebunan yang di lewati baru memasuki area parkirnya lumayan luas, masuk ke area tiket dan silahkan berjalan sekitar 300 an meter buat memasuki pintu gerbang taman wisata, karena memang kontur untuk tempat wisata ini harus  yang bergunung gunung, biar bisa buat beragam wahana, karena di tempat ini ada beberapa wahana permainan :

  • Flying fox melewati danau buatan buat permaian dayung bebek bebek. Itu mah singkat dan pendek tapi kelihatan sepupuku yang main ini happylah charge nya Rp15000 per orang sekali main, mau main lagi ya beli lagi tiketnya.
  • Dayung bebek, bener gak sih namanya? Ya bayar 15k antri nya lama bener, ampun deh, beli dulu tiket baru daftar lagi 1 perahu bebek bisa muat 2 orang dewasa plus anak anak, silahakn dayung sampai gempor memutari danau buatan yang luasnya tak seluas bebek bebek di pantai losari Makassar. Cukuplah buat saya tersengal sengal saat berdua sama MB dianya curang saya yang kayuh dia kadang diam dan menikmati view sayanya yang gempor.
  • Motor ATV, ini gara gara MB saya akhirnya tak bisa maksimal menikmati semua permainan, saat sampai dia panic lihat banyak orang dan mulai drama ngambekan, coba dekat saya suruh pulang, herman deh ini bule ada saja ngambek nya, udah tahu kalau ke tempat permainana ya jangan berharap keindahan apalagi musim libur lebaran kaget aja dia kita tiba jam 10 sudah tak kebagian gazebo saking banyak nya orang dari seluruh kampung. Biaya tiket buat motor ATV ini Rp 15k juga padahal saya pengen cobain kayaknya seru. Next time  ke taman wisata gak usah bawa bule biar puas mainnya.
  • Kanoe Boat juga sama tiketnya Rp 15k, ini aku gak sempat juga.
  • Waterboom imut imutnya bisa dinikmati semua orang, asal udah beli tiket masuk seharga Rp 25k. Btw itu kolamnya kecil sekali berasa manusia yang di dalam kolam lebih banyak dari pada arenanya, ponakan centilku sama bapaknya senang sekali main air.

Sisanya ini pemandangan nya deretan manusia yang nampaknya hanya hijrah untuk pergi makan buras dan opor ayam memenuhi lapangan hijau dibawah pohon. Gazebo yang jumlahnya puluhan sudah penuh, terpaksa kami sewa tikar 2 buah dengan biaya sewa 40 ribu / tikar kalau tikar dibalikin duitnya balik 50% kalau nda ya silahkan berarti anda sudah beli tikarnya. Terpaksa duduk dekat sungai pembuangan samping supermarket. Jadi saat memasuki arena, di seblah kanan waterboomnya sederhana lumayanlah buat membuat happy anak anak, ada  juga play ground kecil buat sikecil bermain, terus ada gedung ditengah itu bangunan multifungsi berfungsi sebagai supermarket  di lantai satu dan di lantai berikutnya adalah mushollah.

Si baby centil itu namanya Qilah happynya selangit saat naik bebek sama bapaknya saat turun nangis nangis, bapakmu tak sanggup ngayuh lagi nakkk

Si baby centil itu namanya Qilah happynya selangit saat naik bebek sama bapaknya saat turun nangis nangis, bapakmu tak sanggup ngayuh lagi nakkk

Camping di pinggiran danau

Camping di pinggiran danau

Ini Bundanya Qilah lagi main flying fox

Ini Bundanya Qilah lagi main flying fox

Tami, berdoa dulu sebelum meluncur

Tami, berdoa dulu sebelum meluncur

Ini dia arena waterboom Pucak Bila

Ini dia arena waterboom Pucak Bila

arena kolam renang Pucak Bila

arena kolam renang Pucak Bila

Suasana kolam dari atas Gazebo

Suasana kolam dari atas Gazebo

Ini dia grup pengungsi kelaparan padahal baru sampai, yang nyetir siapa yang lapar siapa yah...!

Ini dia grup pengungsi kelaparan padahal baru sampai, yang nyetir siapa yang lapar siapa yah…!

Tariff harga tiket per wahana di Pucak Bila diluar harga tiket masuk Rp25k/orang

Tariff harga tiket per wahana di Pucak Bila diluar harga tiket masuk Rp25k/orang

Terus bagian danau tempat bermain bebek bebek, diatas danau ada tali flying fox, dan tak jauh dari arena waterboom ada motor ATV. Itu saja sih, sisanya gazebo bertebaran dari daratan agak rendah sampai yang sedikit berbukit .

dewaweb_promo_04_728x90

Untuk dapatkan gazebo sebenarnya gratis kalau cepat datang ya cepat dapat, kalau musim liburan silahkan datang paling pagi biar nyaman.

Yang lucu kebanyakan  yang  terjadi  adalah kebanyakan rombongan setelah masuk di gerbang wahana langsung cari tempat dan duduk sembari buka semua makanan dan makan, hahhaah harusnya kan main air dulu kek baru nanti makan siang baru makan, ini semuanya datang langsung duduk dan makan dulu baru main, seru saja lihatnya. Tak ada larangan buat bawa makanan silahkan asal jaga kebersihan ya, Cuma kesadaran pengunjung dari dulu masih begitu begitu saja, tetap saja habis makan habis main sampah dimana mana kasihan petugas kebersihannya.

Header 728 x 90 (2)

Lumayanlah kata tanteku yang hobby explore tempat wisata di daerah lumayanlah dibanding lokasi kolam renang tahun lalu kita pergi dan MB juga ikutan lebih parah lagi, kotor dan  tak direkomendasi.

Untuk teman teman yang berasal dari Kabupaten Sidrap silahkan wajib datang donk lihat asset wisata daerah atau yang tinggal di tetangga kabupaten lainnya silahkan coba liburan kesini, tapi ingat jangan saat week end biar nikmatnya lebih terasa.

BANNER FREE MEMBER

Beberapa artikel tentang wisata local saya sama MB :

 

Advertisements

Tagged: , , , ,

2 thoughts on “Liburan keluarga di Taman Wisata Air Puncak Bila Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan

  1. Frany Fatmaningrum July 19, 2016 at 1:25 pm Reply

    Flying fox 15.000. Wow! Anakku bisa bolak-balik main tuh.

    • siti July 19, 2016 at 1:27 pm Reply

      hahaha iya murah meriah mbak kan tariff di daerah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: