Advertisements

Suka duka dunia trading


Candle yang selalu buat galau

Candle yang selalu buat galau & panik para traders

Sebenarnya bercerita kisah nyata pencarian bisnis yang paling simple dan tak ribet,  mungkin dalam ceritaku tentang saham pernah saya tulis disini, dan cerita tentang trading binary disni, terus pernah belajar forex juga.

Saya pernah bayar mahal sekali buat belajar trading dua hari di Jakarta kalau tak salah bayar Rp 15 juta, ilmunya karena grup nya nasional dan waktu itu 2010 sosial media belum serame sekarang jadi ilmunya tak masuk di otak. Sedih tapi namanya sekolah ya cari ilmu, perjalanan lanjut ke saya kembali belajar trading saham biasa saja dari Bursa Efek Indonesia, saya beberapa kali ikutan setiap ada sharing session. Saya akhirnya mendaftar di salah satu broker dan aktif disana.Tapi karena mungkin saya tak punya mentor yang benar kali ya jadinya ilmu saya stagnan saja dan lebih jadi investor long term, saham saya beli baru simpan. Ada yang rugi saya diamkan saja. Bahkan ini saya tak pernah buka buka lagi, biarkan saja.dewaweb_promo_04_728x90

Karena suatu hal saya akhirnya terdampar dengan komunitas trading binary,  saya harus merogoh kocek mahal juga untuk masuk dan ikutan di sana,  seorang master alias ngaku coach ke Makassar membentuk komunitas dan  mengajak orang orang untuk ikut serta, target mereka adalah trader trader kurang fokus kayak saya dan teman teman,  selama tiga bulan bergabung, pembayaran seminarnya yang sampai 2 hari hanya setengah hari itu 9 juta rupiah. Orang ini berhasil meraih banyak peserta, yang profit dadakan juga banyak, saya siang malam bahkan nonton youtube buat belajar.  Tapi saya kok rugi akhirnya, semua teori yang diajarkan selalu tak konsisten profit. Kalau rugi saya termasuk biasa karena saya selalu pakai logika dan tak serakah kawan kawan saya karena serakah ruginya puluhan dan ratusan juta. Dan setelahnya saya sepakat sama teman teman untuk berhenti trading binary, ternyata masalah halal haramnya pun belum jelas. Jadi kami hentikan, master kami pun melarikan diri ke Jawa, karena murid muridnya di Makassar menuntut janji nya untuk mengembalikan uang kami jika tak terbukti teori saat seminar. Profit 97% dalam waktu 5 detik. Kalau saya sebenarnya ruginya tak banyak karena saya anggap trading sebagai selingan, ada teman temanku yang pengusaha pengusaha rugi ratusan juta. Oh ya sebagai pembelajaran untuk teman teman  guru kami yang mengaku master / trainer license dari Inggris itu bernama HARIYANTO, SE alamat Ngawi Jatim. Melarikan diri dari Makassar beberapa bulan lalu saat sudah sepakat dengan anggota komunitas trading yang diberi nama TRADING CENTRE INDONESIA. Tuntutan para alumni seminar adalah kembalikan uang seminarnya. Sampai saat ini sang master ini tak ada rimbanya, dia meninggalkan KTP sebagai jaminan keesokan harinya sudah melarikan diri dari kost-an nya.Sudah dilaporkan ke polisi tapi begitulah.

Awalnya kenal di komunitas kini mereka semua jadi sahabat baik dan bu eka sang fenomal lady trader ada disana

Awalnya kenal di komunitas kini mereka semua jadi sahabat baik dan bu eka sang fenomal lady trader ada disana

Pelajaran berharga lagi bagi saya dan teman teman, dan akhirnya ada salah satu kawan saya yang menghibur teman teman komunitas untuk kembali trading namun pindah jalur ke valuta asing saja. Dan seperti biasa, untuk ilmu dan aplikasi harus ada yang dibayar lagi kan. Teman teman saya kembali ikut untuk mengembalikan loss,  saya pun menjadi pengamat,  sempat beli aplikasinya juga. Mereka beri nama DS, dan harganya pun tak murah, Cuma karena saya sibuk di jam jam harusnya trading jadinya saya pun akhirnya tak pernah pakai. Saya merasa menyesal juga beli nya harusya duitnya bisa beli CANON G7  buat ngevlog. Hobby trading ini sudah banyak
menguras dompetku.

Trade Online

Tapi saham ku masih ada kok saya simpan untuk long term, mungkin saya sebaiknya balik fokus di saham saja lebih damai, tak buat stress kayak di forex. Kalau dihitung hitung investasi di ilmu trading ini lumayan juga. Dengan ragam pengalaman ini saya ingin sharing  beberapa tips untuk belajar / investasi dunia trading baik saham or forex sbb:

  • Harus selalu siap dengan modal buat bayar biaya belajar, seminar 2 hari bisa 10 juta, basanya rata rata 6 digit.
  • Carilah mentor yang benar benar valid, jangan abal abal kayak master saya yang raib meninggalkan 70 an alumninya. Mengaku master dari Surabaya datang ke Makassar bangun Trading Centre Indonesia ( TCI ). Kalau dia master ngapain mau ngajar orang kenapa tak dia saja ekskeusi ilmunya kalau bisa dapat 100 atau 1000 dolar / hari, memang harusnya pakai logika yah. Tapi kebiasaan kami di timur percaya percaya saja.
  • Jangan asal asal setiap ada offering ikutan, jangan kayak saya, untung pakai uang sendiri kalau pakai uang MB bisa saya jadi bahan omelan.
  • Kalau saya sarankan mending trading saham saja, lebih damai hati dan jiwa, kalau trading forex waktunya melelahkan, tapi kalau saham paling menghambat saya adalah jam nya pas jam kantor dan saya ini  orang kantoran yang super sibuk di jam kantor bahkan selesia kantor masih sibuk kapan bisa fokus nya
  • Sebaiknya jadi investor jangka panjang jangan trading harian. Makan banyak waktu.
  • Cari broker yang punya konsultan yang baik dan bisa ngajar anda sampai bisa jangan hanya mau uangnya di tradingkan mereka minimal harus trading sendiri, ingat broker dapat duit dari transaksi mau rugi atau untung.
  • Cari broker yang sistemnya okay dan biaya nya murah terjangkau
  • Trading for a living? Hmm ini berat book kayaknya tak semudah apa yang diucapkan mbak Ellen May mungkin harus gabung dengan mereka nih.Serius saya benar benar mau mendalami trading for a living. Karena forex kayaknya membuat stress saja.Saya sudah mencoba dua kali tapi entahlah berasa susah.
  • Jangan lupa investasi emas buat tabungan emas di pegadaian saja kalau tak mau ribet.

So kalau dibilang apakah saya sukses di trading,  saya tak pernah menyesal mengikuti kelas apapaun, karena menurut saya sekolah pun harus bayar kan, saya anggap semuanya ada  biayanya, cuma kadanng kesal saja harga nya selangit tapi ilmunya tak worthed, ya sudah banyak pengalaman jatuh bangun juga tapi belum membuat saya bisa pensiun dini segera, itulah mimpir terbesar saya. Belum bisa menggantikan income utama saya saat ini.Semoga saya segera menemukan mentor sejatiku di dunia trading. Sekarang saya mau belajar kembali minimal 1 jam sehari buat dunia trading ku. Saya selalu ingat quote pak Tum Desem Waringin, BELAJARLAH dari YANG TERBAIK , so Mbak Ellen May jadikan aku muridmu..!!!

Beberapa artikel terkait trading :

BANNER FREE MEMBER

Advertisements

Tagged: , , , , , ,

6 thoughts on “Suka duka dunia trading

  1. Crossing Borders November 18, 2016 at 9:18 am Reply

    Hai Siti.. Apa kabar? Seru ya main trading😃 Aku juga mulai investasi di saham sejak 2015, itu pun ngisi waktu luang sambil hamil dan menanti kelahiran si Bear.. Entah nekat atau beruntung, bodoh atau ndablek.., aku gak pake kursus, mentor, seminar atau apapun.. Langsung aja beli saham trus mainkan deh.. Tahun pertama secara total lumayan untung 40%. Tahun kedua rada jeblok karena aku mulai sibuk ngurus anak.. Si trading gak terurus.. Semoga tahun depan bisa aktif lagi.. Aku prinsipnya sederhana dan tradisional: perusahaan harus bonafid, beli ketika harga rendah, jual ketika harga tinggi.. Sementara ini gitu doang taktiknya..

    • siti November 18, 2016 at 10:23 am Reply

      iya mbak aku cek websitenya kok gak ada yang baru yahh… iya aku cek portfolio ku sisa dikit..harus ada mentornya mbak gabung aja sm kmunita saham online yang berbayar .. btw masih diindonesia or di luar nih..?

      • Crossing Borders November 20, 2016 at 2:54 am

        Wah blogku terbengkalai ini.., sudah 8 bulan gak posting.. Blogwalking juga jarang.. Soal trading, aku gak pake mentor atau ikut seminar bukan karena merasa udah bisa, tapi kalo diajari orang lain aku malah pusing sendiri.. Jadinya lebih nyaman belajar sendiri, alias otodidak.. Mungkin hasilnya tak sebagus yg berguru dulu tapi buatku cukuplah..

      • siti November 20, 2016 at 11:03 am

        sukses terus otodidak tradingnya ya mbak………….

      • Crossing Borders November 20, 2016 at 2:55 am

        Oh ya.., aku masih di Jawa Barat.. Seperti biasa sibuk ngurus anak bayi.. Si Bear udah 13 bulan sekarang.. Lagi doyan bikin berantakan..😄

      • siti November 20, 2016 at 11:03 am

        dinikmati saja moment nya mbak soalnya tak terulang moment seperti ini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: