Advertisements

Cerita alumni Telkomsel Spirit “Kodok Telo 2007 Batujajar”


quote ini dari salah satu pelatih kami yang sudah wafat, dan dibuat didekasikan buat beliau

quote ini dari salah satu
pelatih kami Kol Ricky Samuel yang sudah wafat, papan ini dipasang di Situlembang untuk mengenang beliau.

Biar moment foto foto ini bisa dikenang anak cucu makanya langsung semangat saya utuk menulisskan kisah ini, kisah tengang grup kami bernama Kodok Telo 2007, di beberapa tahun silam, kami ada program bernama Telkomsel Spirit dimana karyawan baik level atas maupun yang baru masuk harus di training oleh para professional dibidangnya, bukan trainer teori loh, tapi kami beurursan dengan KOPASUS, ya betul kami angkatan batch 2007 yang baru masuk waktu sekitar 100 lebih di masukkan  dalam Telkomsel spirit batch 1 batujajar selama 7 hari ditempa layaknya tentara hidup dibarak makanan ala tentara dan tak bawa bekal kecuali yang diberikan oleh tentara itu kekami 2 buah celana  training tentara dan baju loreng dan ransel lengkap topi dan helmnya. Kami pun harus menggnaka sepatu boots tentara.

Bagi saya moment seminggu itu tak akan pernah saya lupakan sepanjang sejarah hidupku. Moment yang membuat saya menjadi manusia yang menghargai profesi tentara.  Sejak itu saya sangat menghargai arti sebutir nasi yag harus habis  ketika makan dan arti peraudaraan ketika teman tak bisa habiskan nasinya kamilah teman segrup lain yang masih mampu memasukkkan nasi itu kedalam perut atau memaksa kawan lain menghabiskannya. Yah karena saya pernah suatu waktu mau muntahkan dan muncrat karena sudah tak sanggup memaksakan nasi masuk yang terasa berat terpaksa dibantu di dorong pakai air minum karena tak boleh ada sisa nasi atau yang tersisa adi piring dalam satu kelompok.Kalau ada kami semua akan kena hukuman dan kengkreng atau push up. Bahkan kadang ada adegan kami harus sembunyikan secuil makanan karena tak sanggup habiskan. Terbayangkan bagaiamana beratnya ujian kami sepanjang beberapa hari itu.  Nasi pun yang dihidangkan adalah  nasi yang dingin, sayur nya dingin,namun mereka tak peduli harus habis tanpa kompromi.

Pasang tenda, salah satu ilmu dari banyak ilmu dari seminggu di barak tentara

Pasang tenda, salah satu ilmu dari banyak ilmu dari seminggu di barak tentara

Disitu kami diajarkan disiplin dari hal terkencil dari mulai bangun pagi dan kami tidurnya pun lengkap dengan sepatu boot tentara, kami diajarkan bagaimana cara memasang sprei yang benar ala tentara  bagaimana cara merapikan elemari ala tentara semua teratur bahkan sikat gigi dan timbanya pun tertata rapi. Kami diajarkan bagaimana harus menyebrangi sungai  dengan tali, kami diajarkan berlari dan berlari di jam  4 subuh dengan beban luar biasa berat melewati jalur haling rintang ala  tentara. Jalan jongkok adalah hal biasa, push up ada aktifitas sehari hari kami. Muka gosong karena matahari.

Seragam biru, satu dari 2 seragam yang kami dapat dan gunakan selama 1 minggu.

Seragam biru, satu dari 2 seragam yang kami dapat dan gunakan selama 1 minggu.

Kami diajarkan cara makan ala tentara, berdoa sebelum makan bersyukur mengharga makanan, kami diajar bagaimana hormat dan bagaimana cara menghabiskan lebih banyak hormat dan punya integritas.

Melihat para tentara dari sudut pandang yang berbeda, mnengajarkan saya banyak  hal dalam kehidupan, mengajarkan bahwa hidup adalah perjuangan, dan harus selalu siap siaga dalam keadaan apapun, meminimalisir kesalahan, ya kehidupan tentara memang keras, kami ditempa bagaikan besi baja yang ditempa tukang besi. Dan hasilnya sudah tampak pribadi yang mandiri menghadapi beratnya target pekerjaan.

Kodok Telo 2007

Kodok Telo 2007

Handphone kami di sita dan hanya diberikan dalam tiga hari sekali kami ada kesempatan ke lapangan dan bisa mendapatkan HP untuk menelpon Keluarga tercinta, ada yang langsung menelpon pacarnya, kalau saya menelpon keluarga menyatakan bahwa saya masih hidup dan survive di training ini.

Seragam Merah, muka masih culun semua sekarang sudah pada jadi emak emak dan bapak bapak semua

Seragam Merah, muka masih culun semua sekarang sudah pada jadi emak emak dan bapak bapak semua

Saya sangat ingat ada sesi dimana saya harus melempar pisau ke phon pisang, ada moment kami jurit malam, melewati  jalan kecil hutan dimalam hari dan ditakut takuti. Ada masa di saat terahhir saya mau menangis karena rasa lelah, sepatu basah, badan basah baju basah, dan kami harus lari 10 km dan melewati kawat berduri dan haling lintar membawa ransel  dan helm serta sepatu boot ala tentara.Ya saya sempat mengalirkan airmata saya bilang ini perusahaan cari karyawan apa cari boduguard ya berart amat rasanya trainingnya. Ini training terberat dibanding yang pernah ada dan yang pernah saya alami sebelumnya.

Dari Telkomsel spirit batch 2007 ini saya mendapatkan beberapa value :

  1. Silaturrahmi yang abadi dengan para pelatih kami dari jajaran Kopassus batujajar, walau mereka sudah ada yang pension juga.
  2. Silaturrahmi abadi dengan kawan kawan walau semua sudah terpencar pencar baka ada yng keuar negeri namun di sebuah grup WA ber judul Group KODOK TELO 2007 menyatukan kami, di semua nama nama itu posisi tertinggi sudah ada yang menempati posisi General Manager, rata rata semuanya sudah level band 2. Kalau GM itu band 4 hehehe.. Namun di grup semua lebur. Akrab dan solid.
  3. Kedisiplinan dalam hidup
  4. Solidaritas antar teman walau ditempa bertahun tahun beda lokasi jika bertemu ada rasa yang tak akan bisa dilupakan.
  5. Persaudaraan walau berbeda ras, suku dan agama tapi kami tetap satu, alumni Kodok Telo 2007.

Dalam  agama Islam pun selalu di nasihati untuk berislturrahim karena merupakan pintu pintu pembuka rezeki. Join di grup akan selalu bisa membuat saya tertawa bahagia melihat foto muka saya yang sangat culun,masih jaman jahiliyah yang saya belum berhijab, jaman kacamata tebal malu deh lihatnya bisa bisanya dulu saya mau pakai kacamata padahal ribet sekali.

Prosesi pemasangan baret merah, coba tebak yang mana saya? hahahhah

Prosesi pemasangan baret merah, coba tebak yang mana saya? hahahhah

Wajah asli masih jaman jahiliah deh..OMG!!!

Wajah asli masih jaman jahiliah deh..OMG!!!

Kadang diperbudak sama pekerjaan saya kadang melalaikan dan malas menyapa grup namun setelah melihat kembali foto foto ini / slideshow dibawah ini semangat persaudaarn batujajar kembali menyeruak di relung hati. Terbayanng saat penerimaan ijazah bahwa kami lulus karena ada 2orang yang menyerah tanpa syarat karena tak sanggup ikut trainin tersebut.Setelah Telkomsel Spirit tahun 2007 sempat ada pelatihan yang sama tapi tidak dengan KOPASSUS, terus berlanjut generasi berikutnya sudah tak menggunakan metode ini lagi kini anak baru masuk ditraining hanya inhouse saja dan training produk.

Mbak Endah, sang pemersatu Kodok Telo 2007

Mbak Endah, sang pemersatu Kodok Telo 2007

Terima Kasih ke mbak Vero yang tak pernah putus asa membina hubungan silatturahim para member grup KODOK TELO 2007, terima kasih kepada para komandan komandan kami dulu yang setia menjaga silaturahim ke kami, terima kasih sahabat sahabat ku walau posisi band kita saat ini berbeda dan job desk masing masing berbeda dan kadang diperbudak sama pekerjaan  bahkan yang lain sudah banyak keluar dari perusahaan namun dalam persahabatan tak ada istilah mantan teman, semuanya tetap bersahabat seperti kami saat itu.

Moment terbahagia ketika 15 menit diberi waktu dibagikan hp masing masing semua menelpo

Moment terbahagia ketika 15 menit diberi waktu dibagikan hp masing masing semua menelpon orang terkasih

Untuk sahabat sahabatku yang masih sering menyapa terima kasih salam hangat dari Ambon Manise tempat ku berlabuh saat ini SALAM KOMANDO !!

  • Veronika Endah ( Sang pioneer yang hobby meinginisiasi dan sharing foto foto lama )
  • Yasa P ( Yang dulu sering bantuin makan makanan sisa teman kelompoknya )
  • Lience ( fotonya jarang tapi dulu sangat terkenal karena kisah cinta monyetnya dengan teman seangkatan )
  • Yudhistira, salah satu sahabat hebat walau sudah keluar dari Perusahaan namun silaturrahminya tak pernah lekang sosok yang luar biasa.
  • Abidah yang kini berbuah manis me nikah dengan Luthfi CW, cinta mereka bermula dari Batujajar 😉 kini di anugerahi 2 buah hati.
  • Fise Adi P, salah satu sahabat yang masih sering berinteraksi karena kami masih satu area dengan jobdesc yang sama.
  • Ahmad NR, ini salah satu kawan yang mengajarkan banyak teori diawal masuk kerja, beliau sendiri sudah keluar dan kerja di perusahaan lain namun silatuurahmi dengan teman teman tetap terjaga.
  • Rangga, Gemma, Rechy S, kalian semua kawan kawan yang baik saya ingat kalau saya sudah lelah berlari di dalam grup kalian mau aja membantu………………
  • Lyo, Oktrima, Rosie, semua nama nama ini masih akrab di telinga dan social media masih sering pertemukan kita.
  • Pak Bakrie Norman, sosok komandan kami yang masih senantiasa setia komunikasi, tak banyak yang melekat di memory saya saat itu karena saya bukanlah yang tersohor saat itu, saya hanya salah satu peserta.
  • Pak Wito, kita sempat ketemu di Manado saat saya masih tugas disana.dewaweb_promo_04_728x90

Mohon maaf bila banyak nama yang saya tak sebutkan, memang otak saya pun mulai lupa bukan berarti saya melupakan kalian,  teman teman Kodok Telo 2007 memory 9 tahun silam akan jadi kenangan terbaik dalam hidup saya tak akan lekang di gilas waktu dan akan kuceritakan pada anak cucu kelak. SALAM KOMANDO!!

Sebagai gambaran di video ini ada yel yel KOPASSUS, dan kami pernah menjadi bagian dari mereka 🙂 dan menjalani kehidupan ala mereka walau cuma 1 pekan, sepekan yang tak akan terlupakan!

Semua foto sepenuhnya milik Mbak Veronica Endah, thanks sis untuk dokumentasinya.

BANNER FREE MEMBER

Advertisements

Tagged: , , ,

2 thoughts on “Cerita alumni Telkomsel Spirit “Kodok Telo 2007 Batujajar”

  1. Frany Fatmaningrum November 15, 2016 at 8:34 am Reply

    Kereenn. Aku anti yg militer2 gitu makanya jadi manja & renta banget. Hehe

    • siti November 15, 2016 at 12:50 pm Reply

      hahaha iya keren jadi tangguh bak tentara deh jadinya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: