Advertisements

Explore Maluku part 5 # Menjelajahi sejarah Maluku di Museum Siwa Lima Ambon


Musium Siwa Lima Kota Ambon

Musium Siwa Lima Kota Ambon

Explore Maluku  part 5 # Menjelajahi sejara Maluku di Musium Siwa Lima Ambon

Menjelalahi museum SIWALIMA Ambon

Weekend gateway saya hari minggu ini adalah mengunjungi museum,  di kota Ambon ini kalau mencari Musium maka akan  langsung mendapatkan nama SIWA LIMA. Ya Musium SIWA LIMA, setahu saya satu satunya museum di kota Ini. Wajib di datangi deh, jangan mengaku pernah tinggal di Ambon kalau belum pernah kesini.

Kapan dibangun? tepatnya 8 November 1973 dan diresmikan tanggal 26 Maret 1974, dan tepatnya diatas kompleks banguna pertama yang kosong itu ada tulisan semacam prasasti tentang penanaman pohon kelapa oleh salah satu tokoh ditahun 1978. Berarti umur pohon kelapa itu sudah hampir sama usianya dengan musim tersebut.

Asal Kata SIWA LIMA ?

Kata Siwalima berasal dari dua kata, yaitu Siwa dan Lima. Siwa berarti sembilan yang diambil dari kata Ulisiwa yang bermakna kumpulan 9 jumlah kerajaan di wilayah selatan Maluku, sedang kata lima yang berarti lima diambil dari kata Patalima yang bermakna kumpulan 5 kerajaan di wilayah Utara Maluku.

Lokasi nya dimana ?

Terletak di jalan dr Malaiholo, bagian paling selatan kota Ambonini berada di atas bukit  yang menghadap ke teluk Ambon, kawasan taman makmur, desa Amahusu, kecamatan Nusaniwe, kota Ambon, propinsi Maluku. Sangat mudah menemukannya diujung jalan belokan kekiri ada  gerbang gapura mengarah ke atas lurus tertuliskan “Musium SIWA LIMA” jalan kecil namun aspal mulus naik berkelok beberapa puluh meter. Saat naik harus hati hati karena lebar jalan kecil.  Lokasi Kompleks museum ini persis berhadapan Teluk Ambon dan persis di depan kantor polisi Sektor ( Polsek NUSANIWE ). Gampang kan menemukannya.

Apa Saja di Musium Itu?

Sebenarnya gedung nya terbagi 3 bangunan, gedung paling atas itu sudah kosong dan isinya ragam kostum khas Propinsi Maluku, di kompleks atas itu ada lahan parkir dan gerbang serta bagian informasinya namun nampaknya sudah tak berfungsi karena saat saya coba melihat ke dalam gedung isinya kosong. Mungkin sementara di renovasi.

Gedung Museum bagian kebawah kedua, museum peninggalan sejarah provinsi Maluku. Atau Musium Budaya SIWALIMA. Di bagian depan Gedung ada patung Pahlawan Pattimura sedang golok ditangan kanan. Apa saja isinnya, adalah kategori barang geologika, biologika ,etnokgrafika , arkeologika,historika , numismatika,heraldika , filogika, keramik ,teknologi , dan seni rupa. Koleksinya ada lebih 5000 barang. Namun memang yang dipajang tak sebanyak itu.Setelah mengisi buku tamu dan minta izin sama penjaga, mulai dari bagian kiri kita akan menemukan peta provinsi Maluku lalu beberapa peninggalan zaman pra sejarah dan gambar era zaman manusia purba dan beberapa artefak yang ditemukan di Maluku. Di bagian kanan setelah pintu masuk tampak gambar / foto gubernur yang pernah menjabat di Maluku hingga hari ini. Di bagian sisi kiri berderet ada barang barang peninggalan  orang Maluku misalnhya patung penyembahan jaman dulu, azimat yang banyak digunakan masyarakat dulu, ada informasi masuk nya ragam agama di Propinsi Maluku. Bahkan ada tengkorak peninggalan masa lalu. Ngeri juga karena pengunjungnya saat itu hanya 2 orang saya dan MB saja. Di sisi tengah ada patung ibu sedang menenun dan beragam ukiran kayu peninggalan sejarah. Bagian sisi kanannya  ada patung tentara Belanda berseragam lengkap, termasuk ragam pistol dari masa ke masa, ragam uang dari jaman Belanda, Jepang hingga jaman sebelum kemerdekaan. Ada juga ragam senjata jaman penjajahan. Ada informasi tentang bagaimana  sejarah penjajahan Portugis, Zaman Penjajahan Belanda, Zaman Penjajahan Jepan. Ada juga kisah tentang Pattimura.

Musium SIWALIMA bagian Kelautan, ini gedung paling bawah, di setiap pintu masuk ada buku tamu yang wajib diisi pengunjung, serta tentunya tiket masuk yang harus dibayar. Di Musium kelautan Siwalima bagian kiri deretan informasi tentang ikan dan hasil laut lainnya, ada mutiara, ada ikan, ragam foto informasi tentang macam macam perahu tradisional yang digunakan di Maluku. Bahkan ada tentang jenis jenis kayu yang digunakan oleh tukang pembuat kapal. Di bagian sisi kanan ada ragam alat yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan, ada jala dll. Dibagian tengah ada 3 tulang belulang ikan paus yang pernah terdampar di Propinsi Maluku. Yang paling besar panjangnya 23 meter dan paling kecil panjangnya 9 meter, saya berdiri dibagian tenggorokannya saja saya masih sangat kecil dibanding tulang tulang nya. Saya membayangkan besarnya bagaimana ya jika badanya lengkap dengan kulit dan daging bisa muat puluhan manusia di perutnya. Di bagian tengah juga ada buaya besar di awetkan dalam kaca, buaya besar ini pernah memangsa 15 penduduk dan ditembak mati oleh TNI di tahun 1987 di Pulau Buru. Yang jelas ini buaya lebih mengerikan dari buaya darat…!

 Tariff masuk berapa ?

Tariff masuk museum Siwa Lima terbaru 2017

Tariff masuk museum Siwa Lima terbaru 2017

Perubahan kenaikan tariff di awal januari 2017 kemarin, sekarang Tariffnya kalau dewasa hanya Rp 5000/orang, dan dikenakan buat bayar parkir buat bus kecil ( mobil ) Rp 2000 sedang bus besar Rp 3000. Untuk tariff wisatawan dikenakan Rp 10,000/ orang. MB tetap membayar Rp 5,000 karena di adalah pemegang izin tinggal tetap ( KITAP ) jadi tariffnya samalah dengan WNI kan bukan turis luar negeri tapi turis lokalan saja.

dewaweb_promo_04_728x90

Boleh Ambil Gambar ? saya ditegur sama petugas di bagian museum budaya Siwa lima karena banyak mengambil video dan foto, seharusnya sembunyi sembunyi. Katanya kalau mau ambil gambar harus bayar. Jadi saya berhenti deh sejak tahu. Saya tak tahu tariff kalau mau mengambil dokumentasi di papan tariff tak dijelaskan. Saat kami kesana hari sabtu pukul 12 siang. Dan hanya kami berdua pengunjung museum saat itu. Jangan tanya saya kenapa? Karena saya paham antusiasme penduduk negeri ini terhadap museum memang ya sangat  kecil jadi dimana mana yang ramai itu café bukan museum. Jika mau dibantu tenaga pemandu silahakan hubungi petugas, kalau mau ada kunjungan khusus dan ingin di siapkan pemain musik atau orang menenun juga bisa sisa hubungi petugas museum.

Dibagian pintu masuk museum tertulis Usu Mae Upu yang artinya “ Mari Silahkan Masuk”

Jadwal buka Musium ?

Jadwalnya adalah 7 hari dalam seminggu kecuali hari libur nasional ( tanggal merah ).

Senin-Minggu pukul 09.00 s /d 15:00 WIT

Ternyata hari sabtu dan minggu juga mereka buka, senang hatiku mendengar informasi petugasnya, karena dari jaman dulu saya selalu mau mengunjungi museum saat tugas di Manado pun demikian karena bukannya hanya hari kerja jadi saya tak pernah sempat, di Makassar juga kasihan MB sebagai WNA tak bisa leluasa ke museum di negeri ini. Tapi di Ambon mereka buka di week end tapi sayang antusiasme pengunjung sangat kurang, menyedihkan  sih tapi ya sudahlah. Setidaknya museumnya masih berdiri kokoh.

Gedung Mueseum Siwalima

Gedung Museum Sejarah Siwalima ( Gedung pertama )

Pertama kali yang akan dijumpai oleh para pengujung adalah kata Usu Mae Upu di depan pintu masuk yang mempunyai arti “Mari silakan masuk”.

trade online

Bagian dalam Museum Sejarah Siwalima

Bagian dalam Museum Sejarah Siwalima

Koleksi Pistol di deretan bagian kanan Museum Siwalima

Koleksi Pistol di deretan bagian kanan Museum Siwalima

Tampak beberapa koleksi bagian tengah museum sejarah Siwalima

Tampak beberapa koleksi bagian tengah museum sejarah Siwalima

nama-nama-yang-ada-di-musium

Ini list nama ikan di Museum Kelautan

Salah satu kerangka Ikan Paus dengan panjang 23 meter

Salah satu kerangka Ikan Paus dengan panjang 23 meter

Kerangka paus kedua dengan panjang 19 meter

Kerangka paus kedua dengan panjang 19 meter

Keseluruhan saya puas karena hening dan tak ada pengunjung lain sekaligus horror sih dibagian benda mistik budaya tadi agak merinding, walau didalamnya dinyalakan kipas angi suara angin hembusannya rada rada horror juga. Tapi karena lampunya terang jadi berasa aman aman saja. Taman hijau disekitar taman juga tertata rapi, Cuma saya membayangkan jika bus besar naik ke atas museum ini gimana naik tanjakannya ya? Karena lebar jalan sangat sempit. Tapi aspalnya mulus kok jadi enak kalau pakai mobil kecil kayak si putih enak kok. Untuk parkiran mungkin yang bus parkir di gedung paling atas.

Karcis masuk Museum Siwalima

Karcis masuk Museum Siwalima

Saya juga sempat foto foto depan museum yang bisa menatap Teluk Ambon yang indah karena memang kami diatas ketinggian. Lokasi yang indah dan strategis, so jika kalian main ke Ambon mampirlah ke Siwalima, tariffnya murah kok, dari sini kita bisa menjadi bertambah paham budaya setempat dan menambah wawasan dan memupuk kecintaan terhadap tanah air.

Demikian cerita week end gateway kami minggu ini, nantikan sharing edisi explore Maluku berikutnya.

Tampak depan Museum terhampar Teluk Ambon yang indah

Tampak depan Museum terhampar Teluk Ambon yang indah

Baca juga cerita Explore Maluku di bawah ini :

BANNER FREE MEMBER

Advertisements

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Life

Intermittent Fasting & Ketogenic

franyfatmaningrum

frany WordPress.com site

Life is a Rollercoaster

My Blog, My Stories

Thekitten

Indonesian Story

rumah matahari

"sebab tiap kata adalah rumah doa, maka semoga hanya ruh kebaikan yang menjadi penghuninya."

Ailtje Ni Diomasaigh

Ramblings of an Indonesian Woman

American & Indonesian = US

All about Our Life, he is American & I am Indonesian

%d bloggers like this: