Advertisements

Berpetualang ke Pantai Punaga Resort Kabupaten Takalar


Lokasi Pantai PUNAGA, Kabupaten Takalar

Lokasi Pantai PUNAGA di dalam kawasan Pantai Punaga Resort, Kabupaten Takalar, foto  by MG

Berpetualang ke Pantai Funaga Kabupaten Takalar

Tepatnya tanggal 17 Agustus 2016 kemarin di saat semua orang merayakan hari kemerdekaan RI ke 71 tahun, saya bersama MB dan dua sahabat baik saya berlibur ke salah satu objek wisata baru di Kabupaten Takalar.

Beberapa  waktu lalu pernah saya cerita tentang drama di pantai Galesong Bintang disini, itu juga merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Takalar. Dari sekian banyak objek wisata pantai yang ada di kawasan kabupaten Takalar.

Rencana awal ke Pantai Punaga adalah melihat postingan di internet dari teman, dan kalian pernah dengar atau nonton film “ Tenggelamnya kapal Van Der Wijk” yang film di sadur dari karya Novel Buya Hamka, ada salah satu adegan dimana Pemeran utama bernama Zainuddin yang sedang galau mengalami pergolakan batin, ternyata di lokasi pantai inilah adegan ini mengambil shooting, pantas saja pantai ini tiba tiba terkenal  dalam sekejap. Makanya saya pun jadi penasaran.

Lokasi Pantai PUNAGA :

Desa Punaga, Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar/ Takalar Regency, South Sulawesi 92261 ( sulawesi selatan )

Jadi Pantai Punaga adalah nama pantai  di sebuah desa bernama desa PUNAGA, karena di daerah tersebut ada juga nama nya PANTAI  Puntondo, dan Pantai Topejawa, jadi  jangan  bingung ketika menuju kesana. Yang kita kunjungi ini adalah PUNAGA Resort yang belum jadi, banyak bungalow sepanjang pantai  PUNAGA juga tapi dengan  nama lain.Tapi tetap berlokasi di sepanjang pantai PUNAGA yang juga kawasan itu terkenal dengan penghasil rumput laut, sepanjang hamparan pantai saat perjalanan kesana kita bisa melihat adanya jaring jaring rumput laut petani di kawasan pantai. Dan di pinggir laut bertaburan rumput laut yang sedang di jemur.  Kawasan pantai Punaga mempunyai  alam yang masih natural, tebing batu-batuan yang alami, memang indah di pandang mata. Letak lokasi ini ada di seblah barat kota Takalar sekitar 25 km. Kontur pantainya mirip tanah lot di BALI tapi saat laut surut cuma kalau pantai ini masih belum mendapatkan penanganan yang profesional.

 

Tiket Masuk Wisata Pantai PUNAGA Takalar

Tiket Masuk Wisata Pantai PUNAGA Takalar

Perjalanan di tempuh dari Makassar sekitar 1 jam, karena speed saya berkirsar 80-60 km / jam. Untuk sampai ke tempat ini, caranya  melewati jalan trans sulawesi makassar-Gowa-Takalar-Jeneponto. Sekitar 5 KM sebelum perbatasan Takalar-Jeneponto ada tikungan tajam silahkan belok kanan. Jadi sepanjang jalan ada petunjuk jalan, untuk akses  ke sana jalan nya lumayan. Aspal mulus dan sebelum sampai di pantai akan ada jalan beton sepanjang 10 km. Sebenarnya mudah karena sekarang selalu ada sign menanjukkan arah 2,5 lagi, 5 km lagi. Tapi yang di papan baliho itu adalah promosi PUNAGA Resort ya. Yang akan kami tuju, bagi yang mau singgah di villa villa pribadi bisa langsung stop dan di depan villa villa itu ada gazebo yang di sewakan. Kami tak singgah di villa tersebut tapi menurut teman tariff villa 1 tempat bisa berisi banyak orang sewanya Rp 500,000/unit. Ada kamar mandi nya dan ada dapurnya. Lumayan kan  kalau ramai ramai, kalau pagi atau sore sisa menyebrang jalan kedepan ada pantai hamparan luas.

dewaweb_promo_04_728x90

Dan sepanjang perjalanan  untuk ke  PUNAGA Resort kita akan melewati pantai yang dulu sangat terkenal yaitu Pantai Topejawa. Ini pantai yang pernah tenar di masa lalu kini sudah usang dan tak terawat.

Gerbang arah ke pantai PUNAGA, Kab Takalar

Gerbang arah ke pantai PUNAGA, Kab Takalar

Memasuki gerbang yang belum kelar, baru sebatas tanda, kami berangkat dari rumah jam 6.15 pagi, karena sengaja biar dapat  tempat dan lebih cepat sampai. Tiba disana sekitar jam 8 pagi, kami adalah pengunjung pertama hari itu. Bangunanya belum sepenuhnya rampung, baru mencapai 90 %, fasilitas ruang ganti dan kamar mandi masih di bangun, walau sudah ada kamar mandi yang bisa digunakan,   Ada fasilitas kolamnya renang yang sementara dibangun dibelakang deretan gazebo  dan pohon pohon besar di belakang gazebo sengaja dibiarkan tetap rindang agar cuaca bisa lebih  sejuk, karena seperti umumnya pantai ya cuacanya pasti panas sepanjang hari.

Gazebo nya ada 5 unit menghadap view ke pantai

Gazebo nya ada 5 unit menghadap view ke pantai, foto by MG

Setelah memasuki gerbang belum jadi ada 5 gazebo berdiri lengkap dengan karpet dan beberapa kursi disampingnya.

  • Biaya tiket masuk Rp 10,000 / orang
  • Biaya sewa Gazebo Rp 150,000 bisa muat 10 orang dan ada colokan listriknya ( ini penting )

Di sudut ada dua  gerobak yang dibranding untuk jualan mie instant dan snack dan beberapa meja di sediakan untuk sekedar minum kopi/teh atau menikmati mie instant dan camilan snack yang disedikan, harga Mie instang di bandrol Rp 9k/ cup, saya sempat beli 2 buat saya dan MB karena kami mulai lapar, dan  sayang sekali kami yang tak bawa makanan buat makan siang. Awalnya saya pikir ini tempat wisata yang ramai pengunjung dan pasti banyak  pedagang atau minimal ada café didalamnya ternyata belum ada. Di Punaga Resort yang perkiraan terhampar sepanjang 1 km karena kelihatan ada pembatas di sebalah kanan dan kiri resort, yang memang kawasan ini terbentuk dari tebing karang  yang dibiarkan sebagai salah satu panorama objek wisata di pantai makanya dibangunlah beberapa tangga untuk bisa akses ke pantai untuk sekedar berjalan jalan.  Ini bisa di lihat di sisi kiri resort, ada fasilitas tempat barbeque dibawah pohon rindang yang dibawahnya ada akses tangga ke pantai. Enak  buat bikin acara keluarga misalnya mau bakar jagung sambil bersantai dan anak anak bisa bermain di pantai. Banyak remaja yang datang bawa gitar dan menyanyi sambil merayakan ulang tahun dan sibuk ber we fie ria. Ada juga yang mojok pacaran dibawah pohon. Pengunjung yang datang ini kebanyakan datangnya saat kami sudah mau pulang.

Salah satu view Pantai PUNAGA

Salah satu view Pantai PUNAGA #Abaikanmodelnya:-) foto by MG

Pengunjung awal di hari itu hanya ada 3 mobil dan beberapa sepeda motor. Saya juga merasa kaget sekaligus bahagia karena suasanya jadi sangat sepi sekali. Apalagi si Bule ini sangat benci keramaian  dan ada ketakutan dia buat drama lagi dengan kondisi sepi begini amanlah bagi saya.

Salah satu view pantai yang bisa di tempati berenang #abaikanmodelnya:-)

Salah satu view pantai yang bisa di tempati berenang #abaikanmodelnya:-)fotobyLeha

Pemandangannya ya lumayanlah buat foto, bentuk pantainya yang banyak batu karang yang tajam sehingga disarankan jika mau berenang silahkan  menggunakan sepatu, jadi akhirnya tak ada satupun pengunjung berenang, yang ada hanya foto foto pemandangan, pacaran, duduk duduk melihat laut.

Lokasi Syuting Film "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk"

Lokasi Syuting Film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk”#abaikanmodelnya#fotobyMG

Kalau MB yang akhirnya punya mainan baru kamera kecil yang baru di belinya, langsung semangat mau berenang,  katanya mau mencoba kameranya  di laut, ya wess, kami pergilah mencari pantai yang bisa ditempati berenang, dan ternyata banyak karang karang tajamnya. Jadi hanya sempat sebentar menyeburkan diri  hanya buat ambil gambar dalam laut.  Itupun turun ke pantainya pelan sekali karena menghindari batu batu tajam.

View terbaik Pantai Punaga

View terbaik Pantai Punaga, foto by MG

Pasirnya agak keputihan, yang asik adalah ada beberapa spot tempat duduk dibuat langsung dibawahnya pantai. Tapi bukan gazebo cuma beratapkan rindangnya pohon.  Toiletnya pun sudah ada 3 tapi belum selesai di renovasi, masih tukang lalu lalang, menurut info  bangunan fasilitas pantai PUNAGA ini sudah di mulai dari dua tahun lalu, lalu langsung terkenal karena adanya pengambilan gambar film Tenggelamnya kapal Van Der Wijk.

Dirgahayu NKRI ke 71, salam MERDEKA dari pantai PUNAGA TAKALAR

Dirgahayu NKRI ke 71, salam MERDEKA dari pantai PUNAGA TAKALAR

Pantainya pun dibatasi hanya sampai 1 km, karena setelah resort PUNAGA ini sebenarnya banyak pantai dilewati sepanjang ke PUNAGA. Cuma pantai biasa saja.

Salah satu spot bagus di Pantai PUNAG

Salah satu spot bagus di Pantai PUNAGA#fotobySCS

Karena kami kelaparan jadi kami hanya bisa bertahan hanya  sampai jam 2 siang, setelah MB sudah menggunakan kamerannya di laut dia hanya bertahan 20 menit dan kita naik ke gazebo dan minum minum kopi. Lalu lanjut  packing dan pukul tiga sore kami pun menyetir pulang ke Makassar, tiba di rumah jam 4.30 sore.

MB sangat menikmati liburan yang sepi

MB sangat menikmati liburan yang sepi

Summary all, pantai nya lumayan lah, tapi bawa sepatu renang kalau mau berenang soalnya di pinggir pantai banyak batu karangnnya, kalau cuma sekedar mau pacaran atau mau foto foto saja silahkan datang, lumayan bagus kok. Fasilitas masih sementara dibangun, direkomendasikan bawa makan yang banyak bawa bekal  nanti kelaparan 🙂

Menikmati pantai serasa milik sendiri

Menikmati pantai serasa milik sendiri#fotobySCS

Ini adalah pantai kedua dari beberapa kawasan objek wisata pantai yang ada di Kabupaten Takalar, semoga bisa jadi referensi kalian buat yang ada di lokasi Takalar dan mau jalan jalan. ‘

Selamat berlibur dan MERDEKA !!!

Silahkan nonton video jadul kami yahh…

Beberapa artikel tentang objek wisata sbb :

Belajar sb1m yuk

Advertisements

Tagged: , ,

2 thoughts on “Berpetualang ke Pantai Punaga Resort Kabupaten Takalar

  1. Allisa Yustica Krones August 22, 2016 at 7:33 am Reply

    Semoga fasilitas2nya segera selesai dibangun ya supaya orang yang datang ke situ bisa lebih nyaman dan menikmati suasananya.

    • siti August 22, 2016 at 7:45 am Reply

      iya ini belum maksimal mbak kaminya yang kecepatan main kesana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MY EATING HABITS

Trying to live on Low Carb & Avoid Sugary

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: