Advertisements

Cerita dari Amerika Part 5 ( Perbedaan waktu )


Baru buka draft di blog ternyata banyak postingan mengendap belum di publish, jadi ini cerita jalan jalan setahun lalu, tak terasa ya time flies ini sebenarnya lanjutan dari cerita dari Amerika part 1 sampai 4 bisa diklik di link paling bawah artikel ini.

————————————————————————————————————————

Sejak tiba disini hampir tiga minggu lalu saya itu berasa kurang tidur, tiga hari pertama jetlag sudah sembuh, cuma kenapa kurang  tidur, karena disini gelap langitnya jam 8.30 malam, jadi kayak serasa nunggu magrib gak datang datang tuh azan………! Jadi kangen suara azan deh………………

Jadinya saya tetap tidur telat, MIL dan MB dan tidur saya masih duduk merenung, mikirin di Indonesia sudah siang, kerjaanku numpuk, email kantor gak bisa terbuka entah bouncing atau error, saya tak bisa reset karena saya sengaja tak aktifkan SLI/IR Hape disini jadi tidak bisa terima sms *modus irit tagihan.

dewaweb_promo_04_728x90

Imbasnya saya selalu mikir, jam berapa sekarang di Indonesia, wah sudah waktunya nih open bursa, jam 10 malam disini dah buka bursa efek jakarta disana jam 10. Pelolotin deh tuh aplikasi lihat merah apa hijau tuh angka angka di portfolio……..baru browsing browsing prediksi dan analisa saham sudah jam 12. Baru open position sudah jam 1an.adduh melelahkan deh, kirain nanti aku enakan trading malam hari lebih adem ternyata masih terganggu juga.

Dinner sama teman kantor MB

Dinner sama teman kantor MB & MIL di sebuah resto Italia

Ngecek juga cctv di warkop, apa sudah buka apa belum, ekh belum pernah cerita ya kalau kami coba buka warkop pinggiran buat MB berkegiatan ( kami sudah  tiga kali pindah, cerita terbaru bisa di baca tentang bisnis warkop part 1 dan part 2 dan drama dramanya.Intinya kami pantau dari sana  pakai CCTV bisa kasih lihat MIL juga wahhh tekonologi benar benar membantu ya………beih sok canggih saja yah…

Header 728 x 90

Saya rada bingung diawal kalau orang sana  sebut good evening ke kami padahal perasaanku masih sore, kan pakem di Indonesia malam itu ya jam 6 ke atas, sedang disini kalau bilang noon ya jam 12 pas, jam 12-6 sore itu afternoon, selepas jam 6 sudah bilang evening / malam.. kadang kalau jalan di bawah di taman ketemu teman se building maksudnya teman MIL dia bilangnya good evening karena perasaanku masih terang hahhaha aneh saja bagiku. Terus makan malam disini cepat sekali. Kadang jam 5 sore MB sudah di dapur ubek ubek kulkas dan dia deh yang masak kebanyakan selama kita disini.

Tapi habis dinner yang saya anggap kesorean itu jangan salah, cemilannya book banyak sekali mulai popcorn, salad lah, snack lah……..pantas aja bongsor….kadang saya cuma menjadi penikmat icip icip alhasil saya disini dah naik 4 kg. Padahal saya makan sedikit sekali dibanding mereka mereka. Ya gimana gak naik, yang dimakan lemak semua………….!

Terus masalah waktu kalau pagi disini saya senang karena saya tahu di Indonesia itu sudah malam hari, kan beda 13 jam mundur, di Indonesia sudah malam disini baru pagi. Tapi kalau disini mulai malam saya yang galau, karena ingat ini jam kerja disana.Mulai stress mau kembali nguli jadi pekerja kembali.

Tapi sejak libur panjang  45 hari kerja waktu itu, apalagi disana  lingkungan tempat tinggal MIL kebanyakan kaum umur senior semua hidup mereka tuh rada santai gitu, ada yang pagi pagi jalan jalan, terus kasih jalan anjingnya, atau bawa cucu jalan ditaman, ada yang duduk depan apartement sembari bercanda……akhh kayaknya mereka nggak ada target deh, ada yang cuma main kartu nonton tv, bolak balik sana sini. Seru aja ada juga yang super sibuk tapi ya cuma 1-2 orang. Ada perasaan damain disana tapi damainya berasa hambar entah kenapa ya, kadang malam hari terbangun saya lihat langit di jendela dan menatap mendengar sahut sahutan suara sirine polisi / ambulance silih berganti, kadang dari kejauhan ada ambulance stop di lingkungan perumahan sekitar saya kepo bingits mengintip di jendela, kayaknya ada yang nelpon 911, teringat kalau di Makassar pastinya seluruh orang se RT sudah datang berkerumun, kalau disana adem adem saja.

Terus untuk kondisi siang yang lama, untuk sebagian orang senang kalau siangnya lama bisa dinner diluar di patio katanya…kalau saya sudah rindu  jam 6 dah gelap dan suara azan……………………..! Ya sudah kangen macet dan hingar bingar suara motor yang seliweran kayak nyamuk hahhahahhaah ……………. terus saat itu yang paling saya rindukan adalah saya pengen mengunjungi banyak kerabat jadi ingat kalau di Indonesia, kita ke propinsi seblah saja bisa kodar sama blogger, sahabat, kerabat, nah di Amrik, saya bisa hitung jari tuh kerabat MB yang undang kita ke rumahnya, keluarga kecil, adiknya MB cuma 1, mami sendirian, single mom dai kecil MIL membesarkan kedua anaknya. Kerabatnya tersebar di beberapa negara bagian yang mereka tak pernah saling silaturrahmi lagi, adduhhh ini karena tak ada buaya mudik mudikan ini jadi mereka kurang silaturrahmi, sepi pokoknya malah saya bete sebenarnya gemes berpetulang nah gimana mau berpetualang teman teman Indonesia yang saya kenal di US juga pada super sibuk dan tercerai berai di negara bagian  yang berbeda, untuk mengunjungi mereka butuh naik pesawat atau kereta api atau naik mobil yang biayanya luar biasa mahal. Belum jika suami suami WNA mereka tak sibuk dan mau terima jadwal kunjungan kita.Dan saya paham mereka semua sibuk. SO so… so.. sayang saja buang buang uang bayar tiket mahal ke Amrik kalau tak maksimal kunjungannnya . So maybe next trip ke eropa saja hahaha enak banyak negara yang bisa dikunjungi dan banyak kawan disana..

banner 300 widget people

Anyway se indah indah dan megahnya negara orang, mau Amerika, mau Eropa, tetap saya cinta mati INDONESIA, Biarpun rumah kecil dan banyak debu, lalu lintas super semrawut dengan segala permasalahn fasilitas publiknya, saya tetap merindukan rumah, Makassar,  tetap home sweet home…….bahkan MB saja sudah mulai jengah melihat tiap hari serangan teror di Amrik terjadi, di sana penjahatnya sekali tembak sudah bunuh banyak korban, kalau begal di Makassar masih pakai panah, dan masih tradisiional korban paling satu orang. Kata MB masih lebih membahagiakan disini lah walau kehidupan kami sederhana.  Itu versi dia kalau lagi good mood dan bahagia kalau lagi  bad mood pasti dia katanya mau pulang….

BANNER FREE MEMBER

Beginilah sekelumit kisah cerita perjalaan ke kampung MB beberapa waktu lalu, kisah kisahnya bisa dibaca di :

  1. Cerita dari Amerika part 1
  2. Cerita dari Amerika part 2
  3. Cerita dari Amerika part 3
  4. Cerita dari Amerika part 4
  5. Welcome to Amerika

 

Advertisements

Tagged: , ,

2 thoughts on “Cerita dari Amerika Part 5 ( Perbedaan waktu )

  1. Frany Fatmaningrum July 28, 2016 at 7:39 am Reply

    Damai tapi terasa hambar, jawabannya udah Mbak Siti sebut juga: karena gak ada suara azan dan silaturahmi keluarga 🙂

    • siti July 28, 2016 at 12:35 pm Reply

      ya ..benar banget … itu yang kurasakan… soalnya perbandingannnya sih Indonesia yang keluarga besar..kemana mana ada saudara dan kerabat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: